
**maaf ya lama nunggu...author lg sibuk bgt sm kerjaan sampai"gk ada ide buat nulis....sekarang lanjutnya....hapy reading...**
Pagi pun tiba..udara begitu dingin.meskipun sinar mentari sudah mulai masuk kedalam kamar pengantin baru itu.keduanya masih memejamkan mata berselimut tebal.
sampai akhirnya Bin membuka matanya dahulu,mulai menggerakkan badannya.namun ia sadar ada sesseorang yang masih memeluknya.Bin menundukkan wajahnya melihat wanita yang sudah menjadi istrinya itu masih menyembunyikan wajah cantiknya didadanya yang bidang.Bin mengusap kepala putri dengan halus.menunggunya untuk bangun.
Tak lama putri menggeliat,mulai merasa tubuhnya seakan remuk karena kegiatan indah semalam.mulai menyadari ada tangan kekar Bin yang masih memeluknya sambil memandanginya dari jarak dekat.putri membuka matanya pelan.sambil langsung mencium pipi suaminya itu.
Cup...
"ehmmmm sejak kapan kau bangun knp tak membangunkan aku Bin?"
"hemm sejak tadi,,kulihat kau begitu nyenyak sayang,,jadi tak mungkin aku membangunkanmu...."
Putri menutupi tubuhnya dengan selimut dan berusaha bangun tp ternyata dia merasa remuk disekujur badannya.mencoba beranjak dari ranjangnya tapi ia 7merasa tak mampu untuk berjalan sendiri.Bin terseyum melihat itu dan ikut bangun.
"sudah kuduga kau akan merasa sulit berjalan sayang.....memangnya kau mau kemana sepagi ini??"
putri memanyunkan bibirnya melirik kearah Bin.
__ADS_1
"*ini kan gara" ulahmu......aku benar"merasa sakit sekarang.....aku harus mandi .."
"hemmm tp kau juga menikmatinya kan sayang...apa kau lupa kau yang memimpin dironde terakhir...baik ayo kita mandi*....."wajah putri langsung memerah mengingat keberaniannya semalam.
Bin dengan cepat mengangkat tubuh putri menuju kamar mandi sambil terseyum nakal menandakan sesuatu...sementara putri tak bisa menolak dengan sikap suaminya itu.
"dasar mesum.....apa semalam belum ckup untukmu...kalau kita mandi bersama ..kapan kita akan selesai...." ujar putri sambil menatap Bin yang masih mengendongnya tanpa mempedulikan kata"nya dan terus berjalan menuju kamar mandi.
Sampai didalam kamar mandi,Bin meletakkan tubuh putri kedalam Bath up yang besar,yang sudah terisi penuh air hangat dan bunga mawar yang bertaburan.
Bin juga ikut masuk duduk dibelakang putri.Bin mencium bahu putri dari belakang.menggosok gosok punggung putri secara perlahan,memberi sabun sampai membilasnya.Putri hanya terdiam menerima perlakuan hangat dari suaminya itu,menikmati sentuhan"itu yang membuat dirinya menggigit bibir bawahnya.sampai putri tak sadar tubuhnya sedikit bergetar.Bin yang tau hal itu langsung membalikkan tubuh putri.dan melayangkan ciuman panasnya pada bibir putri.gairah mereka semakin bergejolak.hingga mereka melakukannya lagi didalam bath up.sensasi berbeda mereka rasakan.
Tak terasa sudah satu jam mereka berendam dan akhirnya mereka menyudahi kegiatan mereka.Bin menarik tangan putri menuju bawah shower.untuk membillas tubuh mereka.
"kenapa kau terkejut melihat itu sayang....nnati malam akan kuberikan lebih banyak lagi dari ini..." ucap bin penuh godaan pada istrinya.
"apa..... bagimu ini kurang banyak...??.kenapa kau nakal sekali....sudahlah aku akan mengambilkanmu baju dulu...."
putri melepaskan pelukan Bin dan segera menuju sebuah lemari besar,mengambil satu stel kemeja pndek warna biru tua dan celana pnjang hitam. dia juga mengambil satu buah dres pendek warna biru muda untuk dirinya sendiri.putri menghampiri bin yang masih berdiri mengamatinya.
"mulai sekarang aku yang akan menentukan baju apa yang akan kau pakai....dan ini pakailah bin aku sudah memillihkannya untukmu.....dan aku akan memakai dres ini sebentar di kamar mandi..."
__ADS_1
Bin hanya terseyum menerima baju dari istri tercintanya sambil melihat istrinya berlalu masuk kekamar mandi...
Saat putri sudah selesai mengenakan dres birunya.dia keluar dan mengamati suaminya blum selesai memakai bajunya.putri langsung mendekati Bin dan membantu mengancingkan kemeja suaminya itu dengan pelan.Bin dengan seyum manisnya mengamati wajah istrinya yang terlihat serius membantunya.dia pun menarik pinggang ramping putri,menatap tajam kearah istrinya.
''kau terlihat cantik memakai dres biru muda ini sayang...."
semburat merah dipipi putri.
"*pagi'suamiku ini sudah menggombal....oh ya..pagi ini aku harus kedapur istana untuk melakukan satu ritual lg,yaitu memasak ,untuk pertama kali aku harus membuatkan sarapan untuk suamiku tercinta ini....kau ingin aku masakkan apa?"
"owww....apapun yang kau masak aku akan memakannya sayang....dan setelah ini aku harus menemui Yang Mulia di ruang kerjanya...ada hal yang ia ingin sampaikan padaku*...." Ucap Bin dengan jelas.
"harusnya mulai sekarang biasakan dirimu memanggilnya ayah....dia kan ayah mertuamu....kau mengerti Bin....:'
" iya,,memang agak canggung ,karena sudah lama aku mengabdikan diriku untuk beliau,aku tak menyangka beliau sekarang menjadi ayah mertuaku....oh ya sayang aku juga minta padamu mulai sekarang jangan panggil q Bin...aku kan suamimu...panggil aku sayang oke..!!!jangan lupa itu..."
"siap komandan aku mengerti..!!!" jawab putri sambil memberi hormat pada bin untuk meledeknya.
Bin pun mendaratkan ciuman kilat dipipi mulus istrinya itu sambil berllalu berjalan keluar kamar.
"aku pergi sebentar dulu ya sayang ....aku tunggu di meja makan nnti oke!"
__ADS_1
Putri hanya terseyum melihat suaminya berlalu.Hatinya begitu bahagiaa.orang yang dia cintai selama ini sekarang sudah menjadi suaminya,menjadi miliknya...diapun segera menuju kedapur istana.ternyata bibi Han sudah menunggunya...