Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
Satu langkah


__ADS_3

 


Malam menjelang,,sebelum nenek dan keluarga Bin kembali kedesa besok,Raja Kim mengundang mereka untuk makan malam bersama.


 


Terlihat putri dan Bin keluar dari kamar secara bersamaan.tak lupa putri merapikan lagi baju suaminya itu sebelum mulai berjalan.Bin yang terlihat simple mengunakan setelan kemeja lengan panjang warna abu dan celana panjang hitam langsung mengandeng tangan putri yang terlihat cantik dan elegant dengan balutan dres panjang warna biru tua.


Saat mereka sampai keruang makan semua anggota istana sudah berkumpul.semua mata mengarah pada mereka seakan terlihat seperti pasangan selebriti...


Raja kim terseyum melihat kedua anknya begitu mesra.sementara pangeran Yuan sedikit merasa iri dengan pandangan didepannya itu sekaligus bahagia karena melihat adik kesayangannya terlihat begitu bahagia..


"wahh pasangan pengantin baru ini begitu serasi...malam ini kau terlihat begitu cantik Ling...!!" ujar pangeran dengan seyum manisnya.


''terima kasih kak....malam ini kakak juga terlihat tampan...."jwab putri sambil duduk dikursi yang sudah ditarik bin sedikit kebelakang,,bin pun duduk disamping istrinya.


Yurin menatap lekat pada putri yang duduk disampingnya.yurin berbisiik didekat wajah putri.


"aku begitu iri padamu putri.....kau sungguh cantik dan kau punya suami yang sangat mencintaimu..."


Putri menoleh kearah yurin dan menggenggam tangannya.


"yurin....percayalah kau juga akan segera mendapatkan kebahagiaanmu...."


jawaban putri membuat yurin sedikit bingung dan berusaha bersikap biasa didepan semua orang.


''sebelum kita menyantap hidangan ini..aku mengucapkan bnyak terima kasih karena nenek dan keluarga karena berkenan tinggal diistanaku selama beberapa hari...dan semoga perjalanan kalian besok diberi kelancaran...dan aku berharap kpn"kalau ada waktu nenek dan keluarga bisa berkunjung kemari lagi...."ujar Raja Kim sambil terus terseyum ramah memandang kearah nenek.


''saya yang harus berterima kasih pada Yang Mulia,karena sudah sangat baik pada kami,,suatu kehormatan bagi kami rakyat biasa bisa tinggal diistana...dan mendapat perlakuan yang baik selama diistana.saya saya berjanji suatu saat nanti saya akan berkunjung lagi.kalau Yang Mulia yang memperbolehkan...sekali lagi saya beserta keluarga mengucapkan banyak terima ksih" jawab nenek sambil memandang kearah Raja Kim.


"tentu nek...kpn saja nenek ingin kesini...silahkan.....kalau begitu silahkan disantap nek hidangannya...." ujarRaja.


Setelah semua sudah selesai makan,,


Pangeran dengan cepat berdiri disamping ayahnya.dengan mantap pangeran mengutarakan keinginannya setelah meminta ijin pada ayahnya.

__ADS_1


"selamat malam semuanya.....sebelum acara makan malam ini berakhir,saya ingin menyampaikan sesuatu kepada anda semua..saya juga sudah meminta ijin pada Yang Mulia....


Sebenarnya malam ini saya ingin mengutarakan niat baik saya untuk melamar seorang wanita yang sudah mengisi hati saya...." ucap pangeran sambil berjalan kearah tempat duduk nenek.tak mengerti apa yang akan disampaikan pangeran ,nenek terlihat bingung.


"maaf nek jika ini mengejutkanmu,,tapi aku sudah memikirkannya matang"... tlong restui aku untuk melamar cucu nenek nona Kim Yurin...."


sontak ucapan pangeran membuat semua orang benar"terkejut..terlebih nenek yang sama sekali tidak mengetahui hubungan yurin dan pangeran.nenek seakan tak percaya dengan ucapan pangeran.dia sangat sadar dengan posisi pangeran yang begitu penting dinegara ini.tp dilain sisi nenek begitu bahagia karena pangeran bisa menyukai cucunya.Sementara yurin begitu terkejut dan terdiam ckup lama,matanya sedikit terbelalak sambil menatap kearah pangeran yang sesekali menatapnya.yurin tak mengira pangeran bisa secepat ini melamarnya..dia pikir perlu waktu beberapa bulan untuk dia dan pangeran saling mengenal atau mungkin menjalani hubungan pacaran terlebih dahulu.yurin benar'bingung....kedua orang tua Yurin pun merasa tak percaya dengan ucapan pangeran....


Nenek pun mencoba menyakinkan dirinya sendiri.


"*tlong pangeran jangan bercanda dengan hal seperti ini...."


"aku tidak bercanda nek,,aku sangat serius....,"


"tapi pangeran adalah putra mahkota dan akan menjadi penerus Yang Mulia kelak...mana mungkin pangeran menyukai gadis dari kalangan rakyat biasa seperti kami...apa kata orang" diluar nanti....kami sangat menyadari posisi status kami pangeran..sedangkan diluar sana banyak putri raja dan putri dari kalangan terpandang yang menginginkan lamaran dari pangeran...kenapa pangeran justru memilih cucuku Yurin....??"


