Gadis Pemikat Hati

Gadis Pemikat Hati
VC dalam rapat


__ADS_3

"Aku jadi kangen Dafa." gumamnya pelan.


Kyara terkekeh, "nanti aja habis sarapan....!! "


tak lama kemudian Aira dan neneng datang membawa salad buah dan susu bumil untuk 2 wanita kesayangan maharza.


"udah sampai... ayo di minum ya....!! " pinta aira semangat..


Zahra mengendus susu itu hal itu membuat kyara dan aira tertawa geli, neneng menahan tawa...


"kamu nggak bisa minum sayang...?? harus diminum loh.. anak mu butuh nutrisi...!! " gemas aira mengusap kepala zahra..


"nggak tau kenapa ara nggak suka bau nya umi... ara minta belikan yang rasa coklat aja ya...?? " rengek zahra memelas.


"iya... sekarang minum apa yang ada dulu ya...?? " pinta kyara serius..


"non ara dan non kiya bertolak belakang ya.. Non ara mau nya coklat dan non kiya malah nggak mau coklat...!! " kekeh neneng..


"aah.. iya juga ya.. karna kyara minta yang putih maka nya shezan belikan yang susu putih...!!" sahut aira juga tersenyum gemas..


"nanti kalau nggak bisa gimana...?? " tanya zahra melirik tajam susu putih yang tak bersalah itu..


seolah susu itu bersalah sudah membuatnya merasa mual..


Kyara tertawa lepas, neneng gemas melihat itu. aira tetap memaksa zahra meminumnya demi kesehatan si bayi..


"nggak mau umi...!! " tolak zahra merengek bak anak kecil yang tak mau dipaksa.


"sudahlah umi.. jangan dipaksa... bibi tolong belikan susu bumil yang rasa coklat ya.. Kiya mengerti apa yang dirasakan ara.. sama seperti kiya yang nggak mau minum susu coklat... itu memualkan sekali umi... kiya pernah coba mengendusnya malah jadi kiya yang bolak-balik kamar mandi karna mual...!! "


"baiklah.. umi nggak akan maksa.. buahnya dimakan ya...!! " pasrah aira..


Zahra tersenyum manis tapi jemari tangannya menutup hidungnya enggan mencium aroma susu putih itu.


"ya sudah neneng belikan dulu ya nyonya...!! " selah neneng tiba-tiba.


"iya neng.. aku ambilkan uangnya .!"


Neneng mengangguk...


"dihabisin ya...!! " pinta aira penuh penekanan.


"umi ini susunya awasin...!! " Zahra berbicara dengan nada tak jelas karna hidungnya di tutup..


"hidung ara sensitif umi.. awasin aja...!! " sahut Kyara tersenyum manis...


"kamu minum sayang ". pinta aira ke kyara..


kyara menggeleng-geleng kuat sebenarnya kyara tidak mau minum susu tapi demi si anak dia meminumnya walau tidak mau.


Zahra tertawa lepas melihatnya tapi hidungnya masih tertutup..


"kenapa sih...?? kok juga nggak mau kan sehat...!! " tanya aira bingung.


"Kiya minum satu gelas aja udah mukjizat umi.. minum 2 bisa-bisa pingsan duduk kiya umi...!! " jelas kyara dengan nada manja nya..


aira dibuat bingung, "terus siapa yang minum...?? "


"umi....!! " kompak mereka berdua..


neneng tertawa...


"umi kan nggak hamil sayang... umi nggak mau lah..!!" tolak aira tak mau..

__ADS_1


"terus siapa...?? " tanya kyara bingung..


mereka kompak melirik neneng, neneng terdiam..


"nggak mau non... nyonya.. bibi nggak bisa...!! bibi juga nggak hamil...!! " tolak neneng yang tau arti tatapan mereka bertiga..


"minum neneng.. mubazir kalau dibuang....!! " goda aira semangat..


"ayo bi... minum...!! " pinta zahra semangat..


"ayo bi.. sehat loh... hehehe...!! siapa tau nanti bibi cepat dapat jodohnya.. dari dulu menjanda muluk...!! " sahut kyara tak kalah semangat..


mereka tertawa cekikikan alhasil mereka tersenyum puas nenenglah yang meminum susu ibu hamil itu.


"ayo neneng... nanti aku kasih hadiah untukmu...!!" ajak aira..


"hadiah apa Nyonya...?? " tanya neneng masih dengan raut wajah pias..


"uang tunai...!! " jawab aira lagi..


neneng masih mengusap-ngusap tenggorokannya yang terasa tak enak sebab menelan susu bumil itu.


"iya bibi.. ini kiya juga udah siap minum.. hehe.. tolong bawakan kedapur ya bi...?? " cengir kyara memberikan gelas susu bumil nya..


"iya non...!! " sahut neneng patuh..


