
Bin kembali ke kamar setelah dia selesai berbicara pada soojin.sudah bnyak orang menunggu putri.terlihat Dr.Chen memeriksa keadaan putri.nampak pangeran Yuan masih khawatir.
"*bagaimana dr.chen keadaan adikku pagi ini?"
"hemmm keadaan putri semakin baik..detak jantung dan tensi darahnya sudah normal kembali.perlu beberapa hari agar putri biisa pulih seperti sedia kala.ckup memberi putri banyak vitamin dan makanan sehat untuknya"
"syukur kalau begitu,aku sudah sedikit merasa lega."
pangeran pun menyuruh pelayan Byul membuat sup ikan untuk putri.
sementara bin masih terdiam melihat putri yang baru saja terbangun dari tidurya...
"kakak...istirahatlah dulu kau pasti sangat lelah menjagaku..kumohon...aku tak ingin kakak juga sakit." pinta putri dengan suara lirihnya.
pangeran pun beranjak dari samping putri.sebelumnya dia mencium kening adiknya kesayangannya itu terlebih dahulu.diikuti dr chen yang menyusul pangeran.meninggalkan bin dan putri berdua dikamar.
Nenek mempersilahkan pangeran dan dr.chen beristirahat diruang tengah yang ckup luas itu.pangeran duduk bersandar didinding sambil memejamkan matanya sebentar dan nenek sudah menyiapkan teh hangat untuknya dan untuk dr.chen.
"beristirahatlah disini pangeran,dan silahkan diminum teh nya agar tubuh mu sedikit merasa enak.maaf pangeran rumah kami hanya ada dua kamar,yang satu kamar saya yang satu lagi kamar putri....jika pangeran tak nyaman disini pangeran bisa istirahat dikamar saya." ucap nenek.
"tidak nek.disini sudah ckup.trima kasih''
Dikamar Bin duduk disamping putri.menatap lekat kedua bola mata putri.Bin menggenggam tangannya.terlihat seyum simpul diwajah cantiknya.
" aku sudah begitu takut........sangat menyiksaku melihatmu tertidur lama.,maafkan aku sayang harusnya aku tak meninggalkanmu dirumah saat itu...."
Terlihat rasa penyesalan dimata Bin.putri yang dari tadi menatap Bin mengangkat tangannya.mengusap pipi Bin dengan lembut.
"terima kasih Bin...." Tak banyak kata yang keluar dari bibir putri.
Bin masih merasakan sentuhan lembut tangan putri diwajahnya.mereka hanya saling menatap satu sama lain.menyalurkan perasaan mereka yang begitu dalam.bin pun mencium kening wanita yang sangat dia cintai itu.
Hari sudah sangat siang.waktunya mereka makan siang.nenek dan Byul dibantu bibi san memasak menyiapkan hidangan untuk pangeran dan yang lain...
pangeran masih bersama Dr.chen diruang tengah.Byul,nenek dan bibi san berada didapur.sedangkan Bin masih menemani putri dikamar.
Terdengar suara langkah kaki masuk kerumah itu.ada seseorang yang tanpa permisi dan langsung menuju ruang tengah.
Pangeran yang sedang menikmati teh hangatnya bersama dr chen terkejut dengan kedatangan seorang wanita yang tiba tiba berada didepannya.
Terlihat seorang wanita cantik,dengan tubuh mungilnya serta rambut panjang hitamnya menatap kearah pangeran.wanita itu terlihat anggun dengan hanya menggunakan setelan rok selutut dan kemeja polos berwarna ungu.
__ADS_1
Pangeran beberapa saat tertegun memandangnya.
"*maaf kalau aku tidak sopan,aku tak tau kalau ada tamu disini.....dimana nenek dan Bin apa anda tau tuan??"
"sepertinya nenek didapur dan bin dikamar*..."jawab pangeran dengan singkat sambil menunjuk kearah belakang.
" terima kasih tuan..."
wanita itu bergegas pergi kedapur sambil memanggil manggil nenek.
Nenek dan bibi San mendengar suara wanita itu dan langsung keluar dari dapur.
"Yurin....kau sudah kembali sayang....."
nenek langsung memeluk wanita itu dengan erat.
"aku mencari ibu dan nenek ternyata disini....aku langsung ingin pulang setelah ibu mengabari kalau Bin sudah kembali....aku sudah merindukan sepupuki itu nek...dimana dia?"
"*Dia ada dikamar sayang...tapi jangan kau ganggu dulu dia.dia sedang bersama calon istrinya yang sedang sakit...tunggulah dia keluar kamar ya.....''
" calon istri.......aku tak menyangka bin akan menikah....tapi nek,siapa mereka yang ada ada diruang tengah...?mereka seperti bukan orang biasa."
