Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
Penjelasan Dafa


__ADS_3

"apa yang sedang terjadi...?? " gumam Aira dan Siti kompak..


Siti dan Kahfi segera mendekati Dafa..


"bukan pengantinnya Nona...!! " jelas bayu akan kebingungan Maryam.


Maryam menghela nafas lega


"syukurlah..... aku fikir pengantinnya.. aku sudah menyumpah serapahi Kak Dafa dalam hati.. jangan di ambil hati ya Allah.. hamba hanya salah faham...!! "


Bayu menahan tawa dengan kepolosan Maryam..


"dorong kesana Kak...!! aku penasaran siapa Wanita yang berhasil mengobrak-ngabrik hati Kakakku...!! " pinta Maryam mendongak.


"baik Nona". Jawab Bayu..


"Aku membawa cincin Pernikahan Kita..!! " Dafa mengeluarkan kotak merah berbentuk hati dari saku celananya..


Zahra tersenyum menatap cincin pernikahan mereka..


"Kamu suka Sayang...?? " tanya Dafa


"suka... !! kamu pasti tau aku suka yang model sederhana, tapi aku tau ini desain mu sendiri...!! " tebak Zahra.


Dafa tersenyum canggung sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


Zahra tanpa sadar hampir mengusap kepala Dafa karna sangat menggemaskan..


namun tangannya mengudara, ia baru ingat dimana dia berada..


"Zahra...?? "


suara itu membuat Zahra menoleh dan terperanjat kaget pemilik suara itu adalah Siti dan terkejut lagi ada Kahfi disampingnya..


"apa yang mereka lakukan disini...?? gawat... Abi membatalkan Pertunangan ku dengan anaknya.. nanti kalau lihat aku menikah dengan Dafa bagaimana...?? ya Allah bantu hamba.." batin Zahra tersenyum kaku..


"Jljadi Perempuan yang akan kamu nikahi Zahranya Maharza Nak....?? " tanya Kahfi mencerna situasi mereka kini.


"nak...?? " Beo Pelan Zahra menoleh ke Dafa mencari jawabannya..


"aku lah tunangan masa kecilmu Zahra." Jawab Dafa tersenyum manis.


DeG....!!!


jantung Zahra mencelos mendengar jawaban Dafa..


"kalian saling mengenal....?? " tanya Riqi menunjuk Zahra dan Dafa bergantian.


"Assalamualaikum Abi... Umi....!! " sapa Dafa menyalami kedua orangtua Zahra.


"Ya Allah... sungguh besar karuniamu Mama senang sekali sayang....!! " pekik Siti memeluk Sayang Zahra..


"kenapa diam Nak...?? " tanya Kahfi sambil berdecak kagum akan Rahasia Allah.


"tunggu.. tunggu... Zahra coba jelaskan ini Nak...?? " pinta Aira serius..


Zahra menundukkan kepalanya..


"maaf Umi.. Abi... Ara tidak tau kalau Pria yang Ara suka adalah tunangan kecil Ara...!! " cicit Zahra berharap semua ini hanya mimpi.


"Subhanallah.....!! " ucap Kedua Orangtua Dafa dan Zahra..


mahar Zahra pun datang diantar oleh Pria berbadan besar memakai Jas hitam yang gagah, semua tamu undangan memberi jalan.


"kamu sudah tau ini semua Nak...?? " tanya Aira ke Dafa..


"baru bebarapa hari juga Umi, Dafa juga kaget saat Papa dan Mama bilang tunangan kecil Dafa menolak perjodohan, disitu Dafa juga tau nama panjang calon istri Dafa, tak nyangka aja kalau Gadis yang menyelamatkan Dafa 7 tahun yang lalu adalah tunangan dafa sendiri....!! "


lagi-lagi semua orang berdecak kagum akan rencana sang pencipta..

__ADS_1


Kyara dan Shezan datang, begitu juga Rivky dan Tanisha..


"mereka memang berjodoh Umi." gemas Tanisha..


"ya sudah silahkan ijab kabul ulang Ara...!! " girang Kyara yang tak sadar ucapannya.


Zahra membelalakkan matanya menatap tajam ke Kyara..


"ijab kabul ulang...?? " beo semua orang.


Maryam masih mencerna ini semua, ia berdecak kagum akan rantai perjodohan Kakaknya dengan Kakak ipar idolanya..


"kalian sudah menikah...?? " tanya Riqi tak percaya..


"katakan nak...?? apa maksudnya...?? " tanya Kahfi juga tak percaya..


Aira dan Siti menatap penuh tanya pada Kedua pasangan itu.


Kyara menutup mulutnya sendiri yang keceplosan, segera dia menubrukkan wajahnya di dada bidang suaminya..


Tanisha dan Rivky masih diam dalam keterkejutan..


"nggak ada alasan lain Umi... Abi...!! Shezan tau alasan Dafa menikahi Zahra....!! " jelas Shezan menengahi.


"biar Dafa yang menceritakan bang...!! " pinta Dafa..


"Silahkan.." senyum tipis Shezan..


