Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
3 wanita iri


__ADS_3

"ya Allah... Humairahku.... kemana lagi Zahra ini....?? " gumam Dafa khawatir...


Dafa celingak-celinguk mencari Zahra..


"kau melihat Nona Zahra....?? " tanya Dafa pada pengawal jauh Zahra..


"tidak tau boss.. kan saya sedang bicara dengan boss....!! "


"ya sudah sana.. awasi dari jauh....!! " usir Dafa mengibaskan jarinya..


Pengawal dafa pun berlari ke posisi awal.


Dafa mencoba menghubungi istrinya Mol sudah ramai..


Dafa yang enggan mencari perkara dengan perempuan-perempuan mol pun memakai kaca mata hitamnya dan tangan lainnya sibuk menghubungi Zahra..


"ya Allah... Zahra kamu dimana sayang...?? berpaling sebentar kok udah hilang....!! tolong angkat panggilanku....!! aku khawatir sayang."


Sementara Zahra masih sibuk dengan kesenangannya mencari topi, kaca mata dan acesoris Jilbab juga banyaknya tas di toko itu..


"mbak... HP nya getar kayaknya....!! " selah penjual toko.


"aah... Habib... ambilin hp aku....!! " pinta zahra tanpa melihat kebelakang.


orang-orang yang mendengarnya menertawai zahra, zahra malah tak mengerti kenapa orang-orang tertawa..


"habib....?? " panggil zahra dengan nada kesal menoleh kebelakang..


dan..


krik.. krik..


Zahra melongoh bodoh dibelakangnya tak ada suaminya..


"dimana suami saya mbak...?? " tanya zahra ke penjual..


"saya tidak tau mbak.. tadi mbak masuk nggak bawa siapa-siapa....!! "


"saya bawa suami kok...!! dimana Ya....?? " celingak-celinguk zahra mencari ditengah keramaian.


"alaaah... emang siapa suami kamu....?? " tanya seorang wanita berwajah menor.


"palingan suami-suami an...!! emang suaminya segitu terkenalnya apa...?? " cibir teman wanita berwajah menor itu..


"iya... suami aku emang terkenal...!! " jawab zahra apa adanya.


Zahra bahkan lupa HPnya bergetar...


"cihh....!! terkenal katanya guys....!! " cibir wanita menor 1


"hahaha.....!! " 3 wanita menor itu malah tertawa meledek..


karna ribut suasana jadi ramai.


"kalian minggirlah....!! " usir Zahra..


"mana suamimu...?? palingan orang miskin.. kalau kaya mungkin suaminya bapak-bapak.. hahaha....!! " wanita menor 1


"iya.. karna jelek.... lihatlah dia menutupi wajahnya... hahaha.....!! " sahut wanita menor 2


"zaman sekarang wanita seperti ini belum tentu bersih... gaya nya aja agama nya kuat tapi menju*l diri.. hahaha....!! nggak guna jilbab besar looh....!! " sambung wanita menor 3


"lihat aja.. dia pegang kartu itu.. pasti pemberian bapak-bapak.! " tuduh wanita menor 2


sebenarnya mereka iri sebab Zahra bisa membeli barang di toko terkenal ini, bahkan harga kacamata, topi di tempat ini sangat fantastis apalagi tasnya sungguh menguras angka rupiah...

__ADS_1


semua orang berbisik-bisik menjelekkan Zahra.


"kemana ya...?? " gumam Zahra masih tak peduli omongan kasar orang-orang sekitarnya.


"jawab aja telfon nya mbak...!! "


"ahh... iya.....!! " Zahra baru ingat hp nya.


Zahra mengeluarkan HP pemberian Dafa semua orang terperangah melihat HP Limited Edition milik perusahaan ternama JB group.


makin kebakaran jenggot aja 3 wanita menor itu..


"lihatlah hpnya.. gila dia memang pela**r....!! " ejek wanita menor 2


zahra mengabaikan cibiran semua orang yang termakan perkataan dengki 3 wanita menor itu..


"assalamualaikum.. habib....,?? " ucap Zahra lalu segera menjauhkan HPnya dari telinganya.


"kamu kemana aja sih...?? aku nyariin kamu sayang....?? aku sampai balik lagi kemobil mencarimu...!! " teriak Dafa khawatir..


"maaf habib... aku ada di lantai 6 ... di toko Barzah... !!"


"tempat tadi...?? " tanya Dafa..


"iya tempat tadi.. aku fikir kamu ada dibelakangku.. kamu kemana sih...?? " tanya Zahra balik


"kenapa kamu yang kesal sayang.. ? seharusnya aku yang marah....!! " tanya dafa malah tak terima..


"ya udah cepetan datang... aku dikeroyok tante-tante menor." adu Zahra..


"apa....?? berani sekali mereka.. tunggulah sayang.. aku sudah ada di lantai 6 ... tunggu aku ya... akan aku cekik leher tante-tante menor itu...!! "


"cepetan ya...!! " bisik Zahra..


