Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
Firasat


__ADS_3

Hari berlalu dengan cepat.sudah seminggu Yurin dan pangeran menikah.mereka terlihat sangat bahagia.


Diruang kerja Raja Kim memanggil Bin untuk membicarakan sesuatu.mereka terlihat duduk disofa.


"bin ada sesuatu yang ingin kusampaikan...." ucap Raja Kim dengan datar.


"ada apa ayah katakanlah...."Bin merasa penasan.


" ada masalah sedikit pada projek kita yang baru di kota congnam bin,,aku tak bisa membicarakan ini pada Yuan karena dia baru saja menikah...disana situasinya tidak begitu aman karena ada kelompok yang berusaha menghentikan proyek kita..aku tak tahu bagaimana caranya menangani ini....?"tampak raut kebingungan diwajah raja kim.membuat Bin merasa ingin membantu ayah mertuanya itu.


"bagaimana kalau aku kesana ayah...aku akan coba berekonsialisasi dengan mereka,,kalau tidak mereka akan semakin menjadi..." bin dengan mantap menarap wajah raja kim.


''apa kau yakin nak mau kesana....disana tidak aman....harusnya Yuan yang kesana tapi malah kau....bahkan mau tak bisa mengajak Ling karena alasan keselamatan nak...."


"aku sudah memikirkannya ayah ..tenanglah....aku juga tak keberatan menggantikan kakak kesana......soal ling biar itu menjadi urusanku ayah,,aku akan membujuk dan menyakinkannya*..." Bin mencoba menyakinkan ayah mertuanya.


"baiklah kalau itu maumu nak,,terima kasih karena kau mau membantu ayah....tp ingat nak kau harus selalu berhati hati,jaga dirimu baik",terus kabari aku dan bawalah beberapa pengawal khusus kesana.."


"ayah tak perlu sungkan....ayah aku sudah teebiasa menghadapi bahaya,,doakan saja aku agar cepat pulang ayah..."


"tentu nak...kalau begitu berangkatlah sore ini pukul 4.,biar tuan ji yang menyiapkan semua berkasnya,dan Hely untuk keberangkatanmu...kau ckup dua hari disana dan cepat kembali..."Raja kim memeluk Bin dengan hangat seakan tak ingin menantunya ini pergi tapi dia juga tak bisa membatalkan projek itu....''


" baik ayah aku pamit dulu ,aku harus berkemas...."bin berjalan keluar ruang kerja Raja dan menemui Ling dikamarnya.

__ADS_1


"Sayang aku ingin memberitamu sesuatu tapo kumohon kau jangan marah..." bin memeluk ling yang berdiri dibalkon kamarnya.


"ada apa sayang??,jangan buat aku penasaran....",,


"Sore ini aku harus ke Congnam untuk mengurus satu projek..tadi aku menemui ayah dan dia bilang disana ada sedikit masalah,,jadi aku harus kesana,,,,cuma dua hari kok..." Masih memeluk erat tubuh Ling.


"apa.....Chongnam....sore ini.....itukan lumayan jauh...kenapa mendadak begini...." dengan cepat ling membalikkan tubuhnya memandang lekat mata Bin.


"ayo lah sayang ijinkan aku...oke....aku ingin membantu ayah...lagipula kakak kan baru saja menikah,mana mungkin dia yang kesana...kuharap kau mau mengerti...."


"tapi sayang disana sedang kacau ,,aku begitu khawatir padamu.....apa tak bisa ikut....?merengek pada Bin.tapi bin tak bergeming dan terus menyakinkan istrinya.


" kau tidak boleh ikut,,,itu terlalu beresiko.....hanya dua hari sayang setelah itu aku langsung kembali keistana...''


Ling terdiam untuk beberapa saat memikirkan ucapan suaminya.


"iya cerewet...kenapa sekarang kau begitu bawel ya...." mencubit pipi mulus istrinya,bin lalu memeluk erat tubuh ling.


"malam ini akan sulit bagiku sayang,,,karena pertama kalinya aku akan tidur sendiri....entah aku bisa tidur apa tidak....."ling berucap sambil bergelayut manja didada kekar bin.


" aku juga pasti tidak bisa tidur sayang....tp janjinya saat aku tidak ada kau harus menjaga dirimu dengan baik...karena aku ingin cepat punya baby yang lucu..."


"apa kau sudah sangat menginginkannya sayang....."

__ADS_1


"iya sangat......" mencium kening Ling dengan lembut.


"baik aku janji padamu akan menjaga diriku dengan baik. .."


"bagus ....sekarang bantu aku berkemas ya sayang...." bin melepas pelukannya.


Pukul 4 sore bin sudah bersiap berangkat,dia sudah siap dengan setelan kemeja hitam,celana hitam dan mantel coklatnya.Ling mengantar bin.Bin berpamitan dulu pada ayah mertuanya.juga pada pangeran.sebenarnya pangeran merasa tidak enak karena bin sudah mengantikan tugasnya...


Bin dan Ling berjalan bersama menuju landasan hely di halaman belakang istana.Entah kenapa perasaan Ling begitu sedih ,ini pertama kalinya Bin pergi jauh tanpa dirinya.air matanya hampir jatuh tapi masih bisa ditahan.sebelum naik hely,,Bin memeluk erat tubuh ling ckup lama...pelukan yang terasa berbeda bagi Ling...semakin lama semakin membuat ling tak mau melepasnya.begitu hangat dan nyaman.


"aku berangkat dulu ya sayang. ,doakan aku agar cepat kembali keistana...jaga dirimu baik" oke..."


"terus beri kabar aku ya sayang...."


Bin melepas pelukan hangat itu,mencium kilat bibir kecil istrinya dan segera masuk ke hely....Ling mundur beberapa langkah,melambaikan tangannya dan berusaha terseyum didepan Bin meski hatinya sangat kacau.


Bin juga sama sebenarnya hatinya begitu berat meninggalkan Ling meskipun hanya sebentar.tapi dia ingat tugas berat yang emban ini untuk kebahagian mertuanya juga.


Saat hely itu sudah terbang jauh...Ling masih berdiri terdiam....air matanya sudah mengalir derassss...kakinya bertambah berat...entah kenapa beberapa hari ini ia merasa aneh dengan dirinya.tapi ia tidak menceritakan soal ini pada Bin...ling tak ingin membuat bin khawatir.


"ayo masuk nak....istirahatlah...kau terlihat pucat" suara Raja kim muncul dari arah belakang menyadarkan lamunan ling.dengan cepat ling mengusap air matanya.agar ayahnya tak merasa khawatir.


"ayah tahu ini berat untukmu nak,,,tapi ini hanya sebentar....dia akan cepat kembali*..."

__ADS_1


Raja kim menganggandeng tangan putrinya berjalan masuk kedalan istana utama.


Ling masih terdiam dan berjalan sendiri menuju kamarnya.tentu dengan hati yang sangat kacau.


__ADS_2