Hanya PEMUAS

Hanya PEMUAS
Babi Ngepet?


__ADS_3

Sementara itu Tomi yang sedang berada di klub malam untuk menunggu kedatangan Jery dan juga Al yang ingin menemuinya, di kejutkan dengan kehadiran teman lamanya, yang sedang menggandeng wanita cantik, dan menghampirinya saat Tomi sedang duduk di kursi tepat di depan meja bartender.


"Hai bro ke mana saja baru kelihatan," sapa Tomi dengan nada yang cukup keras agar pria yang ada di hadapannya mendengar ucapannya, saat musik di klub malam tersebut menggema di setiap sudut ruangan, kemudian Tomi melakukan Tos pada pria yang menghampirinya.


"Biasa sibuk," sambung pria tersebut tepat di telinga Tomi, dan pria tersebut tak lain dan tak bukan adalah kevin kekasih Nisa.


"Sibuk apa nih? Ngadalin cewek? Cewek yang mana lagi yang terkena rayuan maut mu?" tanya Tomi sambil menyenggol lengan Kevin. Karena Tomi tahu persis sifat temannya tersebut.


"Ada lah, mau tahu saja,"


"Setajir apa?"


"Aku minta pesawat terbang juga pasti di belikan,"


Mendengar ucapan Kevin, Tomi langsung menepuk pundak Kevin sambil mengukir senyum.


"Aku selalu iri dengan kamu Vin, sudah bisa menikmati tubuhnya menikmati juga hartanya, ajari aku boleh lah," goda Tomi yang begitu salut dengan Kevin yang bisa memiliki segala yang di inginkan nya dari wanita yang di pacarinya.


"Hanya satu caranya, cari wanita kaya tapi bodoh," sambung Kevin membuat Tomi langsung tertawa, begitu pun dengan Kevin.


Dan Tomi menghentikan tawanya saat melihat kecantikan dan kemolekan tubuh wanita yang masih memeluk salah satu tangan Kevin.

__ADS_1


"Cantik juga," ucap Tomi sambil melirik ke arah wanita yang bersama Kevin yang tak lain dan tak bukan adalah Juli kekasih dari Kevin.


Mendengar ucapan Tomi, Kevin langsung membawa Juli ke dalam dekapan nya.


"Ini calon istriku, dan kami akan menikah di Paris beberapa hari lagi, jadi jaga matamu," sambung Kevin sambil menyenggol lengan Tomi.


"Wow mantap, aku ikut bahagian untuk kalian,"


"Terima kasih," ujar Kevin sambil mengukir senyum. "Dan aku pamit dulu, kita mau siap siap karena besok kita akan bertolak ke Paris,"


"Sip," sambung Tomi sambil menunjukkan ibu jarinya ke arah Kevin, yang sekarang melangkahkan kakinya ingin keluar dari klub malam.


Al yang sedari tadi sudah berada di klub malam dan melihat interaksi Tomi dengan seorang pria yang sangat di kenalnya.


Kemudian Jery mengikuti arah tatapan Al yang tertuju ke arah Kevin yang baru saja keluar dari klub malam tersebut.


"Apa kamu mengenal pria itu Al?" tanya Jery penasaran.


"Apa kamu mengenalnya?" tanya balik Al tanpa menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh Jery untuk nya.


"Aku pernah bertemu beberapa kali, itu juga dulu, kalau aku tidak salah dia teman Tomi," jelas Jery membuat Al langsung menghampiri Tomi, di ikuti oleh Jery dari belakang.

__ADS_1


"Ya ampun kalian lama sekali," keluh Tomi saat melihat Al dan juga Jery menghampirinya.


"Siapa pria yang baru saja berinteraksi dengan kamu?" tanya Al tanpa berbasa basi.


"Oh itu, dia Kevin teman aku dulu, dan baru ini aku bertemu dengannya lagi," jelas Tomi. "Oh iya kalian tahu atau tidak, dia itu pria yang sangat beruntung di dunia, tanpa bekerja keras dia miliki semua yang di inginkan nya,"


"Mana bisa begitu, apa dia memelihara babi ngepet?" tanya Jery.


"Ya elah hari gini masih percaya dengan seperti itu, ya tidak lah. Dia itu spesialis mencari wanita kaya tapi bodoh untuk di jadikan ATM berjalan, sudah dapat uangnya dapat juga tubuhnya enak kan," jelas Tomi sambil mengukir senyum. "Aku juga pengin begitu, tapi susah mencari wanita seperti itu,"


Al terus mendengar apa yang di katakan oleh Tomi, dan Al mengingat lagi di mana pria yang di sebut oleh Tomi adalah pria yang menghubungi Nisa dan meminta uang darinya.


"Apa kamu tahu rumahnya?" tanya Al penasaran.


"Aku hanya tahu apartemen nya,"


"Kalau begitu antar aku ke sana," pinta Al yang entah mengapa memiliki pikiran jika bayi yang berada di kandungan Nisa adalah anak dari teman Tomi tersebut.


"Untuk apa Al?" tanya Tomi penasaran.


"Jangan banyak bertanya antara aku ke sana!"

__ADS_1


Bersambung...............................


__ADS_2