
.
.
Satu Tahun berlalu.....
..
karna kepandaian dan kejeniusan Zahra, serta kerja keras Kyara akhirnya membuah kan hasil. Mereka berdua mendapatkan gelar sarjana (S1) hanya dalam 3 tahun ..
Kini mereka semua menggelar wisuda
angkatan -11
Kegaduhan terjadi saat 2 Pria Tertampan di Negara ini datang ke Acara Wisuda Mahasiswa/i Kampus Islam terbesar di Bandung..
"Tuan Muda Satria dan Tuan Muda Maharza...?? apa yang terjadi..?? kenapa mereka datang bersamaan...?? "
"Hhah? apa aku sudah gila karna efek stress berat habis sidang...?? "
"Ini nyata....!!" Pekik wanita ternama berpakaian serba glamor.
Para Wali dan Orangtua Mahasiswa/i Kampus yang wisuda malah berdecak kagum kedatangan 2 Pria hebat itu..
Dafa di ikuti Bara disisi Kiri yang sedang membawa seikat besar Bunga mawar merah, dan Shezan di ikuti sekretaris barunya Rahmat...
mereka berjalan seganding, sungguh membius mata Dafa dan Shezan jalan berdampingan seperti adegan Aktor dalam drama saja (BBF) ..
"apa mereka saling mengenal...?? "
Kenapa kedua Pria hebat itu mau bergabung dalam acara ini...?? apa dunia sudah berbelok...?? "
"atau jangan-jangan ada Anak Kita yang di sukai oleh Tuan hebat itu....?? "
aula jadi ribut, sedangkan Dafa hanya acuh dengan wajah dinginnya seperti bongkahan Balok Es, Shezan masih terlihat hangat walau tidak tersenyum.
kepala Yayasan lari tergopoh-gopoh ke arah 2 Pemuda hebat itu...
"ada yang bisa kami bantu Tuan....?? " tanya kepala Yayasan menunduk hormat..
baik Dafa dan Shezan adalah penyumbang terbesar fasilitas Kampus Islam ini selama 1 tahun belakangan ini...
"tidak ada.. lanjutkan seperti biasa...!! " ucap tegas Dafa mengedarkan pandangannya lalu mengunci sosok Kekasih hatinya...
"ayo kita duduk Dafa...!! " ajak Shezan menarik lengan Dafa..
Kepala Yayasan hanya melebarkan matanya melihat kedekatan Dafa dan shezan, benak semua orang bertanya-tanya. media tidak pernah mengungkapkan kalau 2 Pria tampan itu dekat padahal beda profesi (pekerjaan) .
wajar tidak ada yang tau di dunia nyata akan kedekatan mereka..
lebih kaget lagi Dafa tidak menolak malah mengikuti Shezan yang sedang menarik akrab lengan Dafa.
"apa yang terjadi...? "
"Kenapa Tuan Dafa tak marah saat Tuan Shezan menyentuh tangannya...?? "
"Selama ini pengusaha hebat manapun untuk berjabat tangan dengan Tuan Muda Dafa sangatlah sulit. walau pun dia baik hati tapi masih Arogan dan tak pernah bersikap sopan pada rekannya...!! "
"iya... contohnya aja Suamiku yang ada di kota, pernah bekerja sama dengan Tuan Muda Satria Itu tapi yang berbicara hanya Tuan Bara aja.!! "
"jabat tangan....?? "
"Tuan Bara yang menjabat tangan rekan bisnis Tuan Muda Satria itu...!! "
"tuh kan benar...?? lalu apa yang kita lihat...?? "
__ADS_1
"nggak tau.....!! "
Bara menoleh tajam ke arah tamu di Aula Wisuda ini yang sangat ribut sejak kedatangan Boss nya...
yang tadinya ribut sekarang terdiam membisu, tak ada yang berucap sepatah katapun saat Bara menatap mereka dengan tatapan mengancam.
ngeri....!? itulah isi Otak mereka semua..
sedangkan Shezan tersenyum tapi telinganya tak mendengar apapun gosipan semua orang..
Dafa hanya bersikap elegan dengan kharismanya menyeruak dengan ciri khasnya, matanya hanya tertuju pada satu Gadis Cantik yang tertawa bahagia bersama teman-temannya, mata zahra menyipit begitu indah dilihat Dafa..
"Kamu bahagia Humairahku..?? sementara aku yang sangat merindukanmu dengan status kita pacaran jarak jauh... padahal kita sudah menikah... hanya kamu yang bisa menyiksaku seperti ini Humairahku...?? "
"bahkan kamu tidak sadar dengan kedatanganku, lihat saja aku akan rampas ciuman pertamamu, aku sudah begitu sabar menahan diri... habis kamu Humairahku tersayang..!! "
Senyum licik Dafa di bibir sexynya..
