Guardian Flower

Guardian Flower
Kabur!


__ADS_3

Lionel terus saja mengumpat kala melihat beberapa penjaga sudah ada di depannya. Liara yang masih berada didalam gendongan Lionel terlihat sama paniknya, gadis itu kian mengeratkan pelukannya di leher pria itu, bahkan sudah menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Lionel saat pria itu kian mengangkat tubuhnya lebih tinggi.


Liara merasakan tubuhnya terguncang, dia ingin melihat apa yang sedang terjadi tapi Lionel tidak membiarkannya menjauh dari ceruk lehernya. Lionel terlihat sedikit berlari, kaki panjangnya melangkah cepat membawa Liara menjauh dari kejaran para penjaga.


"Aku turun aja deh, aku bisa la-,"


Krieet Braakk!


Bibir Liara mengatup rapat saat Lionel membawanya semakin menuju lantai 3 kapal. Mereka berdua terlihat kelelahan, ralat bukan berdua tapi hanya Lionel yang sudah basah dengan keringat. Dia harus mencari jalan lain untuk bisa berada di tempat ini, walaupun harus memutar dan mencari karena para penjaga sudah mengepungnya dari setiap lorong.


"Turunin!"


Liara memberontak didalam gendongan Lionel, gadis itu terlihat begitu terpesona melihat keindahan yang disajikan didepan matanya. Liara berlari kecil menuju penghalang kapal, kedua tangannya berpegangan erat pada besi di depannya- kedua matanya berbinar menatap liar ke arah lautan luas sejauh mata memandang.


"Princess menjauh dari sana!"


Lionel segera mendekat pada Liara setelah dia mengunci pintu masuk, mengantisipasi orang orang yang mengejarnya tidak bisa menyusul mereka. Mungkin mereka bisa masuk lewat jalan lain, tapi setidaknya itu bisa mengulur waktu. Lionel meraih lengan Liara, merekatkan tubuh kecil gadis itu kedalam dekapannya.


Kedua mata Lionel mengedar liar, membawa gadis yang ada didalam dekapannya menjauh dari pembatas. Liara yang tidak bisa berbuat apa pun hanya pasrah kala tubuh kecilnya dibawa Lionel dengan paksa.

__ADS_1


Kecil? boncel, cebol!


Banyak kata yang pernah Lionel ucapkan saat berhubungan dengan tubuhnya, padahal menurutnya tinggi badan yang dia miliki cukup tinggi untuk ukuran gadis seusianya.


"Jangan pernah mendekati pembatas tanpa sepengetahuanku!" Lionel berkata tegas, dia melepaskan dekapannya setelah mereka berada di salah satu sekoci kecil yang ada di lantai tiga.


"Kita segera harus keluar dari sini!" Lionel sedikit menjauh dari Liara, dia bergerak mendekat ke arah sekoci dia menatap ke arah dasar- sangat dalam, cukup bisa membuat para penakut dengan ketinggian dan dalamnya air memekik keras.


Tapi tidak untuk dirinya, ketinggian dan kedalaman air sudah biasa dan menjadi teman hidupnya selama beberapa tahun ini, sebelum dia menyusul gadis nakalnya ke negara orang.


"Apa kita bakalan lompat?" tanya Liara ngeri.


"Iya, mau bagaimana lagi. Aku akan menurunkan sekoci ini lalu kau akan turun lewat tali agar bisa sampai ke bawah," ujarnya santai.


Liara mendelik, dia menatap tidak percaya pada pria yang tengah berusaha mendorong kapal kecil yang tidak jauh dari mereka berdua.


BRAAAKK!


BRAAAKK!

__ADS_1


BRAAAK!


Gadis itu kian mendelik kala mendengar gedoran pintu masuk ke lantai tiga kapal ini. Gadis itu terlihat panik, dia mendekat pada Lionel dan meraih lengan pria yang masih sibuk sendiri dengan sekoci curiannya.


"Mereka udah di depan pintu, kita harus gimana dong?!" kepanikan Liara berhasil membuat Lionel menoleh, pria itu menatap ke arah pintu masuk yang sudah bergetar akibat gedoran orang orang dibaliknya.


"Ayo kita turunkan sekoci ini, setelah itu kau harus turun terlebih dahulu. Jangan membantah! ikuti perintahku kalau kau ingin kita berdua selamat!" Lionel menatap serius pada Liara, dia kembali terfokus pada sekoci setelah melihat Liara mengangguk kaku karena didalam hatinya ada rasa takut serta khawatir.


Bagaimana tidak khawatir, bagaimana caranya dia turun dan naik ke atas sekoci itu hanya dengan satu tali. Apa Lionel pikir dirinya siluman laba laba seperti pria itu saat memasuki kamarnya tanpa izin.


'Awas aja kalo gue sampe nyemplung ke laut!' gerutunya dalam hati.




**NGAJAK KABUR JALUR EKSTRIMπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


MAAF KALO PENDEK, JAN NGOMEL YA OTHOR BERUSAHA UP HABIS NGURUSIN NIKAHAN ADEK😘😘😘**

__ADS_1


__ADS_2