Hanya PEMUAS

Hanya PEMUAS
Modus


__ADS_3

"Selamat untuk pernikahan kalian, semoga kalian hidup bahagia hingga maut memisahkan," ucap Al menirukan ucapan Ado sebelum meninggalkan rumah Nessa, saat Al mengusirnya.


Tentu saja Al mengusirnya, ketika Ado keceplosan mengatakan jika dirinya adalah mantan pacar Nessa.


Yang membuat Al begitu cemburu, apa lagi Ado ingin memberikan kado pernikahan berupa set berlian.


"Kurang ajar sekali dia bilang, bahagia hingga maut memisahkan, apa dia mendoakan aku cepat mati," gerutu Al sambil menatap ke arah Nessa. "Kamu juga," ucap Al sambil menatap ke arah sang istri yang berada di sampingnya.


"Kok aku Al, aku salah apa coba?"


"Tentu saja salah, kenapa kamu mengundang dia ke rumah kamu?" tanya Al yang masih di selimuti rasa cemburu.


"Aku tidak mengundang nya Al,"


"Bohong. Jika kamu tidak mengundang nya kenapa dia datang kemari?"


"Mana aku tahu Al," jawab Nessa sambil menggelengkan kepalanya mendapati Al begitu posesif, mengingat lagi, tadi saat Ado berpamitan pulang dan ingin menyalami Nessa, tangan Ado langsung di tampik oleh Al, dan mendorong nya keluar rumah.


"Jangan bohong Nes,"


"Untuk apa aku bohong Al, lagian ada apa dengan kamu sih?"

__ADS_1


"Kamu masih bertanya ada apa? Tentu saja aku tidak suka ada pria lain yang menyentuh kamu selain aku, apa lagi dia mantan pacar kamu,"


"Ya ampun Al, dia cuma mantan pacar. Itu juga dulu, bagaimana dengan kamu yang tidur dengan wanita yang berbeda setiap malamnya, apa aku harus marah seperti kamu saat ini?" tanya Nessa yang terpancing dengan ucapan sang suami.


Mendengar pertanyaan sang istri, Al langsung menautkan keningnya yang masih menatap sang istri.


"Nes itu dulu sebelum aku mengenal kamu, kenapa kamu bicara seperti itu?"


"Dia juga masa laluku dulu Al, dan aku juga sudah melupakannya," sambung Nessa dengan kesal lalu melangkah kan kakinya menuju kamar meninggalkan Al yang masih diam di tempatnya sambil mencerna ucapan sang istri dan ucapan dirinya sendiri.


"Ya ampun," ujar Al sambil menepuk jidatnya sendiri lalu menyusul sang istri saat menyadari jika dirinya terlalu berlebihan.


Al yang sudah berdiri di hadapan Nessa langsung mencubit hidungnya sambil tersenyum.


"Maafkan aku ya istriku sayang, aku amat sangat mencintai kamu hingga rasa cemburu ini menyelimuti tubuhku," sesal Al yang sekarang memeluk sang istri yang hanya diam terpaku.


Kemudian Al melepas pelukannya, saat tidak mendapat tanggapan dari sang istri. Dan Al pun langsung meraup wajahnya.


"Aku sudah minta maaf Nes, kenapa kamu masih cemberut begitu?"


"Aku lelah Al, seluruh badanku pegal pegal," jawab Nessa yang tidak menanggapi apa yang di katakan oleh sang suami.

__ADS_1


Karena dengan cemburunya Al padanya, Nessa benar benar yakin Al sangat mencintai nya.


"Baiklah, sebagai tanda permintaan maaf ku, aku akan memijit kamu bagaimana?" tanya Al sambil mengukir senyum.


"Baiklah," jawab Nessa yang langsung naik ke atas tempat tidur lalu merebahkan tubuhnya.


Begitu pun dengan Al yang juga naik ke atas tempat tidur, dan langsung memijat kaki Nessa.


Al memijat Nessa dengan benar, hingga Nessa menikmati pijatan nya, namun setelah sekian menit pijitan nya jadi tidak terkontrol karena tangannya sudah mulai nakal.


"Al, yang benar," ujar Nessa saat Al memijat ke dua gunung kembarnya sambil tersenyum.


"Ini juga sudah benar Nes, ini salah satu pijatan agar saluran asi untuk anak kita nanti jadi lancar," modus Al padahal dirinya sudah tidak sabar untuk menikmati tubuh sang istri. "Apa lagi saat aku menghisap nya, nanti akan semakin lancar, dan itu bagus untuk anak kita nanti Nes," ujar Al yang sekarang sudah menaikan baju yang Nessa gunakan, dan juga melepas pengait gunung kembar sang istri.


"Apa kamu sedang modus Al?"


"Tentu saja tidak," jawab Al yang langsung mendekatnya wajahnya ke arah gunung kembar sang istri dan ingin menghisap nya, namun belum juga menghisap nya, pintu kamar Nessa sudah di ketuk dari luar.


"Nes, nak Al, makan malam sudah siap," panggil ibu Sumi dari luar pintu.


Bersambung........................

__ADS_1


__ADS_2