Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
Misterius?


__ADS_3

.


.


Zahra dan Kyara pun kembali ke Jakarta dengan mobil suami masing-masing.


.


.


"Ummmii....?? Abii.....?? " teriak Zahra menggema..


Kyara tersenyum dengan binar kekagumannya dengan Rumah Maharza, selama ini Kyara hanya melihat di TV aja...


"sapa Umi.. abi Sayang....!! " bisik Shezan..


Kyara mengangguk-ngangguk antusias, Shezan mengusap pipi Kyara dan mencubitnya pelan.


Kyara hanya fokus dengan kemegahan Rumah Maharza, ia mengabaikan kegemasan Suaminya itu.


"humairah..jangan berlari....!! " titah Dafa.


"Iya Habib....!! " jawab Zahra melepaskan cadarnya..


barang-barang Zahra masih di dalam Mobil, sebab Zahra akan dibawa Dafa ke Mansion megahnya..


"nak... Ara....!!?? "


"Aah... Abii..?? Hi... hi....!! " girang Zahra berlari ke arah Riqi..


Riqi tersenyum haru permata hatinya sudah kembali ke Jakarta.


pelukan bersama, tak lama Kyara menyalami Abi nya begitu juga Aira yang berlari terbirit-birit saat dengar suara Zahra menggema di Rumah ini..


"kenapa nggak dilepas cadarnya Kyara menantu perempuan Umi tersayang...!! " gemas Aira..


Kyara melirik Dafa...


"*n*ggak mungkin juga dia tertarik.. kan Tuan Dafa sudah punya Zahra yang sangat cantik....!! nggak apa lah, buka aja lah.....!! "


dengan malu-malu Kyara melepaskan Cadarnya..


"cantik Sayang. ...!!" puji Aira memeluk Kyara lagi..


Shezan mengusap Sayang kepala Kyara..


Dafa tak melirik sedikitpun Kakak iparnya, tidak tertarik juga, Dafa sangat menghormati Shezan dan menghormati Kyara karna sahabat baik istrinya sejak masa susah...


"nggak apa Nak. Dafa kan suami Ara..!!" Jelas riqi yang tau kegelisahan Kyara.


Kyara tersenyum canggung karna ketangkap basah.


"nggak apa Kyara.. asalkan jangan rambutmu...!! " ledek Zahra..


"Araa....!! " tegas semua Orang..


dafa menulikan pendengarannya. .


"apa Ara salah...?? kan Abang juga lihat wajah Ara...


hehehe... boleh dong suami ara tau wajah Kyara.. cuma sekedar kenal aja kok....!! " nyengir tak berdosa Zahra.


Kyara melebarkan matanya, shezan menggeleng kepalanya..


"Kamu kan saudara kandung suamiku Ara Jadi wajarlah." Kesal Kyara.


"iya Kakak Ipar....!! " tunduk hormat Zahra 90° ..


"Ara...!! "


Alhasil aksi kejar-kejaran pun terjadi, Riqi dan Aira tertawa terbahak-bahak Shezan terkekeh. dan Dafa hanya tersenyum menatap betapa usilnya pujaan hatinya itu...


"maaf Kakak Ipar....!! " ucap Zahra meledek. .


"awas Kamu Ara.. aku smackdown kamu....!! " ancam Kyara..

__ADS_1


"emang kuat...?? emang masih bisa...?? manti udah kaku...!! ototmu sudah menyusut Kyara....!! " ejek Zahra..


"Araaaa.... awas Kamu... Ara....!! " geram Kyara dengan wajah merah padamnya..


Zahra tertawa terpikal-pikal, dia bersembunyi dibelakang Shezan. Kyara menggapai di depan Shezan.


pindah kiri-pindah kanan, sungguh menggemaskan Rumah ini terasa ramai.


belum lagi celotehan mereka berdua


berisik tapi lucu.


Aira tersenyum bahagia melihat pertengkaran seperti anak-anak Zahra dan Kyara..


"Umi jadi pengen punya cucu.....!! "


Duaarrr......!!!


Kyara dan Zahra terdiam di tempat...


"iya Umi... Abi juga pengen mereka mengingatkan kita rumah ini pasti akan ramai dengan tangisan Bayi.... uhhmm...kapan itu ya....?? "


Shezan mengulum senyumnya akan kode keras Abi dan Umi nya..


Dafa malah bersemangat kalau membahas anak...


"Abi mau berapa...?? " tanya Dafa malah ikut nimbrung dengan kode keras mertua nya itu..


"Umi mau 2 ...Abi...?? " Jawab Aira semangat..


"Abi mau 1 Aja tapi dari Ara dan Kyara berbeda jenis kelamin... kalau bisa se umuran... hehehe......!!"


"Abi mau dari Shezan cucu cewek apa cowok..? " tanya Shezan ikut campur..


"dari Shezan Cucu Cowok.. dari Dafa cucu cewek.!! " jawab Riqi antusias..


"Siiiaaaappp....!!" hormat ala tentara Dafa dan Shezan..


