Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
Terima kasih


__ADS_3

 


Keesokkan hari dikamar Bin dan Ling,mereka terlihat sudah rapi.Bin sudah siap dengan stelan kemeja putih,jas biru tua dan celana yang senada dengab jasnya.Ling juga sudah terlihat menawan dengan blus terusan berwarna biru muda bermotif bunga" kecil sepanjang tulut dengan bawahnya yang sedikit lebar.tak lupa sepatu biru yang hak nya yang sedikit lebih pendek dari biasanya karena ling sedang hamil.ling bersiap siap untuk kerumah sakit dulu hari ini.


 


"sayang maaf aku tak bisa mengantarmu kerumah sakit.....karena ada yang harus aku bicarakan dengan kakak.....nanti kalau tabib Tang sudah tiba aku akan menghubungimu..." Ucap bin sambil mencium kening ling pelan.


"iya sayang....aku.bisa berangkat sendiri...kau jangan khawatir....aku akan segera pulang nnti.....sampai jumpa sayang...."


ling mencium pipi bin lalu keluar kamar menuju rumah sakit.


Bin juga keluar kmar menuju ruang kerja kakak iparnya pangeran yuan.


"selamat pagi kakak....''sapa bin saat masuk keruangan itu.


" selamat pagi juga bin....oh ya ,,aku sudah mengirim beberapa pengawal untuk menjemput tabib tang distasiun...mungkin mereka tiba sebelum jm makan siang...."sambil mempersilahkan bin duduk dididepannya.


"hemmm,,,aku harap perjalanan mereka lancar....."


"dimana Ling?"selidik pangeran Yuan pada Bin.


" *dia kerumah sakit dulu kak,ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan dulu...nanti dia akan kuhubungi kalau tabib tang sudah tiba....."


"ow begitu...yasudah...ini ada beberapa file tentang pembangunan rumah sakit kita didaerah,, kau pelajari dulu dan pastikan keamanan disana bisa terkendali..."


"baik kak,,aku keruanganku dulu*..."bin menerima beberapa berkas dari Pangerab dan segera keluar menuju ruang kerjanya.


 


Waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang, sebuah mobil sedan hitam sudah berhenti di didepan gerbang istana utama.Bin dan pangeran Yuan sudah berdiri didepan pintu masuk .kedua pria gagah yang sudah sama''sudah beristri itu menyambut kedatangan tamu mereka.dari mobil itu keluarlah seorang pria paruh baya dan seorang gadis muda yang berpenampilan sederhana.


Bin dan pangeran Yuan mendekati mereka.memberi hormat dan menyalami keduanya.


" selamat datang diIstana tabib Tang dan nona Bai min...bagaimana kbar kalian?"ucap pangeran dengan seyum ramahnya.


"terima kasih pangeran....kbar kami baik...bagaimana kbar anda?dan anda tuan Bin.?" jawab tabib tang sambil memandangi kedua pria didepannya.

__ADS_1


"kabar kami baik tabib...trima kasih sudah memenuhi undangan ayah mertua ku untuk kesini...."ujar bin sambil sekilas melihat bae min.


sejak turun dari mobil bae min tak bisa memalingkan pandangannya dari Bin,baginya Bin selalu terlihat tampan.karena dari awal dia sudah menaruh hati pada Bin.melihat penampilan bin hari ini yang begitu terlihat maskulin membuat rasa yang ada dihati bae min bangkit lagi setelah sempat ia kubur dalam".walaupun ia sadar Bin sudah dimiliki orang lain.


Pangeran dan Bin menyuruh mereka masuk istana untuk menemui Raja Kim.Tabib tang dan Bae min tak henti terpukau dengan dekorasi dalam istana yang mereka anggap sangat mewah dan unik.


DiAula Istana sudah ada Raja Kim dan Yurin yang sudah menunggu.saat mereka sudah sampai tabib Tang dan Baemin langsung memberi hormat pada Raja Kim.mereka merasa gugup sekaligus senang bisa bertemu langsung dengan raja mereka.


