Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
bau


__ADS_3

"usir dia... lain kali jangan biarkan dia masuk apapun alasannya... mengertiii......!!! " perintah dafa dengan dinginnya..


"Dafa... dafaa.... aku mencintaimu.... Dafa.... aku sudah lama mencintaimu tapi kenapa kamu malah menikahi wanita bercadar itu...? apa bagusnya dia... aku jauh lebih menarik darinya....!! " teriak Kikan tak karuan..


para karyawan dafa berbisik-bisik mencela kikan, Dafa mengepalkan tangannya giginya merapat hingga rahangnya mengeras...


"sabar boss.... demi anak boss....!! " bisik Bayu..


Dafa menarik nafas dalam-dalam saat ini dia ingin melepaskan diri dari amarahnya tadi beruntung ada bayu..


"apa kalian tidak bisa membawanya lebih cepat... kenapa malah drama hah. ..??" teriak Bara tiba-tiba..


"baik tuan....!! " jawab 2 satpam cepat..


"kau hanya wanita penghibur para pria dewasa.. jangan samakan diri kau dengan Nyonya kami... kalau kau tidak mau rahasiamu terbongkar ke publik jangan pernah muncul dihadapan boss ku...!! " ancam Bara dengan tegasnya..


wajah Kikan tak tau semerah apa lagi sekarang semua orang menatap jijik padanya..


Dafa tersenyum sinis dalam hatinya ber istigfar dan selalu mengatakan amit-amit cabang bayi anakku diperut Zahra..


"pergi....!! "usir bayu tersenyum mengejek..


Kikan tak bisa lagi berkata-kata, dia tak menyangka rahasia yang dia tutup serapat-rapatnya bisa di temukan oleh Bara..


Bara mendekati Dafa dan menunduk meminta maaf atas kejadian tak terduga tadi.


"tidak apa Bara.. aku yang menyuruhmu pergi mengurus anak buah kita... jadi ini bukan salahmu... !!" tegas Dafa..


"jika bukan karna Zahra sedang mengandung... Uuuhh.... sudah aku apakan wanita itu...!! " gumam Dafa menggeleng tak suka akan situasi sulitnya kini.


"bukankah itu hanya mitos Boss...?? " tanya Bayu pelan..


Bayu tau apa yang membuat Dafa begitu menjaga diri untuk tidak berkata kasar, atau main pukul,,


"yang jelas itu kepercayaan nyonya besar Satria.. jadi jangan berkata itu mitos...!! " sambung bara..


"sudahlah.. aku mau pulang". cetus Dafa berlalu meninggalkan kedua bawahannya itu..


bara dan bayu hanya menunduk sopan membiarkan dafa pergi..


"lalu bagaimana jika aku terancam...?? apa aku nggak boleh pukul orang...?? " gumam Dafa pelan didalam mobil..


"tidak apa... dengan begitu anakku tidak akan lemah nantinya... siapapun harus aku lawan jika itu menyangkut keselamatan anak dan istriku....!! " oceh Dafa lagi.


.


.


tibalah Dafa di mansion megahnya dan dengan santainya masuk ke Mansion..


"dimana istriku....?? " tanya dafa singkat pada pekerja mansionnya..


"di Rooftop Boss...!! " jawab mereka semua serentak..

__ADS_1


Dafa berlalu begitu saja dari mereka..


bukannya langsung mandi dafa malah menemui istrinya duluan..


"bahagia sekali". senyum tampan dafa mendengar gelak tawa Zahra dengan kiki, kyara .


"humairahku....?? " suara berat dafa menyapa..


Kiki dan Kyara terdiam, Zahra berdiri sambil tersenyum lembut Zahra mendekati Dafa menyalami tangan suaminya.


"apa yang kamu lakukan sayang....?? " gemas dafa mengusap pipi Zahra..


"kami buat kue tar... !!" jawab Zahra semangat..


Dafa terkekeh lalu mengecup lama kening Zahra hal itu membuat Kiki gemas dan kyara tersenyum senang saja.


"mana untuk aku...?? " tanya Dafa pura-pura merajuk..


"habib ada kok.... aku dan teman-teman aku buat 3 kue tar... satu buat Habib, satu buat kyara diberikan ke abang nantinya dan satu buat kami bertiga...!! " jawab Zahra lagi.


"Habib belum mandi ya...?? " tanya Zahra mulai dengan kebiasaannya mengendus-ngendus tubuh kekar suaminya.


