
**Rumah Sakit**
Dua hari ini putri Ling disibukkan dengan tugas yang menumpuk,meskipun Dr.Chen sudah membantunya.tapi tetap saja tugasnya masih banyak.Bahkan dia juga tidak pernah bertemu dengan Bin karena kesibukannya.
Diruangan kerjanya yang nampak ckup luas dan tertata rapi.sudah hampir makan siang tapi dia masih berkutat dengan laptopnya
Bahkan putri Ling juga tidak menyadari kedatangan Pangeran Lee.
"Ayo makan dulu,jangan menyiksa tubuhmu". dengan posisi duduk pangeran Lee menyodorkan makanan yang dibawanya pada putri Ling.Dia tahu makanan kesukaan putri Ling.Mie Ramen
Putri terkejut dan menoleh kearah pangeran Lee.
" *Kau Lee,disini sejak kapan?"
"hemmm sejak tadi,,,kau ini benar'',sibuk sampai lupa waktu dan tak menyadari sekelilingmu.makanlah jangan sampai perutmu sakit*,"
dengan menaikkan dahinya Lee meledek putri Lee.
Putri pun mengambil makanan itu dan mulai melahapnya.
"Beberapa hari ini aku tak bisa menemuimu,apa kau baik baik saja?
Putri masih saja terus melahap Mie yang ada didepannya dan tak menjawab pertanyaan pangeran Lee.dia semakin penasaran.dia sedikit khawatir kalau saat dia tidak ada,pengawal Bin mendekati putri.
" Apa ada yang kau sembunyikan dariku putri,kenapa kau hanya diam".
Putri hampir tersedak mendengar pertanyaan pangeran Lee barusan.dengan sigap lee memberinya minum.
"aku tidak menyembunyikan apapun Lee,kau tau aku dari dulu tak pintar berbohong".
sebenarnya putri merasa bersalah karena harus berbohong pada pangeran lee,mengingat kejadian dikamarnya dua hari yang lalu.putri terdiam sejenak,tidak melanjutkan makannya.
Sikap aneh putri ini membuat Lee semakin yakin kalau putri menyembunyikan sesuatu darinya.
" Maaf Lee aku sudah kenyang,,makasih ya udah bawain aku makan."
__ADS_1
Sambil meletakkan supit ke meja,putri mengambil air putih dan meminumnya.
"Bagaimana kerjaanmu diluar kota Lee?"
ucap putri Ling sambil terus menatap laptopnya.
"Semua lancar...aku menyelesaikannya dengan cepat,memang capek sich bolak balik keluar kota,tapi capekku hilang jika sudah bertemu denganmu Ling...."
Pandangan Lee tertuju pada Putri Ling,membuat putri Ling salah tingkah dan sekilas melihat wajah Lee.
Putri berdiri menuju balkon.Memang ruang kerja putri ada dilantai tiga dan ada balkon di
luar.sehinggan putri bisa melihat pemandangan dari atas.
Pangeran Lee menyusul mendekati putri Ling yang masih memandang kearah luar.
"*Apa kau tidak nyaman aku disini Ling?"
"bukan seperti itu Lee,aku hanya merasa capek saja ,kuharap kau jangan berfikiran macam*".
" aku pulang dulu,besok aku akan menemuimu lagi,jaga kesehatanmu..."
Sambil memegang pipi putri Ling dan mengusapnya,pangeran lee berjalan keluar.
sebenarnya langkah Lee begitu berat meninggalkan wanita yang ia cintai,hatinya masih merasa rindu pada putri Ling.
Hari sudah senja.Putri kembali menuju kamarnya.sesampainya dikamar,byul sudah menyiapkan air hangat untuk mandi putri.
Tapi sebelum mandi putri merebahkan dirinya sebentar diranjangnya.
Putri melepas pakaianya,masuk ke kolam kecil yang sudah berisi air hangat yang sudah diberi banyak bunga mawar merah membuat bau wangi bertebaran.
Memang hari ini ckup melelahkan bagi putri,tugasnya begitu banyak.apalagi dia masih memikirkan sikap kedua pria yg membuatnya bingung.
