Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
Kedatangan Keluarga Maharza


__ADS_3

.


.


belajar di mulai dengan dosen baru, kali ini Umar melatih Mahasiswa/i dalam bacaan hafalan surahnya.


semua Mahasiswa/i kelas barunya hafal Jus 30 tapi tidak ada yang sempurna bacaannya, mereka bukan tidak pandai tapi gugup saat didepan Umar.


"gantian....kenapa hafalan kalian pada bersalahan?? pelajaran pertama saya adalah memperbaiki bacaan Al-Qur'an kalian..!!"


hanya Kyara dan Zahra belum tampil, Umar sudah menggeleng kepala mendengar bacaan hafalan murid barunya..


"kami gugup Abi....!! " cicit salah satu Mahasiswi takut-takut..


"kalau pria nya bagaimana...?? apa kalian juga gugup....?? " sindir Umar.


"kami lebih tepatnya minder abi....!! " jawab perwakilan Mahasiswa..


"Astahfirullahal Adzim... saya bukan apa-apa... bahkan seujung kuku Nabi Yusuf A. S saja tidak ada.. kenapa kalian malah memandang saya sebagai saingan atau lawan jenis...?? anggap saya guru kalian."


"tidak masalah bacaan kalian sedikit salah itu wajar, tapi ini hampir setiap Ayat itu tidak benar, apa selama 4 semester kalian tidak diajarkan bacaan Qur'an? "


Umar memijit pelipisnya dengan alasan tak masuk akal murid baru nya.


"maaf Abi....!! " ucap semua Kalangan Mahasiswa/i di kelasnya..


Umar menatap Zahra dan Kyara..


"gadis bercadar 1 dan 2 silahkan maju... kalau kalian salah juga, saya wajib menghukum kalian satu kelas!! "


"yyaaahh... !!" rengek semua murid di kelasnya..


Zahra dan Kyara membawa Al-Qur'an masing-masing.


"semangat Kyara... Zahra...!! " bisik-bisik teman sekelas Zahra dan Kyara..


"Kami berharap penuh padamu.. jangan gugup ya...!! "


"ku mohon jangan sampai salah ya..?? "


"Zahra... Kyara semangat....!! "


semua teman-teman nya menyemangati Zahra dan Kyara, mereka tidak mau dihukum. kalau Guru Al-Qur'an sudah memberi hukuman sangat parah, mereka harus menghafal 1 surah seperti Albaqarah, Ali imran dan seterusnya,, mengerikan tidak ada waktu untuk istirahat.


Bahasa Arab...? bisa. tapi cara menghafal setiap orangnya berbeda ada yang bisa menghafal dengan panjang pendeknya, ada yang bisa menghafal dengan lurus saja tidak pakai hukum tajwidnya.


sementara mereka diharuskan hafal bersama hukum tajwidnya, itu sungguh sulit.


"semoga Zahra dan Kyara tidak salah...!! "


"ya.. semoga saja... rambutku bisa rontok bila menghafal satu Surah Al-Qur'an...!! "


"Kamu fikir aku bagaimana...?? "


Zahra dan Kyara duduk didepan Umar, dan Umar duduk dihadapan mereka..


"siapa duluan...?? " tanya Umar.


"terserah abi Saja...!! " jawab mereka kompak.


"Hm.. kamu saja." tunjuk Umar ke Zahra..

__ADS_1


Zahra pun mengaji tanpa ada kesalahan bahkan suara Zahra sangat lembut, halus dan merdu.. Zahra tidak gugup kalau bersama Umar, malah bersama suaminya Dafa bisa membuatnya gugup hingga bacaan Qur'an nya bersalahan.


"sambung....!! " titah Umar ke Kyara..


Kyara juga bisa mengaji tanpa ada kesalahan, hukum Tajwid nya terdengar jelas, suara Kyara yang serak memiliki ciri khasnya sendiri.


sementara Mahasiswa/i lainnya harap-harap cemas akan bacaan Kyara, soal suara mereka semua sudah tau duo gadis bercadar itu memiliki suara yang paling bagus diantara mereka semua .


suara mereka bagai Air dan Minyak tapi punya ciri khas nya sendiri masing-masing, persahabatan mereka juga sudah sangat lama tidak diragukan lagi sifat keduanya juga elok. hingga para Pria segan dan minder mendekati mereka yang bukan apa-apa.


"kali ini kalian selamat...!! silahkan istirahat Assalamualaikum..!"


dijawab semua muridnya, setelah itu Umar pergi dari kelas Itu...


"Alhamdulillah...!! "


"ganteng kok serem banget ya....!! "


Kyara dan Zahra malah bersikap biasa saja dan berjalan ke bangku Kuliahnya demi mengambil tas mereka..


semua Orang pun mengucapkan terimakasih pada Zahra dan Kyara, disambut tangkupan tangan Kedua Gadis bercadar itu bersamaan mata mereka menyipit karna tersenyum.


"kalau Nlnggak ada kamu Zahra disamping aku, aku pasti bakalan gugup.." Keluh Kyara mengusap dadanya sendiri..l


"kamu jatuh cinta padanya...?? ingat Kyara kamu calon Kakak ipar aku...!! " ancam Zahra


"Astagfirullahal Adzim.. ya Allah ampuni dosa sahabat hamba yang telah Kejamnya menzholimi dan hamba....!! ? Zahra ngapain kamu Shuzon sama aku kamu mau nambah dosa ya.?? "


Zahra senyam-senyum sendiri mendengar doa tulus dan omelan kesal Kyara.