Shezan menatap senang Istri kesayangannya sedang tertawa bahagia bersama Zahra.
"aku merindukanmu Istriku...!! " gumam Shezan pelan nyaris tak terdengar.
Dafa melirik sebentar shezan lalu menyeringai tipis.
acara di mulai.. pemindahan tali Toga di mulai..
Juara Umum di berikan pada Zahra sebagai Juara 1 Umum dan Juara Umum 2 adalah Kyara..
Zahra dan Kyara adalah murid tercepat dalam jurusan Agama islam (Qur'an) mengambil gelar S1 hanya dalam waktu 3 tahun.
"Ara...?? " bisik Kyara.
"Hm...?? " zahra menoleh..
"Ssst... nanti kedengaran sama orang.. bisa salah faham kalau sampai ditelinga Habib ku bisa gawat.. dia sangat bucin...!! "
Kyara terkekeh dengan senyum mengejeknya..
"aku akan bilang sama abang Kamu dideketin sama Mahasiswa kedokteran di kampus Kita..!! " senyum devil Zahra..
Kyara melirik tajam Zahra, Zahra malah mencibir..
"maka nya jangan ancam aku...!! " delik Zahra
Kyara hanya bisa komat-kamit dibalik cadarnya.
"lihat.. itu Tuan Muda Satria dan Tuan Muda Maharza..?? " tunjuk seseorang disamping Zahra.
Zahra menatap tak suka tangan yang ada didepan pandangannya kini..
"Kenapa kamu lebay sekali...!!??" kesal Zahra..
"apaan sih...?? "
"Hei... kenapa Kamu marah Zahra..? emang kamu kenal sama Tuan Muda Satria..?? "
"Apa....?? " Kesal Zahra dengan tangan mengepal.
"hei... kenapa kalian bertengkar...?? " lerai Kyara ditengah-tengah Zahra.
"apaan nih Kyara.. minggir Tuan Shezan sedang menatapku...??"
"Apa...?? " desis Kyara.
Kyara di geser paksa oleh mahasiswi Kampusnya yang lain berbeda jurusan, Zahra dengan cepat memeluk Kyara..
__ADS_1
"kita lakukan sesuatu...!! " bisik Zahra..
"bagaimana caranya...?? mereka kenapa jadi gila saat ada Shezan dan Dafa..?? " bisik Kyara membenarkan posisinya..
"Kita harus buktikan kalau Dafa dan Abang datang ke Kampus ini karna kita." saran Zahra.
"Kamu mau membocorkan kalau kita punya hubungan dengan mereka..? kamu kan nggak suka jadi pusat perhatian Ara...? "
Zahra menghela nafas panjang...
"bodo lah.. aku merindukan Suamiku...!! " cengir Zahra segera berlari menarik pergelangan tangan Kyara.
Kyara yang kaget terpaksa mengikuti Zahra..
"Zahra pelan-pelan dong...!! !" geram Kyara
"Kamu marah Baby..?? " gemas Zahra..
"kamu kan nggak hamil..?? " ledeknya lagi berbisik.
Kyara hanya mencibir dengan bibirnya..
baik Zahra dan Kyara belum melakukan malam pertama dengan suami mereka., Kyara hanya sebatas bibir saja dengan Shezan..
sementara Zahra masih Suci, Dafa hanya memeluk dan mencium keningnya saja.
Dafa tersenyum melihat Zahra yang tersenyum senang dibalik cadarnya..
"Hukumanmu akan aku kurangi Sayang...!! " batin Dafa
semua orang malah mengejek Zahra dan Kyara yang tampak begitu berani mendekati 2 Pria hebat yang tak tersentuh itu.
Dafa menengadahkan tangannya pada Bara, Bara memberikan seikat mawar merah yang entah berapa banyak isinya.
Shezan berdiri mengeluarkan Kotak sedang dari balik Jasnya..
"Apa yang dilakukan wanita bercadar itu..? "
"Apa mereka sudah gila...? "
"Siapa mereka emangnya...? "
"berani sekali mereka...!! "
banyak kalimat ejekan di lontarkan oleh para tamu undangan di aula itu..
Zahra dan Kyara sudah dekat dengan Suami mereka..
diluar dugaan mereka semua orang...
Shezan berdiri dan menyerahkan hadiahnya pada Kyara..
"selamat Sayang... kamu sudah dapat Gelar S. Ag di belakang namamu....!! " ucapan lembut Shezan menggelegar di Aula yang sangat sunyi itu..
"terimakasih SUAMIKU.....!! " ucap Kyara penuh penekanan dan merentangkan tangannya minta dipeluk Shezan.
Duaaar......!!!
ledakan Dahsyat di ulu hati semua orang.. haha... Suami..? lelucon macam apa Ini pikir mereka semua
Shezan terkekeh dan memeluk gemas Istrinya yang sedang cemburu itu..
.
.
__ADS_1