Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
Ekstra Part -3


__ADS_3

Kini adalah hari pesta perayaan perusahaan JB Group yang semakin merambat di negara German.. bahkan pak handoko juga datang tapi hanya sebentar sekedar melihat Abbas yang hadir di pesta itu juga..


"Lihatlah habib... pak handoko membawa mainan baru lagi...!!" keluh Zahra menatap heran apa pesona putra kesayangannya itu..


Dafa terkekeh..


"Kita tidak akan bisa melawannya sayang...!! " bisik dafa mengecup pipi Zahra yang tertutup cadar..


Zahra hanya mendengus..


"kenapa acara ini seperti pesta ulang tahun anak kita.? mereka pada memberi hadiah untuk Abbas...!! " keluh zahra lagi.


"memang kenapa abbas banyak hadiah sayang..?? kamu bahkan sudah mengosongkan kamarnya...!! " tanya dafa lembut mengusap sisi kepala Zahra..


"aku hanya ingin anakku bisa menolong sesama jadi aku izin padanya supaya Abbas mau memberikan mainan lamanya pada orang yang membutuhkan....!! "


" iya itu bagus,, sepertinya abbas pembawa rezeky sayang". ujar dafa menatap serius anaknya yang tengah menyeringai lebar dengan jas mungil di tubuhnya..


"maksudmu apa habib....?? " tanya Zahra tak mengerti..


"rekan-rekanku bilang mereka memberi hadiah untuk Abbas,, hanya selang beberapa jam perusahaan mereka melejit pesat dari sebelumnya...!!! bukankah artinya anak kita memang pembawa rezeky...!!" jelas Dafa tersenyum manis..


Zahra menghela nafas saja,,,


"bagiku dia hanya putra kesayanganku... mau dia pembawa rezeky atau enggak aku nggak peduli kebahagiaannya prioritasku....!! "


Dafa tersenyum manis..


"kebahagiaan kalian segalanya bagiku....!! "


Zahra tersenyum dibalik cadarnya membalas perkataan Dafa..


"Oh iya aku mau nanya....? (Dafa menaikkan satu alisnya...) kenapa jessica jadi babysister Abbas..?? " tanya Zahra bingung.


Dafa pun mengangguk..


"karna abbas sangat susah dekat dengan orang baru hanya Jessica yang dia mau menjaganya...!! "


Zahra pun mengerti..


"tapi kenapa sama pak handoko Abbas nggak takut ya...?? "


"sayang... terkadang indra perasaan anak kecil itu sangat kuat.. dia tau mana orang tulus dan enggak tulus... kamu juga tau sendiri kan saat aku diluar negri Abbas tau aku pulang ? padahal aku sudah merahasiakannya darimu dan juga keluargaku...!! "


"jadi babysister yang kita rekrut waktu itu saat abbas malah memutar haluan tidak mau memilih satupun dari mereka itu karna mereka punya niat terselubung..? begitu maksudmu habib..?? sedangkan pak handoko.....!! "


Dafa mengangguk..


"iya sayang.. pak handoko hanya memberikan kasih sayangnya yang tulus seperti oma dan opanya berikan serta nenek dan kakeknya..


"aaah... anakku...!! " gumam Zahra merentangkan tangannya saat Abbas menatapnya..


Abbas berjalan dengan kaki kecilnya sambil tertawa lebar Abbas memeluk Umi nya..


"maaf nyonya.. Maaf tuan.. kami butuh satu mobil box untuk membawa semua hadiah Tuan kecil boss....!! " ujar Jessica dengan tundukan sopannya..


"silahkan.. jangan sampai ada yang terlewat.. anakku terlihat suka dengan mainan barunya..!? " sahut dafa


sementara Zahra menciumi wajah anaknya Abbas tidak pernah dikasih HP tapi zahra sering memutar bacaan ayat suci al-Qur'an untuk ketenangan anaknya itu dalam bermain..


