Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
Ceritakan


__ADS_3

.


setelah semua orang membersihkan diri kini seluruh keluarga Satria, Maharza, dan Orangtua Kyara telah berada dikamarnya masing-masing..


Mansion Dafa yang sangat luas dan banyak kamarnya jadi semua keluarga nya bisa menginap di mansion GPH itu....


Kiki menyelimuti seluruh tubuhnya di ranjangnya..


"aku harap dia nggak akan minta hak nya Aku bukan perempuan yang sholehah yang sangat mau menerima pria yang sudah sah menjadi suami aku nggak mau kalau nggak cinta...!! " gerutu Kiki menyembulkan kepalanya melihat arah kamar mandi...


tak lama kemudian Bara keluar dengan penampilan sexy nya..


Bara sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk...


"Kiki....?? "


"ii.. iya....?? " jawab Kiki gugup.


"dimana baju untukku...?? apa kau sudah siapkan....?? " tanya bara celingak-celinguk


Kiki menggaruk kepalanya yang tak gatal, "aa... aku nggak tau....!! "


"Hm....? kau bilang apa..? " tanya bara masih sibuk membuka lemari baju Kiki


"aku nggak tau... kau nggak memberiku baju tadi..?? membahas baju pun enggak...!! " jawab kiki was-was takut Bara membentaknya..


Bara mengusap tengkuknya yang tak gatal..


"apa aku lupa ya...?? nggak mungkin aku makai begini ke kamar ku.!! bisa kau ambilkan untukku...?? " pinta Bara ragu-ragu..


"apa yang perlu aku ambil...?? " tanya kiki memutar bola matanya kesana-kemari..


"ya... baju tidur.. sama itu dal*m*n ku jangan lupa ya...?? " pinta Bara menatap arah lain...


pipi kiki langsung merona pikiran nya langsung berkelana tapi dengan cepat kiki menggeleng kuat kepalanya..


"tunggu sebentar...!! " seru Kiki keluar dari selimutnya dan berjalan keluar kamar nya..


Bara menghela nafas lega jantungnya berdebar kencang..


"baru pertama kali bersama perempuan sangat aneh tapi bisa dimintai tolong semoga dia nggak menemukan celana dal*m macanku...!! " gumam bara mengusap-ngusap dadanya..


Kiki tiba dilantai 5 ia berjalan pelan ke arah kamar bara .


"Kiki...?? "


"astagfirullahal adzim...!! " pekik kaget kiki spontan melompat di tempat..


Rika cengengesan..


"ngapain di kamar cowok Kiki...?? "


Rika melihat arah jalan kiki yang menuju kamar Tamu untuk Pria...


"hm... ngambil baju buat bara...!! " jawab kiki melihat arah lain..


Rika pun menahan tawa seketika..


"maaf kiki... aku lupa kalau kamu ini pengantin baru. "

__ADS_1


Kiki memutar bola matanya..


"udah sana... aku ke kamar tamu yang ditempati bara... bye....!! "


"bye." lambai balik Rika...


kiki yang minta rika memanggilnya Kiki karna dia bukan orang kaya kan jadi tidak ada bedanya dengan pekerja mansion...


Kiki pun memasuki kamar pengantin Bara tadi, mereka di kamar sendiri-sendiri tadi malah MUA nya aja sampai berbeda... sultan mah bebas...


Bara tidak akan memaksa Kiki untuk menerimanya jadi dia hanya menuruti apa yang kiki inginkan..


"apa ada di lemari...?? " gumam kiki melihat situasi..


Kiki membuka lemari itu dan kosong, lalu beralih kelemari lain juga kosong dia membuka semua lemari yang ada dikamar itu semua kosong hanya ada 2 stel baju formal...


tidak mungkin Bara pakai baju formalkan didalam kamar aja... tidak lucu kali...??


Kiki menggaruk keningnya yang tak gatal..


"nggak ada... !!"


Kiki mencari tempat lain di laci lemari kecil disamping Ranjang dan menemukan beberapa helai pakaian rumahan..


"ini dia....!! " Kiki menyeringai lebar dan mengambil sepasang baju tidur bermerek dari lemari kecil itu..


"dal*m*nnya dimana ya...?? " Kiki meraba-raba sudut laci.


lalu membuka laci lemari dibawahnya dan menemukan dal*m*n Bara dan Kiki tiba-tiba menahan tawa melihat dalam*n pria berwarna loreng seperti harimau.


tak kuasa kiki tertawa terbahak-bahak..


Kiki sampai memukul-mukul lantai dan tak sadar tangannya memerah..


.


.


Kiki membawa pakaian Bara dan tiba di kamarnya..


"kenapa lama sekali...?? " tanya bara kikuk..