" selamat datang diistana ku tabib Tang...kuharap kau senang berada disini...!"sapa raja dengan seyum simpulnya.


"terima kasih untuk undangan anda Yang Mulia,,saya merasa terhormat dan senang bisa datang keistana ini.."Tabib tang menjawab dengan sangat antusias.


" aku hanya ingin mengucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya padamu tabib tang,karena kau sudah menyelamatkan nyawa menantuku...aku tidak bisa membalas kebaikanmu ini....kuharap kau bisa betah disini untuk beberapa hari....kalau begitu aku tinggal dulu...karena aku masih ada beberapa pekerjaan nanti kita bisa makan malam bersama..."ucap Raja Kim sambil berdiri meninggalkan aula istana.pangeran pun mengenalkan Yurin pada tabib tang dan bae min.dengan seyum manisnya yurin memberi salam dan menyalami keduanya.Bae min merasa Yurin adalah wanita yang sangat ramah,selain cantik yurin juga terlihat sangat pintar saat berbicara.sangat pantas mendampingi pangeran.


Tak lama muncul seorang wanita yang mendekati mereka semua yang sedang asyik mengobrol dengan masih memakai jas putih kebesarannya.Ling berjalan dengan seyum indahnya.Bae min begitu terpukau dengan kehadiran sosok wanita itu,selain begitu cantik,tubuhnya yang ckup tinggi dan kulitnya yang putih bersih.wanita itu juga terlihat sangat anggun.apalagi dia seorang dokter yang bisa dilihat dari bajunya.dan meskipun sedang hamil tapi aura kecantikan nya begitu terpancar.


"pantas tuan Bin sangat mencintainya,selain seperti peri yang begitu sempurna..ternyata istrinya seorang dokter." gumam Bae min dalam hati.


begitu juga dengan tabib Tang yang tak henti memandang Ling yang sudah berada didepanya.Tabib tang lansung mengetahui kalau itu putri Ling dia langsung memberi hormat.


"selamat datang diistana tabib tang,,senang bisa berjumpa dengan anda...!" sapa Ling dengan seyum indahnya.


"jangan memujiku seperti itu tabib tang.....sudah lama saya ingin bertemu dengan anda,saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar besar nya pada anda berkat pertolongan anda,suamiku bisa selamat,saya tidak bisa membalas kebaikan anda..." ucap ling sambil melirik kearah Bin yang berdiri disebelahnya.


"*anda tidak perlu sungkan putri,itu sudah tugas saya...oh iya ternyata anda sedang hamil ya....sudah berapa bulan?"


"iya tabib sudah hampir lima bulan.,,kuharao anda senang berada disini....ohhh apa ini putri anda....hallo nona Bae min senang bisa bertemu denganmu*...." ling memandang Bae min yang masih terpukau dengan kecantikan Ling.


"semoga kehamilan anda sehat...dan persalinan anda lancar.....iya putri ini bae min putri tunggal saya...."tabib Tangmelihat ling sudah berada didekat putrinya.


"terima kasih doanya tabib....terima kasih ya nona,kau sudah dengan sabar merawat suamiku....kau bisa meminta sesuatu nona untuk membalas kebaikanmu..." ling sengaja memberi pilihan untuk baemin sebagai ucapan terima kasihnya.


"sama" putri ling....anda tidak perlu sungkan pada saya....."Bae min merasa tidak enak dengan ucapan putri tadi,meskipun begitu jika dia bisa meminta lebih,dia ingin bisa merebut Bin dari putri.tp Bae min masih sadar dengan hal konyol yang ada dibenakknya itu.


"kalau begitu silahkan istirahar dulu tabib dan nona...biar pelayan yang mengantar kekamar kalian...pasti perjalanan kalian begitu melelahkan...sampai jumpa nanti saat makan malam."ucap Ling sambil memberi kode pada beberapa pelayan agar mengantar tabib Tang dan Bae min.


