Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
Berkelahi


__ADS_3

 


Setelah dari makam ibunya putri kembali kekamarnya.Dia bergegas untuk mandi.


 


Tak lama putri keluar dari kamar mandi lalu duduk didepan cermin riasnya.Dia masih memikirkan tindakan apa yang harus ia ambil.memang selama dua hari ini dia taj berjumpa dengan pengawal Bin karena kesibukan masing masing.tapi putri sudah mengetahui kalau Bin sudah berani bilang perasaannya pada ayahnya.


Byul masuk melihat putri masih mengenakan handuk mandinya duduk didepan cermin.


''putri maaf menganggu,diluar ada pangerann lee ingin bertemu dengan anda.."


putri merasa gugup bertemu Lee,dia tak sanggup harus bilang jujur padanya.


"*lee....suruh dia menungguku sebentar aku ganti baju dlu,"


"baik putri*."


Tak lama putri keluar kamarnya menemui Lee yang dari tadi berdiri menatap kearah kolam.mereka lalu berbicara sambil berjalan jalan mengelilingi istana.


"malam lee....sudah lama kau tak kesini,kemana saja?


Sapaan putri membuyarkan lamunan pangeran Lee yang dari tadi menunggunya.


Dengan seyum khasnya Lee menoleh ke arah putri Ling.


" malam juga Ling.ada pekerjaan yang harus aku selesaikan.ohh ya kudengar pengawal Bin sudah kembali,aku juga sudah tau kalau dia sudah berani jujur bilang pada Yang Mulia."


Raut wajah putri Ling berubah,merasa gugup didepan pangeran Lee.dia hanya bisa terdiam.


Tiba tiba tangan besar lee menarik pinggang putri Ling dan mendekatkan tubuh mereka berdua.Putri hanya bisa tertegun menatap wajah tampan Lee.


"*kau bahagia Ling dia kembali......?"


"Lee apa yang kau lakukan,lepaskan dulu aku,,dan apa yang kau katakan...aku biasa saja*."


Pangeran Lee terus menatap wajah putri Ling dari jarak yang begitu dekat.membuat putri Ling semakin merasa bingung.


Dengan cepat Lee mencium bibir mungil putri Ling.ciuman kilat itu membuat putri reflek dan menampar pipi lee.putri merasa sangat bersalah.sedang lee hanya bisa terseyum mendapat tamparan dari wanita yang dia cintai.Dengan memegang pipi lee putri merasa bersalah.


"Lee,,,maafkan aku...aku tak bermaksud melukaimu,,kenapa kau tiba tiba menciumku,,"


Lee menarik tangan putri dengan erat.menatap tajam kearah putri.


"*Tamparan ini adalah jawabanmu ling....kau sangat mencintainya bukan?aku sudah mengenalmu dari kecil Ling,kau tidak bisa berbohong padaku,kau ingat saat kita dipantai waktu itu.q melihat sorot kesedihan dimatamu ling.meski kau sedang bersamaku aku tahu pikiran dan hatimu sedang memikirkannya.sampai kapan ling kau akan mengelak...?"

__ADS_1


"*tlong lee lepaskan tanganku,,kau ini bicara apa?aku tak ingin membahas soal ini....apa kau kesini cuma ingin mengatakan ini?"


"benar aku ingin meminta kepastian darimu Ling!siapa yang kau cintai aku atau dia?kenapa kau tak bisa menjawab**?"


Tiba tiba pengawal Bin muncul dan menarik tangan putri Ling yang satu lagi.membuat putri terkejut.situasi yang membuat dia begitu bingung menghadapi kedua pria ini.


"pengawal Bin,,kau disini.......!"


putri memandang kearah wajah Bin.


"*akhirnya kau muncul juga pengawal Bin,bagaimana kabarmu?"


"kabar saya baik pangeran,tlong lepaskan tangan putri*,,"


Pinta Bin pada Lee.


"jika aku tidak mau bagaimana?apa kau ingin memukulku pengawal bin.."


Jawaban Lee membuat putri menjadi menjadi resah.takut kalau mereka bertengkar.


"lee.......pengawal Bin tlong lepaskan tanganku.....kalian ini apa sudah tidak waras.....''


