Hanya PEMUAS

Hanya PEMUAS
Semakin Dalam


__ADS_3

Al yang begitu terkejut dengan apa yang di katakan oleh ibu Sumi barusan, jika foto tersebut adalah foto Nessa jaman dulu langsung meraup wajahnya kasar.


Dan rasa bersalah Al semakin dalam, karena wanita yang selama ini menjadi partner di atas ranjangnya adalah gadis yang selama ini di carinya.


Kemudian air mata penyesalan lolos begitu saja dari ke dua pelupuk mata Al, saat dirinya bukan hanya sekali membuat wanita yang sama menderita, namun berulang kali, saat Nessa pergi meninggalkan nya, kerena keegoisan, yang tidak ingin memiliki anak dari Nessa dan secara tidak langsung menyalahkan Nessa atas kehamilannya.


"Nak Al ada apa?" tanya ibu Sumi saat melihat Al sekarang mulai terisak.


Namun Al tidak menjawab pertanyaan ibu Sumi, dan sekarang Al bersimpuh menggunakan ke dua lututnya di atas lantai tepat di hadapan ibu Sumi.


"Maafkan aku," ucap Al yang sekarang memeluk kedua kaki ibu Sumi yang masih duduk di kursi meja makan, tentu saja Al masih terus terisak.


Ibu Sumi yang bingung dengan apa yang di lakukan oleh Al, langsung menoleh ke arah mama Beca yang duduk tepat di hadapannya.


Bukan hanya ibu Sumi yang bingung, mama Beca pun juga bingung dengan sang putra, lalu mama Beca menoleh ke arah sang suami yang berdiri tepat di sampingnya.


"Pa ada apa dengan Al?" tanya mama Beca penasaran pada sang suami yang tadi sudah masuk ke kamar menyusul Al.


"Maaf Ma," hanya itu ucapan papa Zack, karena dalam hal ini, papa Zack juga ikut andil dalam menyembunyikan kesalahan sang putra di masa lalu, karena papa Zack tidak ingin sang istri tahu apa yang di lakukan Al, yang bisa mempengaruhi kesehatannya, karena saat kejadian sepuluh tahun silam mama Beca sedang sakit.

__ADS_1


"Apa yang papa katakan?" tanya mama Beca lagi yang benar benar penasaran.


"Sebenarnya Al nak kita–"


"Sekali lagi maafkan aku Bu," ucap Al menghentikan ucapan papa Zack.


Membuat mama Beca sekarang mengalihkan pandangannya ke arah sang putra.


"Jika foto tersebut adalah Nessa, maka aku adalah pria yang sudah melecehkannya sepuluh tahun silam," ujar Al dengan jujur.


Ibu Sumi terus mencerna apa yang baru saja Al katakan. Dan ibu Sumi langsung menatap ke arah Al yang masih memeluk ke dua kakinya.


"Ibu Sumi! Al!" teriak mama Beca saat melihat ibu Sumi hampir saja jatuh dari kursinya saat tiba tiba pingsan, namun Al yang mendengar teriakan sang mama langsung menegakkan kepala dan meraih tubuh ibu Sumi yang sudah tidak sadarkan diri.


*


*


*

__ADS_1


Mama Beca terus menangis saat sedang duduk di bangku tunggu rumah sakit, saat tadi Al langsung membawa ibu Sumi ke rumah sakit sederhana yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah Nessa, dan sampai sekarang dokter belum juga keluar dari ruangan di mana ibu Sumi sedang mendapat perawatan.


Bagaimana mama Beca tidak menangis, saat sudah mengetahui jika sang putra adalah orang yang melecehkan Nessa dulu.


Namun kesedihan mama Beca bertambah, ketika hal sebesar itu di sembunyikan dari dirinya hingga bertahun tahun dari sang suami dan juga putranya.


"Ma, papa bisa menjelaskan semuanya," ujar papa Zack yang duduk di samping mama Beca.


"Papa menganggap mama selama ini apa? Sehingga menyembunyikan hal sebesar ini dari mama?" tanya mama Beca di sela sela isak tangisnya.


"Di sini yang patut di salahkan hanya aku Ma," sambung Al yang mendekati sang mama saat sadari tadi dirinya terus mondar mandir di depan ruangan di mana ibu Sumi sedang mendapat perawatan.


Kemudian Al berjongkok tepat di hadapan mama Beca, lalu menggenggam ke dua tangannya.


Kemudian Al menceritakan kenapa selama ini menyembunyikan semuanya dari sang mama, dan kenapa selama ini Al tidak ingin menikah, karena memang sedang mencari gadis yang sudah di lecehkan nya, karena Al ingin bertanggung jawab dengan perbuatannya.


"Sekali lagi maafkan aku Ma," ucap Al dengan sangat tulus, namun tidak di hiraukan oleh mama Beca yang sekarang melepas tangan Al yang masih menggenggam tangan nya, kemudian mama Beca beranjak dari duduknya. "Ma,"


"Al, Pa, lihatlah,"

__ADS_1


Bersambung...............................


__ADS_2