Dafa menggaruk tengkuknya yang tak gatal istrinya ini memang tak suka dirinya memakai parfum...


"iiissshhh... udah berkali-kali aku bilang jangan pakai parfum itu... aku nggak suka...!! " kesal Zahra menutup hidungnya secepat kilat..


"jadi aku pakai parfum apa...?? " tanya dafa pelan..


"apa itu cel leleng...?? " tanya Dafa tak mengerti alias menggoda saja..


hal itu mengundang tawa kiki dan kyara, dafa melirik datar kedua wanita yang selalu menjadi teman istrinya itu.


"maaf.....!! " ucap Kiki dan Kyara kompak dengan wajah merah padam nya menahan tawa..


"pokoknya kamu mandi aja habib...aku mau makan PECEL LELE bukan cel leleng Ok..!! " ralat Zahra dengan penuh penekanan.


"iya itu makanan apa...?? " tanya dafa dengan suara sexy nya melembut.


"susah dijelasin Habib.. sana mandi.. kamu mau anak mu ngences nanti karna permintaannya nggak di turuti...?? "


"enggak... anak ku nggak boleh ngences." dafa menggeleng-geleng tak suka..


"maka nya cepat... nggak usah pakai parfum ya...!! " pinta Zahra semangat.


Dafa mengetuk-ngetuk pipinya tanda minta di kecup oleh Zahra, Zahra tetap menutup hidungnya dan mengecup cepat pipi Dafa.


"sana cepat.. kamu bau habib...." usir Zahra mual seketika..


Dafa kocar-kacir berlari menuruni tangga Kyara dan Kiki tertawa lepas, Dafa tau kalau Zahra udah mual maka akan sangat menyakitkan.


apalagi zahra mual karna bau tubuhnya hanya zahra yang bilang dia bau kata Viska itu sudah biasa bagi ibu hamil..


"cepat mandinya habib..." suara teriakan Zahra mengipas-ngipasin hidungnya sendiri..

__ADS_1


"kamu nggak apa Ara...?? " tanya kiki dan Kyara kompak..


Zahra berbalik masih mengipas-ngipasi hidungnya..


"emang suami kamu bau ya...?? " tanya Kyara menggoda..


"nggak bau sih.. tapi perut aku terasa di aduk-aduk mencium bau nya...!! " jawab Zahra jujur mengusap-ngusap perutnya..


"ya udah ayo kita turun....!! " ajak Kiki tersenyum lebar..


"kenapa...?? punggungmu sakit....?? " tanya kyara khawatir..


"punggungmu sakit ki...?? " tanya Zahra juga..


"nggak kok.. cuma dedeknya mau makan pecel lele.. belikan aku ya Ara... aku juga pengen makan pecel lele.. itu makanan kampung aku....!! " pinta kiki memelas..


Zahra tertawa kyara menepuk jidatnya sendiri..


"ayo... ayo....!! " ajak Zahra


Kiki memegang tangan zahra dan kyara menuruni tangga..


.


setibanya di lantai 6 ada pekerja yang menyambut mereka..


"maaf Nyonya Kiya dikamar nyonya sudah ada tuan shezan....!! "


"apa....?? " kaget Zahra, kiki dan Kyara..


"kok bisa...?? kan katanya Hubby mau ke luar negri...!! apa udah pulang ya...?? " Kyara menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal..


"udah... ayo dilihat....!! " ajak Kiki semangat..


Kyara menatap kesal Kiki..


"hei... aku hanya sekedar mengagumi suami kalian bukan mau jadi pelakor..!!" bela Kiki angkat tangan sambil terkekeh melihat wajah garang kedua wanita cantik itu..


"kita harus menikahkannya dengan seseorang..!! " seru Zahra tiba-tiba..


"setuju.." jawab Kyara semangat sambil mengejek Kiki yang terperangah dengan kata-kata mereka..


"silahkan nyonya...!! "


Zahra dan kyara berjalan meninggalkan Kiki yang masih mencerna kata-kata kiya dan Ara..


"hei... aku hanya bercanda...cabut kata-kata kalian.. lagian aku nggak punya calonnya jangan mengada-ngada.. aku mau menikah dengan pria yang aku cintai..!! " teriak Kiki tak terima sambil mengejar zahra dan kyara..


Zahra dan Kyara tertawa cekikikan, mereka berdua bertos ria..


.


.

__ADS_1


__ADS_2