" Tidakkkkk"


sambil saling bertatapan dengan wajah tegang.


"kalau kalian tidak melepaskan tanganku aku akan marah pada kalian berdua.cepat lepaskan aku...."


"kau harus memilih Ling,antara aku dan dia.,paham?"


Perkataan Lee yang sedikit memaksa.membuat Bin semakin marah dan dengan keras menarik tangan putri ling,membuat genggaman pangeran Lee terlepas.


Spontan saja Lee memukul Bin dibagian wajahnya hingga tersungkur membuat bibir bin sedikit berdarah.


Entah kenapa Lee berubah menjadi emosional....


"Lee apa yang kau lakukan.....kenapa kau jadi seperti ini?kau membuatku takut lee...."


Melihat kearah Lee sorotan mata Ling berubah menjadi sedih.


"maafkan aku Ling,aku tak bisa mengendalikan diri....maaf jika membuatmu takut.."


Putri Ling kemudian mendekati Bin dan berusaha membantu bin bangun.tanpa bicara sepatah katapun putri meninggalkan Lee yang masih tertegun menyesali perbuatannya.Putri mengandeng Bin pergi.


Sampai dikamarnya.putri menyuruh Bin duduk disofanya.putri mengambil air hangat dan sapu tangan.

__ADS_1


pelan pelan dia membersihkan dan mengompres luka dibibir Bin.raut wajah putri terlihat sedih.Bin terus menatap wajah cantik putri,sambil sesekali merasa kesakitan saat putri menyentuh bibirnya.


"*apa sakit,,,tahan sebentar aku akan mengobatinya..."


"ini hanya luka kecil sayang,sebentar lagi juga sembuh,apalagi aku bersamamu seperti ini* ....."


Putri menelan ludahnya karena merasa gugup dengan perkataan Bin.


Tangan bin pun memegang pipi putri yang halus,


"*kenapa kau**memanggilku dengan kata itu lagi,,,sudah jangan bicara ngawur,biar aku obati dulu lukamu."


"kenapa memang,,,bukankah kita sudah tidur berdua*?


Pipi putri terlihat merona.sambil terus mengolesi salep dibibir bin.selesai mengobati putri berdiri mengembalikan kotak obatnya,dengan cepat tangan Bin menarik tangan putri Ling hingga terjatuh dipangkuannya.mereka saling bertatapan,putri mencoba bangun dari pangkuan Bin tapi sulit.Bin mencoba mencium putri tapi putri menghindar dengan cepat.Bin hanya terseyum tipis.


" kau ingin menciumku lagi?sudah lepaskan aku,dan cepat pergi dari sini ,ini sudah malam.''


"hemmmm kau mengusirku....kau kan kekasihku jadi wajar jika aku ingin menciummu!"


"Bin.....kau....."


Dengan sedikit kesal putri beranjak dari pangkuan Bin.berdiri di depan ranjangnya.


Bin menghampiri putri dengan memberi pelukan hangat pada kekasihnya itu dari belakang.lagi lagi aroma tubuh bin membuat putri tak bisa menolak.Bin menciumi tengkuk leher putri yang wangi putri hanya memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan Bin dilehernya.


" sudah pengawal Bin...lepaskan aku....ku mohon..."


Tangan kekar Bin terus membelit tubuhnya.


"apa kau tidak merindukanku putri?"


putri berbalik menatap mata Bin.


"apa aku harus menjawab pengawal Bin,,kembalilah kekamarmu ini sudah mlam aku mohon...."


''baiklah kalau itu maumu sayang tapi berikan aku ciuman dipipi dlu...."


sambil menunjuk kearah pipinya bin melirik ke arah putri.Bin sudah melepaskan pelukannya.


Dengan ragu putri mencium pipi Bin sampil berjinjit karena bin lebih tinggi darinya.


Bin sangat senang ternyata putri mau melakukannya.Bin pun berbalik dan mencium kening putri lalu pergi dari kamar putri Ling dengan seyum diwajahnya.


Putri Ling benar benar merasa tak berdaya kalau berada didekat Bin.sejujurnya mlam ini dia merasa kacau ingat kejadian lee tadi tapi hatinya sedikit terhibur karena ada Bin.

__ADS_1


__ADS_2