Hanya PEMUAS

Hanya PEMUAS
Cinta Apa Itu Cinta?


__ADS_3

Al membuka matanya tepat jam dinding di kamar yang berada di apartemen mewahnya menunjukkan pukul satu siang.


Kemudian Al memijat keningnya, saat masih merasakan pusing di kepala efek minum keras yang semalam di minumnya, pasalnya Al bukan hanya satu dua botol meminum minuman keras melainkan berbotol botol, hanya untuk menghilangkan frustrasi nya karena belum menemukan keberadaan Nessa.


Bagaimana Al tidak frustrasi saat dirinya tidak bisa menghilangkan bayangan Nessa dari pikirannya, apa lagi saat Nessa pergi meninggalkan dirinya.


"Nessa! Di mana kamu!" teriak Al lalu beranjak dari tidurnya. "Nessa aku mohon kembali lah, aku sangat membutuhkan kamu,"


"Membutuhkan apa merindukan nya?" tanya Jery yang baru masuk ke dalam kamar Al dan mendengar teriakan Al.


Karena Jery sengaja untuk tidak pulang ke rumahnya dan menginap di apartemen Al, untuk menemaninya, saat Jery tidak pernah melihat sahabatnya tersebut seperti ini, terlebih lagi hari ini adalah akhir pekan tentu saja dirinya tidak bekerja.


Mendengar pertanyaan Jery, Al menatap sahabatnya tersebut yang sedang berdiri di sisi tempat tidurnya.

__ADS_1


"Jangan menatapku seperti itu, jika kamu hanya membutuhkannya untuk memuaskan hasrat mu, masih banyak wanita jallang yang bisa memuaskan mu Al, kenapa kamu seperti ini, seolah olah kamu sangat mencintainya dan tidak ingin di tinggal olehnya,"


Mendengar apa yang di katakan oleh Jery, Al langsung mengacak acak rambutnya sendiri dengan kasar tanpa menanggapi perkataan Jery.


Memang dirinya tidak memiliki perasaan apa pun untuk Nessa, tapi entah kenapa dirinya tidak bisa jauh dari Nessa. Yang membuat hidupnya tidak berwarna lagi.


Kemudian Al turun dari tempat tidur dan melangkahkan kakinya menuju arah kamar mandi yang berada di dalam kamarnya.


Setengah jam berlalu Al yang sudah membersihkan diri, keluar dari kamarnya dan melangkahkan kakinya ingin menuju minibar yang ada di dalam apartemennya, namun langkahnya terhenti saat Jery yang berada di ruang makan tidak jauh dari mini bar memanggil Al.


"Bukan dengan minuman keras menyelesaikan apa yang sedang kamu alami saat ini Al, makan siang lah dulu, agar otak kamu bisa berfikir, jika kamu bukan sedang membutuhkan dia melainkan kamu sedang merindukan dia dan tidak ingin kehilangan dia, karena kamu mencintai dia Al," ujar Jery yang sudah memesan makan siang.


Namun Al melangkahkan kakinya kembali menuju mini bar tanpa menghiraukan apa yang baru saja Jery katakan.

__ADS_1


Dan Jery pun langsung beranjak dari duduknya lalu berjalan menghampiri Al, yang sudah mengambil minuman keras dan menuang nya ke dalam gelas, namun baru saja Al ingin mengangkat gelas terus, Jery langsung merebutnya dan menjauhkan gelas tersebut dari jangkauan Al.


"Jangan seperti ini Al, aku akan membantu kamu mencari wanita itu, dan membawanya kembali untukmu,"


Dan akhirnya Al bisa di bujuk oleh Jery, dan ke duanya langsung menuju meja makan untuk makan siang bersama, meskipun Al tidak berselera dengan makanan yang ada di hadapannya.


"Kamu yakin akan membantu aku menemukan Nessa dan membawanya untukku?" tanya Al setelah selesai makan siang, meskipun makanan yang ada di piring nya, hanya berkurang seperempatnya saja. Dan Al ingin memastikan jika apa yang tadi Jery katakan benar.


"Tentu, tapi jika kamu mencintainya, namun jika kamu hanya membutuhkannya untuk pelampiasan nafsumu saja, maaf aku tidak akan melakukan itu," jelas Jery yang menghentikan makan siangnya sejenak, meskipun dirinya tidak jauh perbuatannya dengan Al, namun hanya Jery lah yang masih memiliki perasaan, dan Jery juga hanya bersenang senang dengan wanita malam tanpa mengajak nya tidur bersama, karena dia melakukan itu untuk dirinya bisa melupakan kekasihnya yang sangat di cintanya yang ternyata telah mengkhianati nya.


"Cinta apa itu cinta? Apa kamu sedang bergurau?" tanya Al yang tidak percaya dengan namanya cinta.


Bersambung..........................

__ADS_1


__ADS_2