.


.


.


"aku hubungi habib aku dulu ya...?? " semangat zahra..


"sana pergi.. kamu cari aja suamimu...!! " usir zahra..


kyara mengerucutkan bibirnya, "dasar pelit...!! "


"biarin. " cibir zahra tak peduli umpatan kyara..


kyara pun pergi dari kamar zahra dengan menghentak-hentakkan kakinya kesal tak dibolehkan mendengar pembicaraan zahra dengan suami sensasionalnya..


dengan sumringahnya zahra melakukan VC dengan suaminya..


"awas aja nggak angkat habib.. aku omelin panjang kali tinggi entar...!! " gerutu zahra sebelum mencari nomor kontak suaminya..


Zahra pun menghubungi Dafa yang sedang rapat HP Dafa sedang ada dimeja Rapat yang panjang Dafa menghadap layar tancap duduk tenang dengan ekspresi nya yang tak terbaca..


"Boss....!! " bisik bara..


"hm....?? " sahut dafa malas..


"nyonya Satria menghubungi boss....!! " bisiknya lagi..


Dafa terduduk seketika tentu saja bawahannya makin tegang dan ketakutan saat dafa tiba-tiba duduk tegap..


tadinya dafa duduk sambil menyandarkan punggungnya di sandaran kursinya..


"diam....!! " perintah bara


mereka pun diam yang melakukan presentasi pun berdiri ditempat dia takut ada kesalahan keringat membasahi dahi mereka..


seketika mereka terdiam bagai patung saat Dafa mengangkat panggilan vidio..

__ADS_1


Bara langsung menjauh dari dafa dia tau istri boss nya pasti tidak pakai jilbab sungguh asisten yang sangat pengertian yang tau situasi tanpa diberi perintah.


"assalamualaikum habib....!! " salam manis zahra.


"wa alaikum salam humairahku tersayang.." balas dafa dengan senyum tampannya..


diam...


semua orang diam dalam keterkejutan yang luar biasa.. habib..? humairahku tersayang..? mereka bertanya-tanya siapa yang berbicara dengan boss datar bak triplek mulus itu.. penasaran pada orang yang bisa membuat seorang dafa menjadi manusia normal..


"kenapa lama sekali jawabnya...?? " tanya zahra dengan wajah yang dibuat seimut mungkin..


Dafa terkekeh..


bagai terkena badai Es. karyawan di ruang rapat itulah yang memucat saat ini...


apa yang terjadi apa boss impian itu sudah punya kekasih..?? humairahku...?? panggilan apa itu pikir mereka semua..


"aku sedang rapat sayang... kamu sedang apa...?? " tanya dafa lembut dengan senyum tertampannya..


bagai dapat rezeki nomplok para wanita malah berdebar kencang melihat boss besar mereka tersenyum..


"aku kangen kamu habib... kapan pulang..?? " tanya zahra merengek manja..


"hmmm.. aku juga sayang... tapi besok belum bisa.. mungkin lusa baru bisa pulang...!! " jawab dafa lesu...


Zahra hanya bisa menghela nafas panjang..


"kerjaan kamu banyak banget ya...?? pasti capek iya kan...?? "


"iya sayang.. tapi lihat kamu udah hilang capek aku! " jawab dafa lagi..


"vitamin kamu gimana...?? harus diminum ya...!! aku nggak mau kamu sakit... !!" omel zahra lagi..


Dafa tersenyum manis..


"iya Sayangku yang bawel.. aku akan minum vitaminmu.. karna banyak aku bagi-bagi sama bara.. nggak apa kan...?? "


"hm.. iya nggak apa.. Bara juga nggak boleh sakit.. nanti kamu nggak ada yang nolongin kerja..!! "


sedangkan bara hanya mengutuk dalam hati siapa yang mau sakit...


"okeh...!! " senyum 1000 watt dafa.


"coba lihatin aku bagaimana suasana rapatmu..?? pasti mereka jadi patung saat ini ya..?? " tebak zahra terkekeh lucu..


Dafa melirik karyawannya segera mereka semua menunduk..


"Entahlah mereka semua yang diam.. !!" elak dafa..


sedangkan karyawannya hanya diam ingin rasanya mereka bersuara bukankah boss yang minta mereka diam. yaaah.. boss besar selalu benar..


"ya udah.. cepat perlihatkan...!! " pinta zahra semangat.


"emang kenapa sih...?? lagian kamu nggak pakai jilbab...!! pakai dulu jilbab dan cadarnya...!! "


"iihh.. bentaran doang.. cepetan. kamera belakang aja udah...!! " rengek zahra lagi..


Dafa pun menuruti kemauan istri tersayangnya itu bisa apa dia kalau sang maha ratu sudah memberi perintah..


.


.

__ADS_1


__ADS_2