Hanya PEMUAS

Hanya PEMUAS
Sembunyikan


__ADS_3

Papa Zack mencari keberadaan sang istri di dalam rumah, pasalnya mama Beca belum juga mengantar kopi keinginannya saat dirinya sudah menyuruh sang istri membuat kopi setengah jam lalu.


"Ma, kamu di mana sih," ujar papa Zack saat tidak menemukan sang istri di dalam rumah. "Mbak apa kamu melihat Ibu?" tanya papa Zack pada asisten rumah tangganya yang memanggil mama Beca dengan sebutan ibu.


"Oh Ibu ada di taman Pak," jawab asisten rumah tangganya yang sedang membersihkan rumah.


Dan papa Zack pun langsung melangkahkan kakinya menuju taman tepat di samping rumahnya.


Papa Zack menghentikan langkahnya, saat sudah melihat sang istri yang sedang menelepon seseorang dengan wajan serius, lalu papa Zack menghampiri mama Beca setelah selesai menelpon.


"Ma, sedang menelpon siapa? Serius sekali?" tanya papa Zack, membuat mama Beca langsung membalik tubuhnya untuk menghadap sang suami.


"Papa mengagetkan saja," sambung mama Beca sambil mengelus dadanya, karena tidak menyadari kedatangan sang suami.


"Mana kopi papa?"


"Ya ampun, mama lupa Pa. Sebentar ya mama buatkan kopi kesukaan papa," ujar mama Beca sambil mengukir senyum dan ingin melangkahkan kakinya meninggalkan papa Zack, namun tangannya langsung di cekal oleh sang suami.


"Nanti dulu Ma, kamu belum menjawab, kamu sedang menghubungi siapa?" tanya papa Zack lagi saat tadi tidak mendapat jawaban dari pertanyaannya.

__ADS_1


"Teman mama Pa. Dan siang nanti mama akan menemuinya,"


"Oh," hanya itu tanggapan dari papa Zack, lalu menatap mama Beca yang katanya ingin membuatkan kopi untuknya malah masih berdiri di hadapannya, padahal papa Zack sudah melepas tangannya yang tadi mencekal tangan sang istri. "Terus kenapa kamu masih di sini Ma, sudah sana buatkan kopi untuk papa,"


"Oke mama akan membuatkan kopi untuk papa. Tapi sebelum itu ada yang ingin mama tanyakan pada papa,"


Mendengar apa yang di katakan oleh sang istri, papa Zack langsung menautkan ke dua alisnya. "Tapi jangan tanyakan wanita yang tadi pagi kamu tanyakan, karena papa tidak tahu," sambung papa Zack meyakini sang istri akan menanyakan hal sama seperti tadi pagi.


"Bukan,"


"Terus?" tanya papa Zack penasaran.


"Tentu saja tidak, sebenarnya ada apa dengan kamu sih Ma?" tanya balik papa Zack tidak ingin terlihat panik, karena sudah menyimpan rahasia sang putra dari sang istri. "Jika kamu tidak ingin membuatkan kopi untuk papa, biar papa menyuruh Mbak," ujar papa Zack lalu melangkahkan kakinya kembali masuk ke dalam rumah


Dan meninggalkan mama Beca yang langsung menautkan keningnya, melihat sang suami tidak berani menatap matanya, saat sedang menjawab pertanyaan yang di ajukan nya.


"Jika kalian tidak ingin memberi tahu mama, baiklah. Mama akan cari tahu sendiri, apa yang sebenarnya kalian sembunyikan selama ini dari mama," ucap mama Beca lalu berjalan menyusul papa Zack yang sudah masuk ke dalam rumah.


*

__ADS_1


*


*


Nessa akhirnya pergi menuju sebuah kafe, untuk menemui wanita yang tadi menghubunginya, dan mengajaknya untuk bertemu di kafe tujuannya saat ini.


Awalnya Nessa menolak, karena Nessa tidak tahu siapa wanita yang menghubunginya.


Namun wanita yang menghubunginya mengatakan ada hal penting yang ingin di sampaikan pada dirinya.


Nessa yang baru saja turun dari taksi online yang di tumpangi nya, tepat di halaman kafe yang lumayan besar, tidak terlalu jauh dari tempatnya tinggal.


Berjalan dengan terburu buru masuk ke dalam kafe saat dirinya sudah telat beberapa menit dari waktu yang seharusnya.


Nessa yang sudah berada di dalam kafe tersebut, langsung mencari meja nomor tiga puluh satu, di mana wanita yang menghubunginya tadi, mengirim pesan untuk menemuinya di nomor meja tersebut.


Nessa yang sudah menemukan meja yang di carinya, berjalan mendekat ke arah meja tersebut di mana sudah ada wanita paruh baya yang terlihat cantik di usianya, sudah duduk di salah satu kursi.


Bersambung.........................

__ADS_1


__ADS_2