Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
permintaan aneh zahra


__ADS_3

"ayo kita kekamarmu Kiya sayang.....!! " ajak aira semangat..


"ayo umi....! " sahut kyara tak kalah semangat..


"nggak.. kenapa Ara juga ditarik-tarik umi.... kiya... ? ara nggak mau.....!! " rengek zahra


"ok... maaf.... nggak ditarik ya....!! " aira menarik tangannya dan terangkat diudara..


"ara mau masuk kamar aja.. " izin zahra dengan bibir nya mengerucut..


"kamu merajuk ara sayang....?? " tanya kyara gemas..


"enggak... siapa bilang. .!!" elak zahra tak terima.


riqi dan shezan makin menahan tawa saat bibir Ara makin maju aja.


Zahra pun berjalan duluan meninggalkan semua keluarganya tanpa permisi entah apa yang salah dengannya kini...


"ayo umi... sepertinya ara emang hamil.. bawaannya marah dan merajuk muluk... kita cek aja pakai tespek...!! " seru kyara tersenyum cerah..


"ayo nak... ayo....!! " jawab aira semangat..


Shezan dan riqi hanya saling pandang tanpa menghalangi kebahagiaan kyara dan aira..


"hati-hati sayang... !!" teriak shezan..


kyara manggut-manggut patuh, aira membantu Kyara berjalan menaiki tangga..


"ayo kita duduk aja zan....!! " ajak riqi dengan seriusnya..


shezan mengangguk, dia bahkan rela libur sehari ini demi kyara dan zahra tak disangka zahra akan mencubit pipinya dengan kuat...


Zahra dikamarnya mengernyitkan keningnya melihat layar hpnya ada panggilan tak terjawab dari suaminya Zahra sudah mengganti nama kontak suaminya..


"yaa Habibieā¤ "


nama kontak dafa dengan tanda hati di akhir..


"apa udah sampai ya...?? " gumam zahra penasaran..


Zahra menghubungi dafa sekali lagi, "assalamualaikum habib....!! "


"wa alaikum salam humairahku." jawab dafa..


"ada apa habib...?? apa udah sampai...? " tanya zahra


"belum sayang... aku sedang dalam perjalanan bersama bara...!! " jawab dafa lagi..


"oh... bara yang nyetir ya...?? " tebak zahra..


dafa tersenyum..


"benar sekali sayangku....!! "


"ya udah... hati-hati dijalan ya habib... kabarin aku kalau udah sampai di tempat tujuan."


"kamu udah makan sayang....?? " tanya dafa serius..


"ngapain...?? magrib aja belum!! "


Dafa terkekeh, "jangan lupa sholat magrib nya ya humairahku...?? "


"seharusnya aku yang memberimu nasehat itu kan habib sedang dalam perjalanan....!! " ralat kesal zahra.


dafa tertawa...


"udah ah... habib... aku mau mandi....!! " manja zahra.


"jangan menggodaku sayang...!! " suara berat dafa..

__ADS_1


"siapa yang menggodamu... aku emang mau mandi". makin kesal saja zahra.


"bukankah kita udah mandi menjelang sholat ashar tadi....!! ??" tanya dafa lagi


"iya itu tadi... sekarang aku mau mandi lagi".


"ya sudah.. hati-hati jangan terpeleset ya...?? " peringatan penuh cinta Dafa.


zahra tersenyum cerah...


"okeh habib.... assalamualaikum.....!! "


"wa alaikum salam humairahku. "


Zahra mematikan panggilannya.


di dalam mobil Bara ingin tertawa saat ini, baru beberapa puluh menit pisah dengan zahra, kini dafa menghubungi istrinya...


Bara kagum akan pesona Zahra bisa menundukkan boss nya yang sebelumnya tak suka disentuh wanita lain.


"gimana sih humairahku ini ...? kan aku jadi pengen balik dan bergelut diatas ranjang dengannya... pakai mancing segala mau mandi... ya Allah.. hilangkanlah fikiran kotor ini...!! " batin Dafa menatap penuh cinta potret zahra yang memakai cadar.


"sepertinya nona kikan akan ada di kota itu boss". suara bara tiba-tiba memecah keheningan mereka..


"usir saja dia kalau berani mendekatiku..!! aku nggak mau humairahku cemburu....!! " jelas dafa tak melihat Bara hanya fokus dengan layar hpnya.


"baik boss....!!" senyum dafa..


kini dafa melihat potret zahra tak pakai jilbab...


"kenapa aku baru sadar istriku sangat sexy saat itu ..!!! ??" batin dafa memperbesar potret zahra yang sexy dimatanya.


gaun pengantin yang dipakai zahra juga sangat bagus


dafa berdecak pelan..