"Aku emang manusia yang tak luput namanya dosa mau apa...?? weeekkkk..


Kyara yang kesal hendak memukul Zahra.


"Ahahahah....!! " tawa lepas Zahra berhasil memancing kekesalan Kyara.


"Zahra... kemari Aku akan mengadukanmu pada Abangmu.. Zahra....!! " Kesal Kyara berlari mengejar Zahra yang tampak bahagia membuatnya kesal setengah mati..


"Abang ku tidak akan memarahiku Kyara... hahaha....!! " Ujar bangga Zahra dengan percaya dirinya..


"Zahra....!!! ", suara itu membuat Zahra terdiam di tempat..


Kyara juga terdiam dengan tangan mengudaranya kembali menurun, sebab dari penampilannya yang menyamar bisa Kyara pastikan itu adalah Calon Imamnya.


"Abang....?? " tebak Zahra mengerjab tak percaya.


"maafkan kelakuannya ya Ra? bocah ini memang nakal...!! " ucap Lembut Shezan menjitak pelan kening Zahra..


"Abang.. sakiit.....!! " ringis Zahra mengusap keningnya dengan bibir mengerucut di balik cadarnya.


Kyara terdiam kaku saat Shezan menjitak adik kesayangannya didepannya, bahkan ada Mahasiswi yang melihatnya.


"Abang manggil Kyara apa...?? " tanya Zahra mengorek kupingnya berharap tidak salah dengar tadi.


"bukan urusanmu Ara...!! " ejek Shezan mencubit pelan pipi Zahra.


"abangg... sakit....!! " ringis Zahra lagi


Shezan mengabaikannya dan berjalan ke arah Kyara.


"*m*ampus aku.. belum nikah aku udah ketahuan jahat.. gimana Kak Shezan malah berprasangka buruk nantinya...?? eeh.. takutnya salah faham...!! " batin Kyara keringat dingin..

__ADS_1


"Ya Qalbii... Ada apa denganmu....?? " tanya Shezan menatap kening Kyara yang keringatan.


DEG..!!!


"hah...?? " wajah bodoh Kyara dibalik cadarnya..l


Shezan yang gemas hampir mencubit Pipi Kyara.


"Astagfirullahal Adzim.. sabar Shezan belum halal.! " gumam Shezan tersenyum manis dibalik maskernya..


"Ya Qalbii...?? Kenapa manis sekali panggilan Itu...?? " batin Kyara mulai merona.


"zinah mata Abang....!! " ledek Zahra..


Kyara langsung melangkah mundur dengan wajah tertunduk malu.


"Ya Allah.. ini siksaan.. boleh nggak kakak ngusap kepala kamu yaa Qalbii...?? " gemas Shezan dengan tangan mengudara yang mengepal pelan ingin mengusap kepala Kyara..


"nggak boleh...!! " Zahra yang menjawab entah sejak kapan ia berdiri didepan Shezan.


Shezan beristigfar, sementara Kyara makin saja menunduk. wajahnya sudah merah bagai tomat beruntung ada cadar yang menutupi wajah merahnya..


"Abang ngapain kemari...?? kan belum hari ijab kabulnya...!! " sindir Zahra mendongakkan dagunya.


Shezan mencubit dagu Zahra yang menantangnya, "Abang kangen sama hati Abang yang tersayang !!"


"ooh... jadi Kyara hati Abang, itu sebabnya manggilnya


yaa Qalbii yang artinya hatiku? terus Ara apa...?? umi Apa...?? " tanya Zahra menantang.


"Umi Jantung Abang dan Ara lambung Abang.!! " jawab Shezan mencibir.


"Abangg.. kok Ara lambung sih...?? nggak terima...!!". rengek manja Zahra menghentakkan kakinya kesal tanda tak terima..


tawa Kyara lepas seketika dibelakang Zahra, Zahra melirik kesal Kyara yang menertawainya.


"kamu adalah Jantungnya Dafa Ara, apa kamu mau jadi serakah...?? hem...?? itu tidak baik Ara."


seketika Zahra terdiam dengan pipinya merona mendengar nama suaminya Dafa, Pria yang berhasil membuat jantungnya berdebar kencang Karna panggilan Humairah itu.


"Ayo Kita kerumahmu dek...! Umi sama Abi ada di Rumah mu bersama Papa dan Mamamu membicarakan perihal pernikahan kita!! ". ajak Shezan melirik Kyara yang masih cekikikan dibelakang Zahra.


Kyara terdiam saat Shezan menyebut Umi dan Abinya, Kyara tau bagaimana terhormatnya keluarga Maharza. tidak pernah Kyara bermimpi akan menjadi bagian Maharza sebab baginya mustahil.


"Umi sama Abi di Rumah Bunda...?? " tanya Zahra antusias.


"iya Ara... ayo masuk ke Mobil Abang ..!! "


Shezan memberi jalan untuk Kyara dan Zahra jalan duluan, tapi nyatanya Zahra yang melompat riang berlari ke mobil Shezan, tinggallah Kyara yang gugup berdua dengan Shezan padahal mereka di tempat terbuka.


"ayo yaa Qalbii...!!" ajak Shezan tersenyum manis dibalik maskernya tanpa melihat mata Kyara, ia hanya melihat sekilas saja.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2