"ak.. aku tertawa tadi.. maaf aku nggak sengaja melihatnya.. ternyata selera mu unik juga ya... !!" tawa tertahan kiki..


Bara memejamkan matanya dengan bibirnya mengecil menahan malu.


"nggak apa... aku sangat menghargai privasi seseorang." ucap Kiki menepuk bahu Bara tanpa sadar..


padahal bahu bara tak memakai apapun, bara membuka matanya dan bersitatap dengan mata Kiki yang sedang menatap lucu padanya.


tak pernah Bara ditatap seperti itu oleh siapapun bahkan bayu pun tidak tau hoby nya itu tapi kini Kiki yang baru masuk dikehidupannya tau rahasia nya sungguh malu menatap kiki..


"aku kedinginan.. kemarikan bajuku...!! " kesal Bara merampas baju tidurnya di tangan Kiki..


Kiki tertawa lepas hal itu membuat bara tertegun..


"oupss.... maaf tuan Boss kedua ..!! " cengir kiki menutup mulutnya dengan telapak tangannya..


Bara mendengus dan berlalu dari Kiki,Kiki tertawa terpikal-pikal. hilang sudah rasa kesalnya menikah dengan bara karna tau rahasia terselubung pria Dingin itu yang sama dengan bossnya (dafa) bahkan bara dikenal lebih kejam dari dafa, Bara tak segan-segan menampar wanita jika berani menyentuh boss nya..

__ADS_1


.


.


disisi lain...


Zahra mengintrogasi Dafa..


"katakan habib...?? aku penasaran kenapa kamu trauma berkata kasar pada wanita...??" tanya Zahra dengan penuh selidik.


"aku nggak mau makan kalau kamu nggak beritau aku... aku istrimu habib... apa kamu akan merahasiakan masa lalumu dariku..?? sementara kamu tau latar belakangku...!! itu nggak adil namanya...!! "


Dafa terkekeh...


"baiklah.. tapi aku harap kamu mendengarkanku sampai akhir kalau enggak...?? " ucap dafa menggantung..


"kalau enggak kenapa habib...?? " tanya Zahra penasaran..


"kamu akan salah faham padaku sayang..!! " cicit dafa pelan..


Zahra tersenyum kecil..


"aku akan berbesar hati mendengarkan ceritamu sampai akhir habib.. aku janji nggak akan salah faham.. aku malah cemburu pada dokter Yura yang tau kamu sejak dulu sementara aku istrimu nggak tau apa-apa tentangmu.. itu lebih menyakitkan bagiku saat wanita lain lebih mengenalmu dari pada aku habib...!! " cerocos Zahra lagi...


Dafa tersenyum lembut..


"justru karna aku nggak mau kamu salah faham sayang... itu sebabnya aku merahasiakannya darimu perempuan lain yang tau itu aku nggak peduli dia mau salah faham atau enggak nggak masalah bagiku sayang. tapi hanya satu orang yang aku nggak bisa berkutik aku takut kamu meninggalkanku karna menganggapku seorang penjahat .!! "


Zahra tertegun, dia tidak menyangka Dafa merahasiakan masa lalu nya karna takut dirinya salah faham.


"apa ada yang lebih menakutkan dari hal yang aku tau habib...?? bukankah kamu bilang kamu hanya membunuh orang yang pantas kamu bunuh lalu apa masalahnya...?? " tanya Zahra dengan sabar...


"kamu yakin mau mendengar masa lalu kelamku hingga aku jadi dimusuhi oleh fransisko...?? "


Zahra mengangguk-ngangguk tangan Zahra menggenggam tangan Dafa yang berkeringat dingin..


"aku janji nggak akan pergi darimu habib.. aku siap mendengar ceritamu..!!" tutur lembut Zahra..


"ini berawal dari Adik kandung fransisko.. yang bernama marissa...!! "


"marissa...?? perempuan...?? apa habib menghamilinya...?? " tanya Zahra tiba-tiba


Zahra berjanji akan menerima masa lalu dafa, dia tidak mau ada rahasia diantara mereka berdua Zahra cukup minder karna perempuan lain lebih mengenal suaminya dari pada dirinya..


"enggak sayang.. aku bersumpah demi Allah.. kamulah perempuan pertama yang aku tid*r*...!!" elak dafa dengan jujurnya..


Pipi Zahra bersemu merah saat dafa dengan entengnya berkata hal int*m itu..


"humairahku tersayang...!! aku kan udah bilang dengarkan ceritaku sampai akhir...!! " gemas dafa mengusap pipi semerah jambu Zahra..


Zahra mengangguk malu dan segera memeluk Dafa menyembunyikan wajahnya yang merah di dada bidang suaminya..


dafa tertawa dan mengusap lembut surai panjang Zahra..


"mau lanjut.?"


Zahra mengangguk...


.

__ADS_1


.


__ADS_2