
Nisa memarkirkan mobil yang di kendarai, tepat di depan halaman rumah sederhana yang dirinya tuju. Kemudian Nisa turun dari dalam mobil dan bergegas menuju pintu rumah yang menjadi tujuannya.
Beberapa kali Nisa mengetuk pintu rumah tersebut, namun tidak ada tanda tanda pintu tersebut akan di buka dari dalam.
"Ya ampun aku lupa, kenapa juga aku harus mengetuk pintu, jika aku memiliki kunci rumah ini," ucap Nisa sambil tersenyum, saat menyadari jika dirinya memiliki kunci cadangan rumah tersebut.
Kemudian Nisa mengambil kunci yang di maksud, yang dirinya simpan di dalam dompet miliknya.
Lalu Nisa membuka pintu tersebut dan langsung masuk ke dalam rumah tersebut.
"Kevin sayang," panggil Nisa saat sudah berada di dalam rumah.
Kemudian meletakan tas dan juga paper bag, yang ada di tangannya di atas meja ruang tamu, paper bag yang berisi makan yang Nisa beli ketika ingin mengunjungi rumah di mana sekarang dirinya berada.
"Pasti belum bangun," ucap Nisa lalu melangkah kan kakinya menuju kamar yang jaraknya tidak jauh dari tempatnya berada.
Lalu Nisa memegang gagang pintu kamar tersebut, lalu memutarnya, untuk membangunkan pria yang tadi di panggilnya Kevin.
"Sayang ini sudah siang ba–" Nisa tidak jadi meneruskan ucapannya saat sudah membuka pintu kamar tersebut. "Kevin!" teriak Nisa dengan kencang dan suaranya memenuhi kamar tersebut, di mana di dalam kamar tersebut ada pria dan wanita yang sedang tidur sambil berpelukan, dan tanpa menggunakan busana.
__ADS_1
Nisa melangkahkan kakinya mendekati tempat tidur di mana pria dan wanita yang berada di atas tempat tidur masih terlelap.
"Kevin!" teriak Nisa dengan kencang sambil memukul pria yang berada di atas tempat tidur saat emosinya tidak bisa di kontrol.
Kemudian pria tersebut perlahan membuka matanya, begitu pun dengan wanita yang tidur di pelukannya.
Plak!
Tamparan mendarat di pipi pria yang di panggil kevin oleh Nisa, membuat pria tersebut langsung beranjak dari tidurnya, tapi tidak dengan wanita yang berada di atas tempat tidur, yang meraih selimut untuk menutupi tubuh polosnya.
"Kevin, apa yang kamu lakukan ini?" tanya Nisa dengan air mata yang mulia menetes dari pelupuk matanya, melihat pria yang sangat di cintai nya tidur bersama dengan wanita lain.
Namun pria yang di panggil Kevin oleh Nisa, tidak menanggapi pertanyaan, yang sekarang turun dari tempat tidur dan mengenakan celana miliknya yang tercecer di lantai.
Namun lagi lagi kevin tidak merespon apa yang di katakan oleh Nisa. Karena sekarang dirinya yang sudah mengenakan celana, menarik tangan Nisa, dan membawanya keluar dari kamar tersebut.
"Kevin sakit! Lepaskan tanganku," ucap Nisa saat Kevin menarik tangannya dengan kencang.
Setelah keluar dari kamar, Kevin melepas tangan Nisa dan mendorong nya hingga Nisa mundur beberapa langkah.
__ADS_1
"Aku melakukan ini semua karena kamu Nis!"
"Aku?"
"Iya, tentu kamu, coba saja semalam kamu tidak membohongi aku, dengan menyuruh orang membawa koper kosong untukku, tentu saja aku tidak akan melakukan ini,"
Mendengar apa yang Kevin katakan, Nisa coba untuk menghentikan tangisnya dan menghapus air matanya.
"Apa yang kamu katakan sayang, aku sama sekali tidak mengerti," ujar Nisa setelah menghentikan tangisnya.
"Sudahlah jangan membohongi aku lagi, jika kamu tidak ingin memberikan uang, setidaknya kamu jangan membohongi aku dengan menyuruh orang lain menemui ku dan memberikan koper kosong,"
"Menyuruh orang, apa maksud kamu sayang?" tanya Nisa lalu meraih tangan Kevin. "Aku ke datang ke sini hanya ingin mengantar uang yang biasa kamu minta, untuk modal usaha kamu sayang," jelas Nisa membuat Kevin langsung melepas tangan Nisa yang masih menggenggam nya.
Kemudian Kevin menuju ruang tamu di mana tas Nisa berada, di ikuti oleh Nisa dari belakang.
Senyum tersungging dari ke dua sudut bibir Kevin, ketika melihat uang yang ada di dalam tas Nisa.
"Sekarang kamu cepat pergi dari sini, sebelum ke dua orang tuamu mengetahui keberadaan mu," perintah Kevin namun tidak di hiraukan oleh Nisa yang tiba tiba memeluknya dari belakang.
__ADS_1
"Aku dan juga anak kita merindukan kamu sayang,"
Bersambung.........................