
Kali ini Della yang terdiam, pasalnya ini kos cewek jadi tidak mungkin ada cowok yang datang di jam segini tapi kenapa wanita didepannya malah bertanya soal Raka, bukannya langsung pergi mencari kakak iparnya itu kerumah?
"Kak Raka nggak ada di sini kak! Kalau boleh tau, Kakak siapanya kak Raka?"
"Aku... Aku temannya Raka! Teman kantornya!" Jawabnya.
"Ohh teman kantor! Terus kakak bisa tau alamat aku dari mana?"
"Hmm... Aku pernah lihat Raka masuk kesini! Kamu adiknya Raka kan? Kenalin nama kakak Elisa! Nama kamu siapa?" Ucapnya sambil menjulurkan tangan ingin berkenalan.
"Aku Della kak! Adik iparnya kak Raka! Ohh iya... Masuk dulu kak! Nggak enak bicara disini!" Ajak Della.
"Nggak usah! Kakak udah mau pulang kok, tapi kamu bisa kasi kakak alamat lengkapnya Raka nggak? Kakak nggak bisa telfon dia padahal ada yang mau kakak bicarain sama dia!"
"Kalau boleh tau, mau bicarain apa kak? Nanti biar Della yang sampein ke kak Raka!" Tanyanya penasaran.
"Nggak bisa Dell, ini sangat penting! Jadi harus dibicarain sama orangnya langsung!" Katanya.
"Ohh!"
Della lalu memberikan alamat Raka pada wanita itu, dia lalu pamit pulang setelahnya. Della kemudian kembali rebahan diatas kasur.
__ADS_1
HAHAHAH... Tiba-tiba Della tertawa terbahak-bahak.
"Dia pasti penipu, Hahah.... Katanya teman tapi kok nggak tau alamat rumah malah taunya alamat kosku! Anehh.... Rasain tuh alamat palsu." Gumamnya.
Rupanya Della sengaja melakukannya pada Elisa, wanita itu malah nyasar di gang yang terlihat begitu gelap dan sunyi seperti tak ada tanda-tanda kehidupan.
"Hufhh... Bisa-bisanya aku di bodohin sama anak kecil!" Gerutu Elisa didalam mobilnya.
Dia kemudian memutar balik, sambil terus menelfon Raka tapi nomornya selalu tidak aktif.
Elisa semakin kesal sekarang.
...***...
Namun selama sepekan itu, dia masih sering telfonan dengan Raka, bahkan keduanya selalu melakukan video call s*x dibelakang Mala yang semakin membenci mereka berdua.
Mala tau, bersikap tegar itu rasanya sangat sakit, bahkan sakitnya sampai ke ulu hati. Mungkin karena masalah itulah akhir-akhir ini perutnya selalu sakit.
Dia ingin pergi ke dokter kandungan tapi hubungannya dengan Raka selalu saja seperti perang dingin, tak ada yang berakhir baik setiap kali mereka bertengkar.
Perutnya juga semakin membesar, 7 minggu lagi dia sudah melahirkan begitu prediksi dokter saat chek up terakhir kali. Jadinya Mala memutuskan mulai besok ia akan resign dari pekerjaannya dan fokus pada kehamilannya saja.
__ADS_1
Lain halnya dengan Mala, Della sekarang tengah istirahat setelah satu ujiannya sudah selesai, sambil memperhatikan teman-temannya tengah mengobrol, bahkan bergosip Della sesekali melirik Daniel, cowok itu sampai sekarang belum pernah mengajak Della bicara, sekedar saling sapa saja tidak.
Dia benar-benar merubah sikapnya pada gadis ia yang ia suka, meskipun tak nyaman tapi Della berusaha untuk tidak peduli.
Ketika ujiannya selesai, Della berjalan sendirian pulang menuju kostnya ditengah terik matahari yang begitu menyengat kulit, Daniel lewat begitu saja bahkan dia sama sekali tak melirik Della.
"Dasar! Cowok mah sama aja, kalau udah ada yang baru, pasti teman lama bakal dilupain!" Ujarnya dipinggir jalan.
Dia terus bergumam sampai didepan kostnya, hingga matanya melebar ketika kelihat sosok yang tak asing di matanya.
Yah... Wanita itu lagi, wanita yang pernah datang mencari tahu keberadaan Raka.
Dengan malas Della menghampiri wanita yang kini duduk didepan pintu kosnya.
"Mau cari kak Raka lagi kak?" Tanyanya.
Elisa mendonggak lalu kemudian berdiri berhadapan dengan Della.
Wajahnya tersirat emosi yang meluap-luap, Bahkan sorot matanya begitu tajam memandangi Della, "Bisa-bisanya yah aku tertipu sama kamu! Padahal cuman minta alamat aja lohh... Kok bisa sih? Apa sesulit itu ngasih alamat yang bener Dell?"
"Lahh siapa juga yang mau ngasih alamat lengkap sama penipu? Katanya teman tapi kok biar alamat rumahnya aja nggak tau!"
__ADS_1
Elisa menggertakkan gigi, "Okee... Aku emang bukan teman kantornya, tapi kamu mau tau yang sebenarnya kan? Aku simpanan kakak iparmu! Kamu pasti kaget kan? Yah... Kakak iparmu emang kayak gitu, dia awalnya ngaku jomblo tapi ternyata udah beristri! Jadi sekarang aku minta alamat lengkapnya, aku mau ketemu langsung sama istrinya!" Ungkap Elisa
Della langsung melongo mendengar itu semua.