Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
jalan lain


__ADS_3

.


.


"kalian cepat sekali pulangnya...?? " tanya aira tak rela..


"maaf umi... Ara milik Dafa ya seharian ini... besok sore Dafa akan antarin Ara kemari ya Umi....!! " cengir khas dafa..


"iya Umi.. biarkan saja Ara sama suaminya.. ara udah besar umi.. dia udah punya suami....!! " selah riqi bangga dengan Zahra yang terlihat dewasa saat ini.


"Ara nanti kalau udah ada kabar baik kabarin aku ya....?? " pinta Kyara semangat..


Zahra terkekeh, Shezan hanya menggeleng kepalanya dengan kedekatan Zahra dan Kyara yang tak lihat situasi...


"okehh..... Jaga calon keponakanku ya Kiya...?? " goda manja zahra mengedipkan sebelah matanya..


Kyara terkekeh sambil mengangguk-ngangguk lucu


"kalian sangat dekat kayak kakak adik banget loh..!!" puji Aira mengusap kepala Kiya dan Ara...


mereka berdua dengan kompaknya memeluk Aira hingga yang lainnya terkikik lucu.


Kyara dan Zahra emang sama, mereka memiliki kepribadian yang tulus, polos dan ceria hanya kadang Zahra lebih jahil dari kyara..


Zahra suka sekali menggoda Kyara, itu karna Zahra tidak mau Kyara mengasihaninya sebelum tau siapa keluarga asli Zahra.


"sudah sana.. Dafa sudah menunggumu Ara. " usir Shezan dengan senyum meledeknya.


"sayang abimu ngusir aunty Ara....?? " suara khas anak kecil Zahra memegang perut datar Kyara..


gelak tawa semua orang menggelegar bahkan dafa pun tak kuasa menahan tawanya mendengar suara lucu Zahra..


"maaf nak.. aunty mu harus pulang.. besok sore ketemu lagi kok....!! " jawab Shezan mengusap perut datar Kyara.


Shezan malah ikut-ikutan dalam permainan jahil Zahra.


Kini perut Kyara diusap oleh Shezan, Aira, dan Zahra, Kyara hanya tertawa dengan pembicaraan aneh tapi lucu suami dan sahabatnya itu.


"kami pulang ya Umi.. Abi...!! " izin Zahra tersenyum manis menyalami Riqi dan Aira.


"iya Ara.. hati-hati ya....!! "


"Abang... Ara pulang ya...!! "


"iya Ara.. jangan menyusahkan suamimu...!! " nasehat Shezan.


"nggak lah.. malah ara selalu ada buat Habib... !'' selah Zahra tak terima..


Shezan terkekeh...


Dafa juga berpamitan dengan Abi dan umi nya..


Dafa menggenggam jemari Zahra berjalan ke arah mobil nya, zahra melambai sementara dafa membukakan pintu mobilnya dan menjaga kepala Zahra saat masuk ke dalam mobilnya.


hal itu terlihat oleh keluarga Zahra..


"Abi... umi.. dafa pulang ya !!". izin Dafa lagi.

__ADS_1


"iya nak.. hati-hati ya... umi dan abi titip Ara...!! " jawab Aira tersenyum lebar..


"iya Umi... assalamualaikum....!! "


"wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh." jawab semua orang kompak.


Mobil Dafa pun keluar dari pekarangan rumah maharza.


"ya Allah.. abi Dafa kelihatan sangat menjaga Ara ya Bi...!! " seru aira bangga dan terharu..


"iya umi.. dari awal abi emang udah percaya pada anak kahfi dan siti.. mereka orang baik.. apalagi dulu saat masih dalam kandungan Dafa masih bisa melindungi Ara yang ada dalam kandunganmu!! "


"iya... karna itu umi dan siti jadi sama-sama melahirkan hari itu juga....!! padahal usia kandungan Siti sudah 9 bulan sementara Umi masih 7 bulan....!! "


"bersyukur Allah menjaga anak kita yang lahir prematur saat itu mi...!! " ujar pelan riqi


"ya udah ayo masuk...!! " selah Shezan dengan senyum lebarnya..


Kyara tersenyum bahagia..


"nggak nyangka Ara memberiku kebahagiaan dengan menjodohkan aku dengan abangnya.. sekarang dia juga bahagia dengan suami masa kecilnya.. !! semoga selalu seperti itu ya Allah.!! "


"Yaa qalbii ayo masuk... kenapa kamu melamun sayang...?? " tanya shezan khawatir..


"enggak hubby.. aku hanya memikirkan ara...!! "


"ya udah.. jangan dipikirkan ya... kamu nggak ingat kata dokter...?? kamu nggak boleh stress sayang...!! " nasehat Shezan lagi.