"aku sangat paham dengan maksudmu nek...tapi saat aku menyukai seorang gadis aku tidak pernah melihat dari segi materi,posisi atau statusnya nek...aku hanya melihat sikap dan hatinya nek ,bagiku kenyamanan adalah no satu..aku sudah mencoba berkomunikasi lebih dekat dengan nona Yurin nek,dan itu mmbuatku yakin untuk bisa melamarnya...memang ini terlihat begitu cepat...tapi bagiku kenapa harus menunda nunda suatu niat baik*....."


nenek mengambil nafas panjang dan menoleh kearah yurin yang masih terdiam.


semua pandangan tertuju pada yurin yang masih terdiam.terlihat begitu gugup.Pangeran pun menghampiri tempat duduk yurin.Yurin semakin terlihat gugup.sampai tangan putri menggenggam tangannya,mencoba menenangkan yurin.


"tenanglah yurin...tak perlu gugup....ckup tanyakan pada hati kecilmu,,kau akan tau bagaimana perasaanmu yang sebenarnya" ucap putri ling yang duduk disamping yurin sambil menatapnya lembut.


"apa kau menerima lamaranku nona Yurin.....?"


pertanyaan pangeran membuat Yurin menoleh kearahnya dengan tatapan yang dalam...yurin ckup lama berfikir hingga sebuah pernyataan keluar dari mulutnya.


"kumohon pangeran memikirkannya dengan matang,jangan sampai membuat pangeran menyesal...karena saya hanya gadis desa biasa,tidak punya kelebihan apa"...."


pangeran terseyum memandang yurin.


"aku tidak pernah menyesali keputusanku nona yurin...dan apa kau pikir seorang pangeran sepertiku tidak memiliki kekurangan??aku hanya manusia biasa...banyak kekurangan seperti pria biasa diluar sana..."


Yurin merasa begitu terpana dengan kesungguhan pangeran.dalam hatinya sangat merasa bahagia.

__ADS_1


Semua menunggu keputusan dari yurin.


yurin tak bisa membohongi perasaannya sendiri.meskipun dia belum 100% persen yakin dengan perasaan pangeran.


"aku masih harus melanjutkan pendidikanku pangeran...aku ingin mewujudkan cita citaku dari kecil,kuharap pangeran mengerti..."


yurin sedikit menggantungkan kata"nya.


pangeran terseyum mendengar ucapan yurin.


"bukankah tinggal tiga bulan lagi kau menyelesaikan sekolah kedokteranmu...aku tak keberatan untuk menunggumu....dengan begitu ada waktu untuk kita bisa lebih dekat lagi sebelu menuju ikatan yang lebih serius lagi...." dengan tegas menjawab ucapan yurin.yurin benar"tak menyangka pangeran mau menunggunya.


"bagaimana keputusanmu nona yurin,,sepertinya kau masih ragu dengan perasaanku...kalau begitu jangan jawab sekarang...jawablah besok sebelum kau kembali kedesa..."


Pangeran berbalik dan berniat kembali ke tempat duduknya.tapi yurin dengan cepat langsung berdiri tanpa memperdulikan semua orang.


"baik pangeran ,aku menerima lamaran anda...tapi dengan satu syarat...."


pangeran langsung berbalik memandang yurin.


"*syarat apa nona yurin...???"


"selama tiga bulan ini kita harus saling terbuka,tidak boleh menutupi kekurangan dan kelemahan masing"dan jangan sampai orang luar mendengar ini pangeran,aku tak ingin membuat hubungan kita merasa tidak nyaman...."


"oww jadi kau ingin kita pacaran diam" dan menutupi ini pada rakyat diluar....baik kalau itu maumu....selama tiga bulan ini kita harus selalu menjaga komunikasi kita*...."


Pangeran menggenggam tangan yurin hanya sebentar lalu kembali berjalan kekursinya.


Raja kim sangat meyukai sikap yurin yang mempunyai prinsip dan bersikap apa adanya didepan semua orang.


"baik kalau begitu....mulai saat ini pangeran dan nona yurin resmi bertunangan dan sesuai permintaan nona yurin hal ini tidak akan diketahui oleh rakyat luar..hanya anggota istana yang mengetahui ini agar nona yurin bisa menyelesaikan study ya dengan nyaman dan tenang..."


perkataann Raja kim ini mbuat semua orang paham.acara makan malam pun berakhir.semua orang kembali kekamarnya masing".Bin menggandeng tangan putri ling dan berpamitan pada ayahnya untuk kembali kekamarnya.sedangkan yurin hanya menunduk dan terlihat malu saat berpamitan pada raja dan pangeran.sekilas yurin memandang pangeran dengan seyum simpulnya dan berlalu menuju kamarnya karena malam semakin larut....


.

__ADS_1


__ADS_2