
Putri sudah melepas semua hiasan dikepalanya dan berganti pakaian dengan menggunakan dres hitam sepanjang lutut.
Putri berdiri disamping jendela kamarnya.karena itu tempat favoritnya.ia melihat sinar bulan yang begitu indah.
Tak lama ada tangan kekar yang memeluknya dari belakang.membuat putri sedikit terkejut karena dia sudah tau dari wangi tubuhnya.tentu itu pengawal bin yang sudah berganti pakaian pula dengan kemeja biru tua berlengan tanggung.
Mencium kepala putri dari belakang.menikamati suasana malam yang indah.
"ini sudah malam Bin...kenapa kau kesini....?
Bin semakin merekatkan pelukannya ke tubuh putri.mencium wangi tubuh calon istrinya ini.
" *memangnya kenapa kalau ini sudah malam...aku hanya merindukan calon istriku saja..kau tahu aku masih penasaran dengan satu hal sayang...''
"*satu hal......apa maksutmu bin?"
"*apa kau bisa mrnjawabnya dengan jujur sayang..."
"katakanlah***...."
__ADS_1
Bin membalikkan tubuh putri.menatap tajam kedua bola mata putri.
"kenapa kau mau menerima lamaranku putri?apa alasanmu....!?
putri mencoba pergi menghindari pertanyaan bin.tapi tangan kekar bin membelenggunya.
" *tlong lepaskan aku Bin,dan jangan menatapku seperti itu aku malu....."
"kenapa malu...kau ini sudah menjadi tunanganku....sekarang katakan apa alasanmu menerimaku....?"
"aku*.....''
Putri tak bisa meneruskan kata katanya.jantungnya terasa ingin lepas..tatapan mata bin membuatnya benar" gugup.
"*ayo sayang katakan padaku....jika kau tak memberi alasannya,aku akan memberi hukuman padamu...."
"hukumannya adalah......kau harus menciumku lama...kalau perlu sampai pagi*...." seyum jail bin membuat putri semakin tak berdaya.
''"*aku merasa nyaman didekatmu bin,aku bahagia bersamamu,aku suka semua kekurangan dan kelebihanmu....sekarang kau puas.....?
''belummmmm,,kau belum mengatakan hal itu padaku....kau mengerti maksudku kan sayang...?
"ayolah bin lepaskan aku...aku blum bisa mengatakan itu.."
__ADS_1
"kau ini begitu imut.....kenapa masih malu".... baik aku tunggu kau mengucapkan itu*..."
Putri pun dengan cepat melepaskan diri dari bin.tapi tangan kekar Bin menariknya hingga terjatuh di atas ranjang.tubuh putri sudah tertindih bin saat ini.Dengan cepat bin mencium bibir mungil putri.
memberikan lumatan demi lumatan yang begitu dalam.mereka saling berpaut.putri pun menikmati ciuman itu.Tak lupa bin memberi sentuhan sentuhan nakal dibeberapa bagian tubuh putri.membuat putri sedikit mendesah.Bin semakin mendekatkan dada bidangnya ke tubuh putri.membuat putri semakin merasa nyaman.tak lupa bin memberi tanda cinta dileher putri.
Mereka pun tersadar.
''kenapa kau suka sekali menciumku bin...apa kau sudah tidak sabar.....ingat beberapa bulan lagi baru kau boleh melakukannya...."
"karena bibirmu begitu sexsi sayang.....tentu aku akan bersabar....jika waktunya sudah tiba..ingatlah kata kataku sayang,,,malam itu aku tak akan mengampunimu sedikitpun...kau paham kan maksudku sayang...?"
Mendengar ucapan bin.putri merasa malu....
Sambil mencoba duduk dan merapikan kancing bajunya yang terbuka karena ulah bin.
"jangan bilang tentang itu dulu......"
bin pun duduk sambil memeluk putri dari belakang meletakkan wajahnya dibahu putri.
"aku sangat paham...itu sangat sensitif untukmu kan.....baiklah...aku menunggumu sampai kau benar''siap....ayo kita tidur...aku sudah sangat lelah sayang....."
Bin menarik tubuh putri terbaring dipelukannya.
__ADS_1
"heyyy kenapa kau tidur disini....kita belum menikah....ayolah kembali kekamarmu....!"
Putri sedikit meronta dipelukan Bin.tapi bin justru semakin erat memeluknya.putri tak bisa berbuat apa".dia juga merasakan kenyamanan yang luar biasa saat Bin memeluknya.kehangatan yang bin berikan membuat dia semakin nyaman.putri pun terlelap tidur dipelukan bin.bin yang melihat itu hanya terseyum.dia mengusap pipi putri dengan lembut.dan mulai memejamkan matanya.mereka sungguh merasa lelah dengan hari ini.