"iya... hubby..!! " manja Kyara segera memeluk Shezan..


"ayo masuk...!! " ajak shezan lagi mengecup kening kyara.


.


.


"Habib awas.....!!" teriak Zahra saat dirinya melihat ada pria terlentang di jalan..


Dafa spontan ngerem mendadak dan dengan sigab tangannya melindungi kening Zahra.


"kan aku udah bilang jangan lihat ke arah aku jalan yang dilihat. hampir saja kita membunuh orang yang tergeletak itu....!! " omel kesal Zahra dengan nada sedikit tinggi.


"iya maaf sayang.. kamu nggak apa-apa kan...?? " tanya Dafa lembut menangkup pipi Zahra dengan posesif.


"iya. aku nggak apa...!! orang itu yang pingsan". Zahra melirik pria yang tergeletak dijalan sepi itu.


dafa beralih dan menatap curiga Pria yang tergeletak itu Dafa tidak bisa langsung percaya gitu saja, bagaimanapun musuh selalu mengincarnya wajarkan kalau Dafa sedikit waspada...


"kenapa diam...?? " tanya zahra dengan nada kesal..


suaminya itu bukannya menolong malah diam dengan lamunannya yang zahra pun tidak mengerti apa isi kepala Dafa..


"apa kamu fikir pria itu memang pingsan sayang...?? menurutmu kenapa dia bisa pingsan di jalan sepi seperti ini...?? " tanya Dafa serius.


"mana ku tau.. ayo kita datangi dan tanya kenapa dia pingsan..?? " jawab zahra dengan cetusnya..


"aku serius sayang." nada pelan Dafa..

__ADS_1


"kapan aku bilang kalau aku sedang bercanda habib...?? " tanya Zahra juga melembut tapi penuh penekanan.


"tadi kamu malah bercanda. " jawab Dafa dengan raut wajah bak anak kecilnya merajuk begitu menggemaskan.


"huh....!! " zahra menarik nafas dalam-dalam.


"berantem yuk... kita ke benua atlantik...!!" kesal Zahra..


"kok kesana sayang...?? kenapa nggak di ranjang aja...?? " goda Dafa menaik turunkan alisnya..


"dasar mesum... itu mah kamu yang enak... udah ah... jangan ngajak berantem ayo kita lihat pria itu...!! "


Zahra melihat ke arah pria itu dan terbelalak saat Pria yang tergeletak itu makin dekat ke mobil mereka kini..


"apa kamu menjalankan mobilmu habib...?? " tanya Zahra..


"hem....?? ya enggak lah, kenapa sayang...?? " tanya balik Dafa beralih ke arah tatapan zahra.


Dafa menatap datar pria itu, "udah aku bilang kan itu hanya trik aja...!! "


"terus kita bagaimana mau lewat....?? " tanya zahra malah gelisah sebab jalan ini sepi.


"kita tabrak aja....! " seru Dafa..


"jangan gila habib.. aku nggak mau masuk penjara kamu sih pakai jalan ini segala, kenapa nggak jalan besar aja...?? "


"ini kan lebih cepat sampai sayang. " gemas Dafa tak takut dengan pria yang menggunakan trik pura-pura pingsannya.


Dafa memundurkan kendaraannya dengan cepat.


"kamu mau putar balik habib..?? " tanya Zahra penasaran sambil melihat pria yang tergeletak itu tak juga bergerak dari posisinya..


"dia ngajak bermain denganku sayang tentu harus aku ladeni dulu dong. " Dafa mengusap kepala zahra..


"bagaimana caranya...?? " tanya Zahra mulai curiga.


Dafa menyeringai...


"habib... jangan gila... aku takut.. jangan habib... No...no... (bahasa inggris) Andweeeeeee....(bahasa korea) ...!!! "


teriak Zahra tidak karuan saat dafa melajukan kendaraannya dengan kecepatan lumayan tinggi.


"pejamkan matamu sayang....!! " pinta Dafa..


tepat mobil itu dekat pada pria yang tergeletak itu Pria itu bangkit seketika...


"keluarr....!! " teriak Pria yang berpura-pura pingsan itu..


kawanannya pun keluar dari tempat persembunyiannya.


Dafa masih melajukan kendaraannya zahra memejamkan mata nya takut...


bibir merahnya komat-kamit berdoa pada yang maha kuasa.


sementara Dafa makin menambah kecepatannya, senyum miringnya terbit di bibir sexy nya. matanya nyalang dengan tajamnya bak elang yang siap menerkam mangsa nya..


.

__ADS_1


.


__ADS_2