
**maaf ya yang nunggu kelanjutannya,,author agak lama,,biasa ibu"kebanyakan kegiatan.....**
**Distasiun**
Mereka berdua sedang menunggu kedatangan kereta.Ditempat Bin berasal memang blum ada bandara didekat sana karena tempatnya yang ckup jauh dari pusat kota,jadi kendaraan transportasi yang bisa menjangkau disana hanya kereta api.
Bin dan Putri Ling bergegas masuk setelah kereta yang ditunggu sudah datang.
Mereka duduk bersebelahan,dengan putri yang berada disamping jendela.
setelah selesai meletakkan koper mereka dan menyerahkan karcis pada petugas.
Kereta pun siap berangkat.ini pertama kalinya bagi putri naik kereta.jadi diwajahnya nampak rasa penasaran dan senang.
"ini pertama kalinya putri naik keretakan?"
pertanyaan Bin membuat putri malu.
"benar,,kenapa kau bisa tau?"
Bin hanya terseyum simpul melihat kearah wanita cantik yang ada disampingnya.
"trima kasih kau mau ikut denganku....kuharap kau bisa betah dirumahku..."
"jangan GR dulu ya....aku cuma ingin tau seperti apa kampung halamanmu....jangan khawathirkan aku,aku pasti bisa menyesuaikan diri disana...."
jawaban putri sedikit siniz sambil masih melihat pemandangan diluar....
Bin hanya bisa berharap dalam hatinya semoga putri tidak menyesal ikut dengannya.
Diapun mengenggam tangan putri dengan erat,membuat putri sedikit tertegun menatapnya.
"sekali lagi trima kasih,,dan kalau disana kau merasakan sesuatu yang membuatmu tidak nyaman katakan padaku.."
Perkataan Bin ini membuat putri begitu nyaman didekatnya.seolah bin sangat menjaganya.ckup lama mereka terdiam.
"waowwww pemandangan benar" indah...."
sambil melihat kearah luar putri terus menunjukkan kekagumannya.
Tak lama putri tertidur dibahu bin.bin hanya bisa merangkulnya agar kepala putri tidak terbentur dinding kereta.
Perjalanan mereka ckup jauh,sekitar lima jam mereka berada dikereta.
akhirnya sampai juga mereka.
__ADS_1
Bin mencoba membangunkan putri yang masih tertidur bersandar padanya.
"putri.....bangunlah,,sudah sampai"
Ling membuka matanya pelan....
's**udah malam ya...maaf aku tertidur...."
Bin hanya terseyum menatapnya
"ayo kita turun...*
Sambil menarik tangan putri.mereka turun dari kereta.dan berjalan keluar stasiun.
Bin mencari semacam mobil angkutan umum menuju rumahnya.mereka pun naik.
Putri masih terdiam.
Tak lama mereka sampai..Bin terus mengandeng tangan putri menuju rumahnya.
Suasana desa bin sungguh jauh berbeda dengan kota Seoul.terlihat sepi.bangunan dan rumah" penduduk juga masih sangat sederhana.tidak terlihat fasilitas umum seperti telpon umum dan lainya.
Mereka berjalan beberapa menit lalu Bin menunjuk satu rumah pada putri.
"itu rumahku putri.....!"
Terlihat dari jarak yang cukup dekat sebuah rumah yang ckup luas tapi tidak terlalu besar.
jauh dari kata mewah.dari depan terlihat hiasan"aksen tradisional korea yang ckup kental.
Disisi lain nampak beberapa warga sedang berkumpul di pos keamanan.mereka tertegun melihat bin kembali dengan menggandeng seorang wanita yang cantik.memang putri hanya memakai setelan celana panjang jins biru dan atasan kaos tebal putih,tapi aura kecantikannya masih sangat terlihat.
Bin hanya terseyum kearah warga yang masih penasaran.
warga hanya bergumam sendiri.
"Bin sudah kembali,pasti neneknya senang,,tapi siapa wanita cantik itu,,sepertinya dia begitu dekat dengan Bin"
"iya benar..mungkin itu kekasihnya"
Ujar warga yang lain.
kabar itupun langsung menyebar keseluruh desa.
Bin sudah masuk kedalam rumah bersama putri.nampak wajahnya berubah pucat ketika melihat neneknya terbaring diranjangnya.terlihat pula beberapa saudara yang menunggu dan merawat nenek.
Putri hanya terdiam melihat bin dan neneknya.sedangkan orang"yang berada disitu terkejut dengan kedatangan Bin dan seorang wanita yang begitu cantik dan terlihat seperti bukan wanita biasa ikut dengan Bin.
Bin langsung mendekati neneknya
__ADS_1
"nenek aku pulang....bagaimana keadaan nenek?
nenek park terlihat senang dengan kedatangan cucu kesayangannya.
" aku sudah merasa baikan nak....siapa gadis cantik itu bin?"
Sambil melihat kearah putri yang masih berdiri didekat bin.
"kemarilah putri,,aku akan mengenalkanmu dengan nenek dan saudara"ku.!"
putri pun mendekati nenek dan memegang tangannya.
"ini putri Raja Kim,,putri Ling....dia ingin ikut aku untuk menjenguk nenek..."
Bin mengenalkan putri dengan nenek dan saudara"bin yang ada disitu.
Mereka terkejut saat tau wanita itu adalah putri Ling.maklum didesa Bin jarang orang melihat berita atau kabar diluar.warga sangat sibuk dengan urusan pertanian mereka.
"pantas anda terlihat bukan seperti wanita biasa ,,maaf putri kami baru sadar"
ujar bibi san.
Putri hanya terseyum dan mengangguk.
"n**ek,,,aku Ling.bagaimana keadaanmu....aku sangat senang bisa berjumpa denganmu."
"*keadaan saya sudah lebih baik putri.trima kasih sudah mau berkunjung kemari semoga putri betah"
''tentu nek...aku akan merawat nenek."
"*kebetulan putri Ling ini seorang dokter,jadi bibi dan paman tak usah khawatir kami akan merawat nenek dengan baik.
" iya bibi dan paman jangan khawatir,aku akan berusaha semampuku merawat nenek**."
Putri mendekati keluarga Bin dan menyalaminya satu persatu.
mereka pun berpamitan untuk pulang karena sudah ada bin yang menjaga nenek.
karena nenek sudah tertidur.
Bin pun menuju kamarnya yang sudah lama tidak ia tempati diikuti putri dibelakangnya.
"Hemm kamar ini sudah bersih ternyata....putri beristirahatlah disini,,ini kamarku....dirumah ini hanya ada dua kamar,jadi aku akan tidur diruang tengah
saja..gantilah bajumu dlu aku akan membuatkan makan malam dulu,pasti kau sudah lapar bukan?"
Putri merasa malu,,bin sudah tau kalau perutnya mulai bersuara karena lapar..
Bin pun bergegas pergi kedapurnya.sedangkan putri masih mengamati isi kamar bin.terlihat kamar ini sangat sederhana dengan aksen kuno. hanya ada ranjang dan sepasang meja dan kursi.terdapar jendela yang lansung mengarah kepemandangan bukit.dikamar itu pula terdapat foto foto lama yang terpajang.
__ADS_1
"ternyata dia begitu imut saat kecil,,dia jug terlihat tampan...."
Putri terseyum bahagia melihat foto Bin saat masih kecil.putri pun segera mengganti pakaiannya..