Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
Rooftop


__ADS_3

2 Minggu berlalu.....


..


.


Semua baik-baik saja tak ada musuh yang nyata mendekati Zahra entah sudah tau atau belum yang pasti dafa masih waspada...


"Bagaimana bara....?? apa kamu menemukannya....?? " tanya Dafa serius..


"saya menemukan tempat terakhir dia bersembunyi Boss dan saat kami datang mereka sudah lari.


sepertinya memang sudah tau kedatangan kami....!!! " jawab Bara


"apa menurutmu di tempat kita ada mata-mata....?? " tanya Dafa dengan dinginnya...


"tidak ada Boss... kami sudah selidiki... dan juga setiap saat saya selalu memasang alat penyadap di tubuh anak buah kita Boss... !!"


"tidak ada yang terlewat....?? " tanya dafa dengan seriusnya..


"tidak ada Boss... saya sangat teliti... jika ada yang tidak pakai alat penyadap saat akan memecatnya Boss!!"


Dafa menghela nafas berat..


"apa menurutmu dia tau siapa orang yang sangat berharga bagi Saya bara...?? " tanya dafa dengan lirih..


"menurut saya sudah tau boss.. karna di tempat persembunyian nya itu saya menemukan foto nyonya dan Boss sedang berpegangan tangan dengan mesra....!!! "


Dafa memejamkan matanya. ..


"kenapa dia mengincar orang terkasihku...?? Kenapa nggak lawan aku saja..? Aku akan terima duel maut antar kami berdua.. asalkan dia nggak akan menyakiti orang tercinta ku....!!! "


Bara hanya diam tanpa berbicara buronannya ini memang sulit ditemukan sejak terluka parah di hari penculikan Maryam pria itu makin menggila akan balas dendam pada Dafa..


"dimana istriku...?? " tanya Dafa


"ada di mansion dengan nona kyara Boss...!! " jawab Bara


"kenapa istri kakak ipar ke Mansion.... ? bukannya dia di rumah maharza... apa terjadi sesuatu....?? " tanya Dafa tak mengerti..


"menurut penjelasan Rika pekerja terdekat nyonya... Nona kyara sedang memberi tau kabar kehamilannya...!! " jawab Bara..


Dafa sempat terperanjat sebentar namun tersenyum tulus.


"baiklah... anak bang shezan adalah cucu pertama Maharza... dia penerus Maharza yang baru...!! "


"Aku harus cepat bertindak supaya Istriku juga cepat hamil....!! " gumam Dafa tersenyum aneh.


Bara hanya diam dengan wajah datarnya..


"kenapa semua orang sangat gila...?? Boss begini, tuan Shezan juga adikku Bayu juga nggak waras... !!"


"apa pekerjaanku sudah selesai....?? " tanya Dafa serius..


"sudah boss... di lobi utama ada Mantan sekretaris boss...!! "


Dafa memejamkan matanya..


"mau apa dia....?? " tanya Dafa dengan nada dinginnya terlihat tak peduli..


"saya tidak Boss.. yang pasti mau menggoda Boss...!! " Jawab Bara blak-blakan..

__ADS_1


Dafa melirik tajam Bara, Bara hanya tersenyum miring..


"kamu senangkan aku di datangi wanita gila itu...?? " tanya Dafa dengan geramnya..


"kalau begitu kita harus rekrut sekretaris baru untuk membantu saya Boss, laki-laki yang pintar supaya saya bisa menghandel perusahaan ini kalau Boss cuti untuk bisa menghabiskan waktu berdua dengan nyonya..!! " alih Bara tanpa malu..


"heiiii.... ide bagus... tapi sekarang kamu atasi wanita gila itu... !!"


"baik Boss". jawab Bara tersenyum lebar..


"lebar... lebar sekali senyum anda Bara... apa kamu memang mengharapkan ini...?? " geram Dafa dengan nada kesal.


"Saya hanya mau ada orang yang membantu saya bekerja kalau Boss libur suka-suka." sindir Bara dengan santainya..


"aku potong gajimu....!!" ancam Dafa dengan seriusnya..


"saya akan berlibur kepulau Bali Boss.. silahkan... dengan segala hormat...!! " senyum Bara untuk pertama kalinya sangat manis dipandang...


Dafa menggeram kesal, kalau Bara berlibur siapa yang akan menangani kerjaannya di kantor ini, bisa bahaya Dafa...


"sial.. kalau dia berlibur aku nggak akan ada waktu dengan Humairahku....!! " umpat Dafa dalam hati...


"sana usir wanita gila itu....! " usir Dafa dengan geramnya..


Bara tersenyum penuh kemenangan, hal itu membuat Dafa makin geram, orang kepercayaannya itu memang suka mengancam dan menyebalkan tapi pekerjaan Bara sangat memuaskan..