"Yurin....itu pangeran Yuan putra raja Kim kita.bersama dr chen"
"husssttt jaga ucapanmu yurin....tak enak kalau ada orang yang mendengar*."
Byul yang mendengar perkataan yuriin pun terseyum sambil menyela perbincangan antara yurin dan nenek.
''pangeran memang sangat berwibawa dan terlihat dingin itu karena posisinya sebagai putra mahkota.tapi sebenarnya dia sangat baik dan lembut...hallo nona yurinn aku pelayan Byul dari istana."
mendengar penjelasan byul..yurin sedikit malu.dia masih merasa penasaran.
"tapi nek kenapa mereka semua ada disini..apa mereka ada perlu hingga menyusul bin kesini?"
"*Sebenarnya calon istri bin itu adalah putri Kim Yona Ling,adik dari pangeran Kim Yuan.putri kesini bersama bin.tapi tiga hari ini putri sakit hingga tak sadarkan diri.membuat pangeran khawatir dan menyusul kesini membawa dr.chen dan nona byul ini.nona byul ini pelayan pribadi putri diistana.sekarang keadaan putri sudah membaik."
"apa...jadi calon istri bin itu seorang putri...kuakui bin memang sangat tampan nek.dia juga sangat lihai dalam berbagai hal.tapi tak kusangka bin bisa memikat hati putri...aku ikut bahagia nek*."
"sekarang kau sudah paham kan....ayo kukenalkan pada pangeran..." ajak nenek pada yurin.mereka menuju ruang tengah.menemui pangeran dan dr.chen.
"maaf pangeran jika cucu saya tadi tidak sopan...dia Park Yurin ,cucu saya.dia baru saja pulang dari kota daegu,karena dia bersekolah disana.dia sepupu bin.mereka sudah lama tidak berjumpa.usianya hanya terpaut beberapa tahun dengan bin tapi mereka seperti saudara kandung."jelas nenek sambil masih berdiri menghadap pangeran.
" tidak apa nek..aku mengerti..."pangeran memandang sekilah Yurin yang masih merasa tak enak.dengan sedikit keberanian Yurin mengulurkan tangannya pada pangeran.awalnya pangeran hanya diam tapi kemudian dia membalas salaman dari yurin.
__ADS_1
"senangg bisa berjumpa dengan pangeran,saya Park Yurin.maaf kalau saya tidak sopan."
pandangan Pangeran dan Yurin saling bertemu.untuk beberapa saat pangeran menatap kedua bola mata Yurin yang begitu indah berwarna coklat itu.
Tak lama Bin keluar dari kamar melihat sudah ada Yurin.
"yurin kau pulang......"
suara bin membuat semua menoleh kearahnya.yurin langsung memeluk bin..karena dia begitu dekat dengan sepupunya ini.mereka sudah saudara kandung.
"bagaimana kabarmu yurin...sudah lama kita tak berjumpa.,,,bagaimana kuliahmu?atau kau mlah sibuk pacaran......''
perkataan bin membuat perhatian pangeran teralihkan.pangeran ikut mendengar percakapan mereka.
" kau jangan mengejekku bin....aku tidak punya pacar...aku sedang fokus dengan skipsiku....tapi aku begitu terkejut mendengar hubunganmu dengan putri....wahhhhh aku jadi iri......."
Yurin mencubit lengan Bin.membuat pangeran menyadari keakrab'an mereka.
"apa kau ingin kukenalkan dengan dia,,?
" tentu bin,ayo....."yurin tak menolak ajakan bin dan langsung ikut dengan bin kekamar putri.
Putri melihat kedatangan seorang wanita cantik dan mungil yang sepertinya lebih tua beberapa tahun darinya.
"putri ada seseorang yang ingin berkenalan denganmu......"
"siapa wanita cantik ini Bin?"
"ini Park Yurin sepupuku.dia baru pulang dari kota Daegu.dia bersekolah disana.dia adalah putri dari bibi san.sudah seperti adik kandungku sendiri."
Yurin mendekati putri yang masih terbaring.menggenggam tangan putri.
"hallo putri....panggil aku Yurin saja.....aku sudah seperti adik bin...jadi jika dia bertindak macam" kau bisa melaporkan padaku.aku akan menghajarnya......aku senang bisa berjumpa denganmu....kau ternyata sangat cantik meski kau sedang sakit tapi pancaran kecantikanmu tak luntur.pantas bin tergila gila padamu....."
Perkataan Yurin membuat putri malu terseyum simpul.
"trima kasih yurin....."
mereka semuapun akhirnya makan siang
bersama dimeja makan.kecuali bin yang masih menemani putri dikamarnya.
Bin dengan sabar menyuapi kekasihnya itu dengan perlahan.
__ADS_1