Pria sejati memang harus tanggung jawab dengan segala keputusan yang diambil sebelumnya..


istilah berani berbuat berani bertanggung jawab (Bukan hal aneh ya??? 😂😂😂😂).


hal itu lah penilaian Shezan, dia yakin adiknya pantas bersama Dafa begitu juga sebaliknya.


Shezan menceritakan segalanya tanpa ada yang tersisa, akhirnya rasa penasaran Riqi setelah hilangnya Zahra di hari perjodohan itu terjawab juga.


mereka mengerti alasan baik Dafa.l, lagi-lagi berdecak kagum...


Bayu tersenyum tipis saja..


Zahra sekarang memeluk Tanisha, dia sungguh malu dengan penjelasan Dafa..


"Abi mengerti nak.. terimakasih sudah menolong anak kesayangan Abi....!! kalau bukan kamu.. Abi tidak tau mau berkata apa....?? terimakasih banyak. " ucap Riqi memegang tangan Dafa..


Dafa memeluk Riqi, Riqi menangis haru, sedih dan bahagia bersamaan..


"maafkan Dafa menikahinya tanpa Wali Abi...!! " ucap Dafa tulus.


"tidak nak... tidak.. kamu melakukan hal yang benar... Abi bangga punya menantu sepertimu. " Riqi mengusap-ngusap punggung Dafa.


"aku ikut bahagia dengan semua Ini Suamiku...! ' ujar pelan Kyara..


"Hem... aku juga Sayang....!! " Shezan memeluk dan menciumi Kening Kyara..


Aira dan Siti berpelukan dengan mata berkaca-kaca..


"anakmu luar biasa Siti...!! " puji Aira bangga.


"anakmu juga luar biasa Aira, aku bangga memiliki menantu sepertinya aku akan menjaganya dengan baik...!! " puji Siti juga.


Kahfi tersenyum dengan segalanya, dia merasa bangga dengan keberanian dan kejujuran Putranya..


"manis sekali... Kak Zahra ingin lari dari Perjodohan mereka tapi Allah menemukan mereka dengan cara lain.. Masya Allah... Subhanallah....!! " gumam Maryam berdecak kagum..


Para tamu undangan tersentuh dengan alasan Dafa menikahi Zahra..


Rahasia Allah tak ada yang bisa menebaknya..


.

__ADS_1


.


"Bagaimana Sah....?? "


"Saahh.....!!! "


sekali lagi Dafa dan Zahra kembali menjalankan ijab kabul ulang didepan orangtua nya, buku Nikah tidak lagi di urus karna mereka sudah memilikinya..


Doa di panjatkan ...


..


tukar cincin..


Zahra mencium tangan suaminya begitu juga Dafa mencium kening dan pipi Istrinya yang masih bercadar..


"aku sayang banget sama kamu humairahku...!! " bisik Dafa..


Zahra tersenyum dengan pipi meronanya, Dafa mengecup sayang kening Zahra.


"matamu indah sekali humairahku...!!" bisik Dafa meradu hidungnya dengan hidung Zahra..


Maryam memotret setiap saat gerakan pengantin baru itu...


.


.


2 pengantin baru pun menyapa tamu undangan..


3 Keluarga bersatu di acara pernikahan sederhana ini,, Keluarga Maharza.. ( Aira, Riqi ), Keluarga Satria... (siti, Kahfi), dan keluarga Kyara... ( Kia, Bambang)..


.


"Rahasia Allah sungguh tak bisa diduga ya Aira...?? aku nggak nyangka ini semua...!! " ucap Siti tak henti-hentinya mengucap syukur.


"Iya Siti... aku benar-benar tak punya muka bertemu denganmu lagi setelah menolak pertunangan masa kecil anak kita.... nggak nyangka Allah punya rencana lain menyatukan keluarga Kita...!! " sahut Aira.


Mereka menatap bersamaan ke arah 2 pengantin yang sedang makan suap-suapan..


Zahra memainkan game busana muslimnya dan Dafa sibuk menyuapi istri nya itu.


"Ara... kasihan suamimu dikacangin sejak tadi...!! " ledek Tanisha menggeleng kepalanya dengan kelakuan adiknya itu..


"Kakak... jangan diambil....!!" rengek Zahra berusaha menggapai HP nya..


"bukan suami yang melayani istri tapi kebalikannya.!!! " cibir Tanisha melenggang pergi membawa HP zahra..


Zahra terdiam dan menoleh ke Dafa yang tersenyum padanya.


"kamu Kok bisa sabar sekali menghadapiku...?" tanya Zahra pelan


Dafa mengusap kepala Zahra..


"karna aku mencintaimu Humairahku, kamu harus dimanja.. aku akan selalu memanjakanmu...!! tapi dengan syarat....?? "


"apa syaratnya...?? " tanya Zahra penasaran..


"jangan pernah tinggalkan aku. " Jawab Dafa.


Zahra tersenyum dan memeluk Dafa, Dafa mengusap kepala Zahra juga mengulum senyum manisnya.


.


.


revisi penulisan


.

__ADS_1


.


__ADS_2