"kalau kebalik abi..? " tanya Aira..


sementara Kyara dan Zahra yang pucat pasi dengan pembicaraan mereka, Kyara sudah tau ada suatu hubungan yang bisa menghasilkan Anak. hanya saja tidak tau caranya bagaimana..? ia tau dari gosip-gosip Mahasiswa/i Kampusnya..


yang pasti bukan dari ciuman..


"mampus aku....!! " gumam Zahra pelan..


"Matilah Kita...!! " sambung Kyara juga


Shezan mengernyitkan dahinya akan gumaman Zahra dibelakangnya dan Kyara didepannya.


"mau makan dulu atau buat anak dulu Sayang..?? " tanya Shezan berbisik ke Kyara..


Kyara memejamkan matanya, wajahnya memerah seperti kepiting rebus.


Zahra tersenyum kaku saat Dafa menjentikkan jarinya seolah menyuruhnya mendekat.


dengan langkah ragu-ragu Zahra mendekati Suaminya..


"kalau gitu Abi. Umi... Dafa bawa istri Dafa pulang ya?? mau beri Abi dan Umi cucu perempuan...! "


Zahra sudah tak tau lagi mau dimana di sembunyikan wajahnya.


Riqi dan Aira mengangguk-ngangguk semangat..


"semangat ya....!! tunggu sebentar.....!! "


Aira segera berlari ke kamarnya dan kembali membawa 2 bingkisan..


"ini di minum tiap hari... satu buat Dafa dan ini buat Ara...!! bagus untuk alat reproduksi...!! biar dimudahkan ya....?? jangan lupa berdoa sebelum melakukannya..! "


Zahra memutar tubuhnya, uh malu sekali dia.


Dafa tersenyum menerima jamu itu entah akan dia minum atau tidak..


"kalau Kyara tinggal disini. jadi Umi akan siapkan selalu untuk kalian...!! " alih Aira ke Kyara dan Shezan..

__ADS_1


"silahkan istirahat....!! kalau lapar tinggal ambil didapur bawa kekamar.. Ok....!! " titah Riqi menarik tangan Aira ke Kamarnya..


.


.


"tunggu.. aku mau nginap disini aja....!! " cegah Zahra..


Dafa malah menggendong Zahra..


Zahra memekik dan meronta...


"Maryam dalam pesawat Humairahku... dia akan kembali ke sini....!! kalau ditunda nggak akan terjadi...!! aku sudah lama menahan diri...!!" bisik dafa dengan nada sensual nya.


Zahra terdiam dengan pipi memerahnya, wajar kan Dafa memanggil Zahra Humairah yang artinya kemerah-merahan. Zahra mudah sekali memerah kalau membahas hal yang berbaur intim.


Kyara memeluk Shezan berjalan menaiki tangga nya, ia juga sudah berjanji akan memberikan dirinya secara utuh pada suaminya.


"Kamu sudah siapa Yaa Qalbii...?? " tanya shezan penuh harapan..


"Insya Allah Suamiku... !!" balas Kyara membuat Shezan tersenyum bahagia.


"aku akan lakukan pelan-pelan....!! " bisik Shezan dengan suara beratnya yang sangat sexy didengar Kyara..


.


.


tibalah Zahra di Mansion megah dengan pagar Mansion itu GPH...


"GPH...? GPH itu apa Habib.? " tanya Zahra..


"Gadis Pemikat Hati...! " Jawab Dafa cepat..


"apa an tuh...? " tanya Zahra tidak mengerti..


"itu gambaran Cintaku padamu Zahra.. kamu membuatku terpikat dengan daya tarikmu yang menyelamatkanku 8 tahun yang lalu....!! "


"jadi Gadis Pemikat Hatimu itu aku...?? " tebak Zahra.


"iya Humairahku....!! " senyum tampan Dafa..


"kenapa nggak nama aku...? kan Cantik Anindira Zahra Fauziyah....!! "


Dafa terkekeh..


"Emang saat kamu menolongku ngasih tau namamu Sayang.. ?"


"Aah... masa sih..? lagian kamu nggak nanya...!! " Ketus Zahra..


"aku berteriak menanyai namamu.... tapi kamu nggak jawab...!! "


"oh ya....?? tapi Ngomong-ngomong ngapain kamu saat itu hingga di serbu banyak Orang mengerikan itu..? "


"Aku menyelamatkan seseorang tapi tertangkap oleh mereka, jadi untuk memecah situasi kami berpencar... entah bagaimana keadaan Orang itu ..? zampai saat ini aku belum menemukannya...! "


"emang siapa dia..? kamu mengenalnya...? " tanya Zahra tersenyum tulus..


artinya Zahra tidak salah menyelamatkan Dafa hari itu...


"enggak.. !!"


"Kalau gitu apa dia sudah meninggal...? " tebak Zahra


"itu juga aku nggak tau.. aku sudah mencari tau semua nya.. identitasnya belum terpecahkan sampai sekarang bahkan aku sempat berfikir orang itu hanya Khayalan....!! "


"misterius sekali...!! " gidik Zahra.


"ayo turun....!! "


Zahra mengangguk...


.


.

__ADS_1


__ADS_2