"sial...!" umpat dafa..


bara mengkerutkan keningnya..


"balik lagi bara.. aku merindukannya...!! " titah dafa..


Bara menjatuhkan rahangnya..


"maaf boss menyelah kita sudah setengah perjalanan, kalau tidak sekarang maka kapan lagi rapat itu boss...?? boss sudah berulang kali menundanya... sekarang tidak bisa.... semua sudah di konfirmasi....!! "


Dafa menggerutu kesal..


makin lebar saja mulut bara saat ini dia bertanya-tanya dalam hati apa ini memang boss nya yang selama ini dia layani..


"bagaimana bisa boss seperti ini...?? gila... Cinta boss luar biasa....!! kalau seperti ini kenapa nggak dibawa aja nyonya satria.. kan nggak bakal begini jadinya...!! " batin bara menggerutu juga..


sementara Zahra sudah selesai mandi 7 kembangnya wajahnya berbinar senang saat ini setelah sholat magrib sendirian..


"biasanya sama habib...!! " gumamnya pelan..


bahkan zahra tak tau kalau aira dan kyara menunggunya sejak tadi, zahra lama sekali mandi nya sampai suara adzan berkumandang mereka pun keluar dari kamar zahra hendak sholat magrib dengan suami masing-masing.


"hamil....?? " gumam zahra pelan menatap perutnya dan mengusapnya bingung.


"nggak mungkin kan...?? "


"nggak ada mual-mual kayak kyara kok...?? jadi nggak mungkin.. jangan terlalu berharap deh... sakit loh kalau nggak benar...!! " oceh zahra seorang diri..


sudah cukup lama zahra berceloteh sendiri, dia pun keluar dari kamarnya hendak makan..


"astagfirullahal adzim....!! " pekik zahra kaget didepan pintu ada aira dan kyara yang sedang nyengir kuda pada nya..


"ada apa umi...?? kiya...?? " tanya zahra mengusap-ngusap dadanya

__ADS_1


ia berusaha meredamkan jantungnya yang berdetak 2 kali lebih cepat karna terkejut.


"kita tes yuk...!!" ajak aira dan kyara kompak..


"nanti aja deh umi.. kiya.. ara mau makan....!! " tolak zahra berlalu dari kedua wanita itu.


aira benar-benar tersenyum bahagia saat ini..


"kenapa umi senang ara nolak??" tanya kyara heran..


"biasanya ara nggak pernah nolak apapun perkataan umi.. sekarang nolak.. artinya memang ada janin di perut ara nak...!! " jawab umi aira semangat..


kyara tersenyum bahagia..


"semoga ya umi....!! "


.


.


"bibi....!! " panggil zahra tersenyum ceria..


"eeh... non Ara.. ada apa nona...?? " tanya neneng mengusap pipi zahra..


zahra menyeringai lebar..


"masakin telur dadar dong bi...ara pengen makan telur dadar pakai keju diatasnya...!!! "


Neneng terlihat bingung akan permintaan Zahra..


"bukannya nona nggak suka makan keju ya..?? kata nona terlalu berserat...!! "


"enggak kok bi nggak berserat.. cepat ya bi.. ara tungguin... hehehe...!! " zahra berlari seperti pinguin ke arah kursi meja makan di dapur .


"eeh... iya non ara... tunggu sebentar ya, bibi buatin...!! "


"iya bi.. telurnya banyak aja ya bi.. ara lagi nggak mau makan nasi....!! "


"baik non...!! "


neneng memecahkan 5 butir telur disebuah mangkuk


memberi penyedap rasa ingin memotong bawang..


"jangan pakai bawang bi... !! Ara nggak mau makan kalau pakai bawang...!! "


"eeh... baik non...!! " neneng tak jadi memasukkan bawangnya.


neneng dibuat bingung dengan permintaan aneh zahra, sementara kyara dan aira mengintip mereka tertawa cekikikan.


"sepertinya calon anak mereka banyak mau nya nanti umi.. nggak bisa dibantah.. yang pasti menyebalkan.!! " bisik Kyara.


aira tertawa lepas tapi menutup mulutnya supaya tak mengeluarkan suara.


"asalkan bayi laki-laki umi nggak masalah...!! " tebak aira asal lalu kembali tertawa pelan dengan kyara.


"taburin keju nya yang banyak bi...!! " semangat zahra melompat-lompat bak anak kecil baru bisa berjalan..


"baik non...!! "


"bibi mau kemana...?? " tanya zahra


"ambil parutan keju nya non...!! " jawab neneng mengambil parutan keju di atas lemari..


Zahra nyengir kuda,, "yang banyak bi...!! "


.


.

__ADS_1


__ADS_2