"baik boss...!! saya permisi...!! " izin Jessica menunduk hormat pada Dafa juga Zahra..


Dafa mengusap kepala Abbas para tamu undangan menatap iri Adegan manis boss besar itu dengan istri dan anaknya.. sungguh keluarga bahagia..


"Kakak ipar....?? " sapa maryam tersenyum manis..

__ADS_1


Zahra mengecup pipi kiri dan kanan maryam begitu juga sebaliknya..


bayu berpelukan sebentar dengan dafa..


"bagaimana anak kalian...?? " tanya dafa..


"di Rumah boss bersama oma dan opanya. " jawab bayu..


Dafa pun tersenyum, mereka mulai bercengkrama serius sambil tertawa cekikikan.


"haii... sayang ku...?? " lammbaian Kyara bersama putranya Ashraf dalam gendongan Shezan..


"hai... Kiya...?? " balas Zahra tersenyum manis..


Kyara menciumi Wajah mungil Abbas, dan Zahra juga memainkan tangan Ashraf dalam gendongan abangnya..


"hai kak Kiya...?? " sapa maryam tersenyum manis..


"hai adik mungilnya dafa.. !!" balas kyara memeluk Maryam..


"mana kiki...?? apa belum datang...?? " tanya zahra melihat sekitar..


"iya.. biasa lah... bara dan daniah ketiduran dan lupa kalau ada undangan pesta hari ini. pasti kiki sudah mengeluarkan ekor 9 nya mengamuk pada suaminya.. hahahaha...!! " tawa lepas Kyara..


Zahra hanya menggeleng kepalanya..


"bahkan julukan rubah berekor 9 itu udah sampai ke telingamu Kiya...?? "


"apa sih yang nggak kami tau...!! " senyum manis kyara...


"itu kak kiki...!! " tunjuk Maryam


Kyara dan Zahra melihat arah tunjuk Maryam dan saling melambai tangan dengan kiki Bara juga sedang menggendong Daniah.. si putri kesayangan nya..


Kyara, Zahra, Maryam dan kiki bercengkrama ria di kursi khusus mereka, Abbas sudah berpindah tangan ke Dafa. para suami mereka malah bertemu rekan kerja sambil membawa anaknya


sedangkan sha-sha di rumah Maharza masih dalam masa nifas habis melahirkan jadi tidak bisa hadir dipesta ini..


"anak mu luar biasa dafa...!! " puji rekan kerja dafa sekaligus teman dafa juga.


"iya.. dia memang luar biasa... jagoan kami...!! " sambung Dafa mengusap kepala Abbas yang terlihat tenang-tenang saja di kerumunin rekan kerja Abi nya...


"Abbas nggak nangis...?? berarti mereka semua tulus...!! " batin dafa tersenyum melihat tatapan anaknya yang memperhatikan saja rekan-rekan kerja nya..


"apa dia nggak pernah menangis daf...?? "


"pernah...!!" jawab dafa terkekeh dengan pertanyaan konyol temannya itu..


"karena apa .?? "


"kalau dia sedang tidur diganggu atau bahkan dikejutkan dia bakalan nangis kalau lagi lapar dia diganggu maka dia akan menangis kencang...!! " jawab dafa


"susah menenangkannya...?? "


"nggak.. hidupkan aja di hp surat al-Kahfi... maka dia akan diam dari tangisnya...!! "


"waah.....!! " decak kagum semua orang..


pesta tetap berjalan lancar...


"bagaimana keadaan Kakakku kiya...?? " tanya Zahra serius.


"baik... kakakmu di jagain kak Rivky kok.. terkadang kak rivky libur kerja demi kak Sha-sha dan putri mungil mereka...!! kadang gantian umi sama abi yang menemani kak sha-sha "


"siapa nama anak mereka...?? " tanya Kiki

__ADS_1


"hm... nama anak kak sha-sha siapa...?? terakhir kita lihat di Rumah sakit.. itu pun belum dikasih nama...!! " timpal maryam semangat..