Wangi bunga mawar ini membuat putri semakin nyaman dilamunannya.
Tak terasa sudah lebih dari satu jam putri berendam.dan bergegas menyelesaikan mandinya.
Putri keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk putih yang melilit ditubuhnya.terlihat jelas lekukan tubuhnya yang ideal dan bahu jenjangnya yang indah.dia hendak mengambil pakaiannya.
__ADS_1
Betapa terkejutnya putri Ling saat melihat disudut kamarnya terlihat sudah ada Bin yang berdiri bersandar didinding kamarnya.Dia benar benar malu,Bin melihatnya hanya mengenakan handuk seperti ini.langsung dia membalikkan badannya dari arah bin.
"Bin kenapa kau disini,sejak kapan..haaa!??
Putri memejamkan matanya karena malu.
Bin pun mendekati putri dari arah belakang dan langsung memeluk tubuh putri Ling.
Membuat putri Ling sangat terkejut,rasanya campur aduk.
" aku sudah dari tadi putri,,maaf jika kau terkejut."Bin mencium aroma tubuh putri yang begitu wangi,merasakan sensasi yang berbeda.membuat hasratnya sebagai pria dewasa tergoda.Dia langsung mencium lekuk leher putri yang begitu wangi secara perlahan.membuat putri tak bisa menolak sentuhan yang diberikan Bin padanya.
putri memejamkan matanya merasakan beberapa kecupan dilehernya.kakinya kaku,tubuhnya bergetar tak bisa bergerak karena bin memeluknya dengan erat.
"Apa yang kau lakukan pengawal Bin kenapa kau begitu nekad?tlong lepaskan aku,"
Mencoba melepaskan tubuhnya tapi tangan kekar bin masih menahan pinggang putri Ling dengan kuat.Bin justru membalikkan badannya.sekarang mereka sudah saling berhadapan,Putri ling merasa sangat malu karena hanya memakai handuk.matanya tak berani menatap Bin.tangan Bin mendorong punggung dan pinggang putri,hingga jarak mereka semakin dekat.
Nafas putri mulai tak beraturan.dadanya yang sintal dan berisi sudah menempel didada Bin yang kekar.putri menarik narik lengan baju Bin.
"Aku mohon Bin lepaskan aku?
Dengan muka datar dan seyum kecilnya Bin tak menanggapi permintaan putri.
Pandangan mereka saling bertautan ckup lama,.
" Apa kau malu putri?"Sambil terus mengunci tubuh putri dipelukannya dan sekilas Bin melihat belahan dada putri yang sedikit terlihat,sexi memang.
"iya setidaknya biarkan aku memakai bajuku dulu.
Putri memukul dada Bin.justru membuat Bin semakin mendekatkan bibirnya.
Bin ingin mencium bibir tipis putri,tapi dengan cepat putri menoleh membuat bibir Bin mendarat dipipinya.Putri membuka matanya dengan lebar,sementara Bin hanya terseyum.
''S**uatu saat nanti aku akan mendapatkan ciumanmu putri,.. dan biarkan aku menikmati kebersamaan kita malam ini sudah dua hari aku tak melihatmu putri,aku sangat merindukanmu."
Sambil Jari bin memegang bibir indah putri.
Keduanya terdiam cukup lama dengan posisu itu.
Bin pun melepaskan pelukannya tanpa berpamitan,dia pergi begitu saja.tanpa mengucapkan sepatah kata.hanya ada seyum dibibirnya.
Putri masih tertegun setelah kepergian Bin.dia sungguh merasa seperti mimpi.dia tak percaya.pertama kalinya pria masuk kekamarnya saat dia hanya memakai handuk seperti ini.
__ADS_1
Saat Bin keluar dari kamar putri,disaat bersamaan pula pangeran Yuan melihatnya.dia ingin memanggil putri untuk makan malam bersama.Dia benar"terkejut malam"seperti ini kenapa Bin keluar dari kamar adiknya...membuat dia semakin yakin klo ada apa'' antara adiknya dan pengawal Bin.