" baik putri...kami pamit istirahat dulu...."tabib Tang dan baemin memberi hormat pada semuanya sebelum pergi menuju kamarnya.mereka berjalan bersama dua pelayan.

__ADS_1


Bin lalu memegang pinggang Ling dengan pelan dan mengajak kembali kekamarnya.Bin mengandeng tangan ling dengan kuat.


Ternyata dari tadi Bae min menoleh kearah mereka dengan tatapan yang datar.Bae min merasa sangat cemburu dengan apa yang dilihatnya itu.


Dikamar Ling dan Bin sudah duduk berdua disofa setelah ling melepas jas putih dan meletakkan tasnya.dia menyandarkan kepalanya didada bidang Bin.mencium aroma khas tubuh suaminya itu.


"sayang......ternyata nona itu masih sangat muda ya.....dia juga manis dan polos....apa kau sedikitpun tak tergoda saat dia merawatmu dulu??ucap ling yanh masih bermanja manja didada suaminya.


Bin yaang mendengar perkataan istrinya itu hanya terseyum simpul.


" kau ini bicara apa sayang...jangan berfikir macam".mana mungkin q tertarik dengan bae min...dia masih gadis kecil....justru saat aku disana pikiranku slalu memikirkanmu sayang. .."bin memeluk erat tubuh ling.


"benarkah.....maksih ya sayang.....sayang...aku merasa sangat lelah aku ingin tidur saja....apa kau ingin tidur juga atau kau ingin kembali keruang kerjamu...?ling msih menikmati pelukan hangat suaminya.


" apa kakimu pegal?sini aku pijiti...."tangan bin hendak menarik kaki ling,tapi ling memghalanginya.


"*tidak sayang aku tidak pegal aku hanya ingin berbaring ..."


"ya sudah ayo aku gendong keranjang..aku juga ingin tidur siang bersama istri tercintaku*." Bin langsung menggendong tubuh ling ke ranjang dengan gaya bradel.Bin melepas jas dan dasinya.membuka beberapa kancing kemejanya karena merasa panas.dan langsung berbaring disamping istrinya.memeluk ling dengan erat.


"sayang.......apa aku boleh meminta itu...." posisi tubuh Bin sudah diatas Ling.


''sayang....jangan nakal aku lelah....ini juga masih siang....."ling menatap lekat wajah bin sambil mengelus pipi bin.


langsung saja bin mendaratkan ciuman hangat dibibir mungil Ling.mereka begitu terhanyut dengan ciuman itu hingga terus meminta lebih.keduanya pun tak bisa menahan hasrat untuk bercinta.Bin memperlakukan Ling dengan lembut,ia sadar istrinya sedang hamil.mereka cukup lama melakukan aktivitas indah itu.hingga wajah lelah Ling semakin terlihat membuat Bin tak tega dan mengakhiri kegiatan itu.


"maaf sayang aku semakin membuatmu lelah...." Ujar Bin sambil membelai lembut wajah Ling yang terlihat susah sangat lelah.Bin mimindahkan posisinya.dia langsung memeluk ling dari samping.


"tidak apa apa sayang,itu sudah kewajibanku sebagai seorang istri...aku juga sangat menikmatinya..kau ini seakan memberi candu padaku sehingga aku merasa ketagihan....."kata''ling membuat Bin senang.


" benarkah kau ketagihan......kalau begitu kita akan melakukan itu setiap hari ok....yasudah sekarah tidurlah...."goda bin pada ling.


"ihhhh jangan nakal sayang...nnti aku bisa" kelelahan karena ulahmu.....sudah ah aku mau tidur....."ling membenamkan wajahnya kedada Bin.memejamkam matanya pelan..


''hehehe...aku akan berusaha supaya kau tidak merasa lelah sayang....tidurlah....."Bin mencium kening ling pelan sebelum ia ikut memjamkan mata.


Keduanya pun terlelap tidur dengan posisi saling memeluk.saling memberikan kehangatan dan kenyamanan.

__ADS_1


Dalam benak Ling sangat bahagia karena suaminya sangat perhatian padanya.


__ADS_2