"Aristawati selina Maharza....!! " jawab Kyara semangat..


"waaah... cantik sekali...!! " puji Zahra tertawa senang..


"akhirnya abi dan umi punya cucu perempuan ya Kakak ipar....!! " cengir senang Maryam..


Zahra mengusap pipi maryam yang tertutup cadar..


ke empat wanita cantik itu sudah bercadar sesuai permintaan suami mereka masing-masing..


"mi.. mi.. mi....!!!" oceh menggemaskan Abbas tiba-tiba..


Dafa yang memegang tangan abbas terkekeh..


"Sayang....?? anak umi....?? kok jalan....?? " tanya lembut Zahra tersenyum manis sambil berjongkok dan merentangkan tangannya..


Abbas menyeringai lebar dan memeluk umi tersayangnya..


Dafa tersenyum saja melihat itu..


"maaf sayang... dari tadi abbas merengek memanggilmu... !!"


maryam, Kyara dan kiki mengusap kepala Abbas yang tengah tertawa lebar, hanya beberapa menit mereka bercengkrama suami mereka sudah datang bersama anak-anaknya. maryam yang lagi tidak bawa anaknya jadi hanya dijemput suaminya Bayu buat makan berdua, mau tau mau mereka berpencar ke berbagai arah..


"Anak kita hebat sekali sayang.. dia nggak takut didekati banyak orang...!! " puji dafa bangga merangkul pinggang Zahra dengan posesif..


"mam.. mam.. mamm.. mamm....!! " oceh abbas dengan tawa riangnya..


"ooh.... pantas aja sibuk nyari umi nya... ternyata lapar ya...?? " tutur dafa terkekeh gemas..


Zahra tertawa..


"umi nggak bawa dot abbas sayang.. Sabar ya.. Kita cari tempat aman...!! " ujar lembut Zahra menciumi pipi menggemaskan Abbas yang memiliki paras cantik..


seolah mengerti Abbas menyeringai lebar dengan senangnya bahkan menjerit dengan suara khasnya hal itu mengundang tatapan takjub semua para tamu undangan..


Dafa mencium gemas pelipis Zahra yang telah melahirkan anaknya yang super menggemaskan itu..


"terimakasih sayang....!! " ucap dafa sambil membawa Zahra ke ruangan khusus pesta.


"buat apa habib...?? " tanya Zahra sambil melihat situasi sekiranya aman buat dirinya membuka resleting depan gaun pesta nya yang dibuat khusus Butik ternama mertua nya(Siti_ Mama Dafa ) buat Zahra...


saat tiba di tempat aman..


Zahra langsung mengangkat Pasmina panjangnya menurunkan resleting depan gaunnya dan memberi Asi anaknya yang tengah kelaparan tapi tidak menangis..


"karna sudah memberiku Abbas....!! " jawab dafa tersenyum manis membuka cadar Zahra dan mencium pipinya..


tetap saja pipi Zahra bersemu merah padahal itu bukan pertama kalinya dafa merayu nya..


"humairahku yang menggemaskan...!! " gemas Dafa mencubiti hidung Zahra melihat pipi merah zahra..


Zahra tersenyum malu, mereka pun berciuman didepan Abbas yang terlihat biasa saja menatap mereka..


"astagfirullahal adzim habib...!! " Zahra tersadar mendorong pelan Dafa..


"kenapa sayang...?? " tanya dafa bingung..


Zahra melihat Abbas, otomatis Dafa juga melihatnya lalu berdecak kesal..


"maaf humairahku.. aku mengotori otak suci nya. .!!" ucap dafa merasa bersalah


namun dirinya malah terperangah melihat anaknya yang biasa saja menatap mereka sambil meminum asi umi nya..

__ADS_1


.


.


__ADS_2