Dafa tidak mematikan panggilannya sementara Zahra yang mematikan panggilannya.


"kamu bilang apa tadi...?? tante...?? wajah secantik ini kau bilang tante...?? " emosi wanita menor 3


"dia ngomong apa tadi...?? " tanya wanita menor 2


"dia ngadu sama daddy sugarnya... pake bilang dia dikeroyok sama tante menor.. !!" jawab wanita menor 3 yang mendengar percakapan Zahra tadi..


"whaaattt.....?? " pekik wanita menor 1 dan 3 geram..


mereka bertiga berdalih ke Zahra yang masih asik mencari model tas kecil cantik dan modern untuk dibawa jalan-jalan olehnya.


"hajar aja dia....!" emosi wanita menor 1


"ayo kita hajar pela**r ini ..!! " teriak wanita menor 2 dan 3 menggema.


Dafa mendengarnya menggeretakkan giginya emosi saat istrinya di bilang pel*c*r


"diaaam.......!!! " bentak Dafa dari luar toko..


semua orang menoleh kebelakang dan terbelalak melihat sosok Pria yang sangat dipuja kalangan wanita di negara ini.


seketika 3 wanita menor itu terdiam mereka sibuk dengan pikiran halu nya mendengar suara tuan muda satria pemilik JB group..


"minggir.....!! " tatapan nyalang Dafa di balik kaca matanya..


nada bicara nya yang dingin


membuat semua orang merinding..


"minggir nggak...?? kalian pekak...?? " bentak dafa..

__ADS_1


mereka segera berhamburan memberi jalan untuk Dafa lewat.


dafa masih emosi mendengar hinaan wanita menor itu ingin rasanya Dafa mencabik-cabik mulut wanita yang menghina istrinya pel*c*r tadi..


"habib....?? " senyum manis Zahra dibalik cadarnya segera berlari lalu melompat memeluk Dafa..


"kamu kemana aja sih...?? aku pikir kamu ngintilin aku...!! " nada manja zahra..


Deg...


ngintilin...?? pria hebat seperti Dafa menguntit seorang wanita bercadar...? sungguh menghancurkan dunia wanita.


Dafa mengusap lembut kepala Zahra tapi matanya melirik 3 wanita menor itu yang sedang pucat pasi melihatnya..


hening....


mereka semua melotot tak percaya sosok suami yang dibicarakan wanita bercadar ini adalah tuan muda Satria Dafa, seharusnya mereka langsung mengerti dari HP milik Zahra itu...


"maaf humairahku... aku hanya ingin meletakkan belanjaanmu.. mana ku tau kamu dengan nggak sabarnya pergi dariku...!! " suara lembut Dafa tapi matanya masih berapi-api ke arah 3 wanita menor itu..


"aku belanja banyak juga.. kamu mau kan bawakan belanjaan aku...?? " tanya Zahra mendongakkan wajahnya menyandarkan dagunya di dada bidang suaminya..


"iya sayang... belanja lah.. aku akan mengatasi mereka...!! "


"kamu mau apakan mereka...?? " tanya Zahra penasaran.


"yang pasti aku hukum... berani sekali mereka menghina nyonya satria seorang pel**ur... kita buktikan siapa yang pel**ur....!! " seringai menyeramkan Dafa..


"habib... udah... kamu mau buka aib mereka.. ? jangan ya.... biarkan aja ya...!! "


"jangan membela mereka sayang.. aku nggak suka.. seorang wanita terhormat keluarga Maharza di coreng oleh mereka.. mereka menghina mu sayang... aku nggak akan maafin mereka.. sana belanja lah...!! "


Deg.....


Maharza...? siapa yang tak kenal keluarga terhormat itu.. keluarga Maharza dikenal kuat agama dan sangat dermawan...


"tapi.....!! " selah Zahra


"ssstt... diam....!! " ancam Dafa dengan seriusnya..


"kalian....?? " tunjuk dafa pada pekerja toko..


"iya tuan....!! " jawab semua pelayan berhamburan berbaris rapi di depan dafa dan zahra..


"layani istri saya.. apapun yang dia pandang ambil langsung ambil.. jangan ada yang terlewat...!! " titah Dafa..


"baik Tuan." jawab semuanya serentak..


"habib.. kamu....!!"


"apa sayang... sana belanja aja ya...!! biar aku yang urus ini.. aku udah nyuruh bara kemari...!! "


"tapi.... cukup kamu aja yang ngintilin aku Habib.. nggak usah semua pekerja nya.. aku kan jadi nggak nyaman...!! " kesal Zahra..


"sana... belanja...!! " Dafa mengecup sayang kening dan punggung tangan zahra.


semua orang hanya bengong dengan bodohnya mata mereka ingin melompat dari sarangnya...


wajah 3 wanita menor itu tak tau lagi sepucat apa sekarang kaki mereka melemas seketika melihat bagaimana lembutnya Dafa pada wanita bercadar itu..


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2