Gairah Panas Kakak Ipar

Gairah Panas Kakak Ipar
BAB 43 : Surprise


__ADS_3

Suasana kembali senyap ketika Della menjaga jarak dari Raka, gadis itu duduk di kursi meja riasnya sementara Raka duduk di pinggir ranjang.


Keduanya kini sibuk berkutat dengan keyboard ponselnya masing-masing tapi tetap saja Raka sesekali meliriknya dari ekor mata.


"Dell... Udah hampir jam 12 nihh, ayo kita siap-siap kasih surprise buat kakakmu!" Ucap Raka berdiri didepan Della menatapnya dari pantulan cermin.


Sekilas Della melirik kearah jam di ponselnya lalu berkata, "Ohh iya kak!"


Raka lalu mengambil kuenya kemudian tersenyum pada Della, "Kok kakak deg-degan ya Dell.... "


"Itu wajar aja sih kak! Ya udah hape kakak mana, biar Della yang videoin!"


Raka mengiyakannya dia menyerahkan ponselnya pada Della, terlihat jelas wallpaper ponselnya adalah foto pernikahan Raka Dan Mala sebagi backgroundnya sungguh dia memang pria yang romantis.


"Sandinya apa kak?" Tanya Della


"Ulangtahun kakakmu!" Jawabnya cepat.


Saat Della mencobanya dan itu benar-benar berhasil, sekali lagi Della menyaksikan salah satu kebucinan Raka dan berhasil membuatnya geleng-geleng kepala karena teringat prank tadi.


"Oke kak! Udah... Tinggal 3 menit lagi, kita keluar aja sekarang terus aku bakal mulai videoin dari belakang!"


"Oke-oke!"


Della membukakakan pintu untuknya karena dia sudah repot memegang kue tersebut, Kini mereka berdua sudah berdiri didepan pintu kamar Mala.

__ADS_1


"Ketuk Dell.... " Suruh Raka


Tok... Tok... Tok...


Ia mengetuk tapi tak ada jawaban.


"Kak Mala mungkin udah tidur pulas kali kak!" Della menerka tapi kemudian Raka berkata, "nggak mungkin, ketuk lagi Dehh.... "


Tok... Tok... Tok....


"Kakak... Kakak udah tidur ya? Kak Ini aku, buka pintunya dong.... " Panggilnya.


Awalnya Della ingin mengetuk pintu lagi setelah tak mendapat respon apapun dari kakaknya hingga gagang pintu bergerak barulah ia bertukar pandang dengan Raka sambil bersiap-siap untuk merekamnya, Raka juga sudah menyalakan lilin diatas kue tersebut.


"Happy birthday to you... Happy birthday day to youu... Happy birthday istriku!" Raka langsung menyanyikannya.


Wajah Mala tampak amat sangat terkejut, dan tanpa ia sadari air matanya jatuh begitu saja, semua itu berhasil terekam di ponsel Raka yang ada ditangan Della.


"Happy birthday kak Mala!" Ucap Della.


"Aaa ya ampun! Kalian ini.... " Timpal Mala masih dalam keadaan terharu.


"Tiup dulu lilinnya sayang!" Pinta Raka.


Setelah lilin mati, Della juga sudah selesai merekamnya, "pegang dulu Dell.... " Raka menyerahkan kue itu pada Della, rupanya ia ingin memeluk Mala, "Happy birthday ya sayang! Semoga hal-hal baik selalu menghampiri kita! Cup!" Ucapnya sambil mengecup kening Mala kemudian memeluk istrinya itu.

__ADS_1


"Ya ampun sumpah aku lupa kalau hari ini aku ulangtahun, makasih ya sayang! Makasih juga Dell.... " Air mata Mala terus mengalir membuat Raka tak tega dan segera menyekanya.


"Iya kak!" Jawab Della.


"Sama-sama sayang!"


Muahhh muahhh ummahhh....


Tepat didepan Della Raka mengecup berkali-kali bibir Mala membuat Mala sendiri langsung salah tingkah karena ulahnya.


Tapi kemudian Mala menghentikannya,"Aduh sayang, udah ihh malu di lihat Della!"


"Lahh ngapain malu, Della tau sendiri kok kalau kita ini bukan pasangan ilegal!"


"Tetap ajalah aku malu! Ohh iya Dell... Jadi tadi itu kamu bohong sama kakak?"


Rupanya Della termenung sejak tadi dia barulah tersadar saat kakaknya menyebut namanya, "Ehm? Iya kak maaf! Namanya juga mau ngasih surprise kak, kalau kakak tau lebih awal kan bukan surprise lagi namanya!"


"Kakak udah duga, kamu tadi emang aneh banget! Kita itu udah tinggal serumah sebelumnya loh Dell... Jadi kakak bisa tau saat kamu bohong!"


"Iya kak! Della minta maaf, tapi yang penting surprisenya berhasil dong!"


Mereka saling melempar senyum bahagia, tapi kali ini Della tampak memaksakan lekukan senyuman itu disudut bibirnya.


Dia seperti tak nyaman berada diantara sepasang suami istri itu didepannya, apalagi ketika melihat Raka memeluk Mala tadi.

__ADS_1


__ADS_2