Dafa bahkan sempat libur bekerja selama 1 minggu penuh, bayangkan aja bagaimana hebatnya Bara menghandel perusahaan tanpa si Boss besar. hanya sesekali saja Bara datang ke Mansion minta tanda tangan...


"jangan senyum-senyum... atau aku hilangkan senyummu dari dunia ini...!!! " ancam Dafa dengan mata melototnya mengancam Bara..


Bara hanya menunduk dan pergi dari ruangan Dafa dengan senyum manisnya..


"Bang...?? " panggil bayu..


Bara menoleh, "hm....?? "


"Bayu pulang duluan ya bang... kerjaan Bayu udah siap...!! " cengir bayu.


"hm... bantu abang dulu...!! "


"bantu apa....?? seorang tuan Rebaran meminta bantuan...?? apa otak abang sedang geser...?? " tanya Bayu panik mengusap kening Bara..


Bara menepis tangan Bayu, "mengusir hama ....!!"


"hama....?? apa ada hama di kantor kita...?? bukannya ini kantor teknologi canggih ya...? kenapa bisa ada hama...? ini bukan kebun....!! "


Bara menarik nafas dalam-dalam, alhasil bara mengabaikan pertanyaan dan celotehan Bayu.


.


.


Sementara Zahra dan Kyara berada di Rooftop Mansion GPH...


Hanya Gambarannya saja ya....!! anggap aja tidak ada rumah lain....



"gila Ara... .. mansionmu megah sekali... tuan Dafa kaya raya... mantap jiwa....!! " pekik heboh Kyara..


Zahra hanya terkekeh...

__ADS_1


"sebenarnya belum ada tempat seperti ini sebelumnya ..!!"


"masa sih...?? terus ini kapan dibangun..?? siapa yang minta....?? " tanya Kyara semangat.


"5 hari yang lalu.. yang minta aku... ! " jawab Zahra santai meminum jus buatan Rika.


sementara 5 pekerja Mansion duduk di kursi empuk persediaan Zahra, Zahra tidak suka ada orang yang berdiri disaat dia sedang duduk. itu sebabnya pekerja nya duduk manis,, mereka menunggu tugas dari Nyonya nya..


Rika masih sibuk memilah-milah kue dan jajanan di meja Sofa..


"apaa....?? Subhanallah... Araaaa... suamimu manis sekali... saat kamu minta Rooftop langsung dibuatkan untukmu...!! hebat... hebat....!! " pekik girang Kyara..


Zahra tersenyum kecut..


"nggak tau aja bayarannya adalah tubuhku Kyara... remuk tubuhku....!! asal kamu tau suamiku mesum sekali....!! "


"selamat ya Kiya... dijaga ya calon keponakanku... jangan banyak beraktifitas.. kandunganmu masih sangat muda....!! "


Kyara tersenyum manis lalu mengusap perutnya yang masih datar.


"semoga kamu nyusul ya Ara....!! " doa tulus Kyara memeluk Zahra


Zahra pun tersenyum, "aamiiin....!! "


"Apa abang ada berkata dengan nada tinggi padamu...?? " tanya Zahra dengan serius..


"enggak... palingan kalau marah Abangmu akan bilang seperti ini.. Kyaraaa.... dengar Saya tidak...?? "


Kyara dengan hebatnya memperagakan gerakan tubuh dan suara berat Shezan walau tidak sempurna.


Zahra tertawa terpikal-pikal, Rika menahan tawanya begitu juga kelima pekerja Mansion GPH..


"intinya aku nggak boleh bergerak cuma diam diatas tempat tidur... lama-lama aku jadi Gajah lah.. aku nggak mau gendut....!! " cerocos Kyara..


Zahra tertawa lepas, Rika juga tertawa dengan menutupi mulutnya supaya tak mengeluarkan suara kelima pekerja Mansion pun sama dengan Rika..


"bagaimana nada bicaranya..? apa sangat sexy kamu dengar...?? " tanya Zahra mengorek informasi pribadi kyara lagi...


"abangmu kalau marah hanya berbicara formal aja... terus nggak manggil aku sayang... itu aja sih...!! selebihnya dia baik banget sama aku...!! " ujar Kyara mulai melembut.


Zahra tersenyum tulus dan mengusap pipi Kyara..


"aku udah bilangkan... selama kamu menghargai sikap baiknya.. dia akan menjadikanmu ratunya... aku tau bagaimana Abangku... karna sikapnya yang terlalu baik dia di selingkuhi oleh mantan calon istrinya...!! "


"aku bersyukur mereka gagal menikah...!! " senyum manis kyara..


Zahra terkekeh..


"tentu saja.. kalau jadi.. Abangku nggak akan menikah denganmu.. dia nggak suka poligami walau dalam islam diperbolehkan ..!! "


"hm.. bagaimana sempurnanya suamiku pun tetap saja dia manusia biasa bukan nabi.. " gumam Kyara


Zahra tersenyum mendengarnya


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2