
Bin berjalan pelan dengan menggendong putri menuju kamar.putri pun sudah mengalungkan kedua tangannya ke leher Bin.
Putri terus menatap Bin tanpa berkata apapun.Dia menikmati ketampanan suaminya itu dari dekat.Bin pun merasa risi dengan tatapan istrinya ini.
"sayang jangan menatapku terus...."
Putri spontan memalingkan wajahnya merasa malu...
"maaf....apa kau tidak merasa berat menggendongku seperti ini,,aku kan berat."
Bin terseyum menatap putri sambil terus berjalan menggendongnya.
"aku tak merasa berat sedikitpun....apalagi untuk istriku tercinta...."
putri menatap bin kembali dengan seyum manisnya.
Sampai juga dikamar putri.yang sudah dihias dengan taburan bungan dan lampu yang indah.putri merasa takjub dengan kamarnya sendiri.ternyata setelah putri keluar dari kamar tadi pagi untuk melangsungkan upacara pernikahan.pelayan menghias kamarnya ini.Di meja kamar sudah ada beberapa makanan,buah dan wine.
Bin meletakkan putri duduk diranjangnya dengan pelan.lalu ia melepaskan jas dan dasinya.ia gantungkan ditempatnya.juga melepas sepatunya.
Bin mendekati putri yang masih duduk terdiam karena gugup.tiba tiba bin menarik kedua kaki putri keatas ranjang.bin mencoba memijatnya hingga telapak kaki putri.
Putri terkejut dan mencoba menarik kakinya.tapi bin dengan kuat menahannya.
"*Bin apa yang kau lakukan.....harusnya aku yang memijat kakimu....."
"ini hal kecil sayang jangan merasa tak enk...aku kan suamimu jadi aku tahu apa yang kau rasakan sekarang....kau pasti sangat merasa pegal karena seharian harus memakai sepatu tinggi.tenanglah ini hanya sebentar*..."
Putripun hanya bisa pasrah.putri merasakan nyaman saat bin memijat kakinya cukup lama.
"*apa kau lapar sayang?apa kau ingin mandi dulu..?"
"*aku tak lapar Bin...aku lebih baik mandi dulu...."
"baiklah kau mandi dulu,,aku akan makan saja karena tadi aku hanya makan sedikit.nanti setelah kau mandi baru giliranku**..."
__ADS_1
Putripun turun dari ranjang dan berdiri didepan cermin riasnya.membersihkan make up diwajahnya.lalu putri berdiri dan berusaha merenggkuh resleting gaunnya yang ada dipunggungnya tapi dia terlihat kesulitan.Bin yang sudah selesai makan melihat hal itu.dia langsung berjalan mendekati putri.tangan Bin langsung menarik reslering dipunggung putri,membuat putri sedikit terkejut.merasakan tangan Bin menyentuh punggungnya.tatapan matanya tertuju pada kaca yang memantulkan sosok Bin yang berdiri dibelakangnya.
"kenapa kau masih gugup saat bersamaku sayang..."
Tanpa menjawab pertanyaan Bin,putri berjalan menuju kamar mandi.putri langsung mengunci pintu dan berdiri dibelakang pintu itu.mencoba diam untuk menenangkan hatinya.Tak lama putri sudah selesai mandi dan keluar memakai gaun tidur sutra yang indah berwarna merah muda. gaun itu nampak tipis dan hanya sepanjang diatas lutut dengan tali dipingangnya.ditambah lagi rambut panjang putri yang ia biarkan tergerai membuat putri terlihat sexi.putri berjalan dengan malu menghampiri Bin yang sedang duduk disofa mengamati ponselnya.Bin awalnya tak sadar kalau putri mendekat padanya.Dan saat pandangan Bin teralihkan dari ponselnya,matanya terpaku pada putri yang sudah berdiri didekatnya.Bin tak bisa melepaskan pandangannya.membuat putri bertambah malu.Bin langsung berdiri dan mendekati istrinya untuk menggodanya.
"apa aku bermimpi sayang....kenapa kau begitu cantik...hemm duduklah..aku mandi dulu...tapi sebelum aku mandi kau mau kan menolongku?
Putri merasa bingung dengan tingkah aneh suaminya itu.dia hanya terdiam memandang Bin.
" tolong lepaskan kancing kemeja ku ini sayang!kau mau kan?"
Putripun mengabulkan permintaan aneh suaminya itu.dia maju selangkah dan langsung menarik kemeja Bin,melepaskan satu demi satu kancing baju Bin.saat itu Bin merasa bahagia bisa melihat dengan jelas raut wajah putri yang tersipu malu.Bin pun menarik pinggang putri,menatapnya tajam dan langsung mencium bibirnya dengan cepat.setelah itu Bin langsung berjalan menuju kamar mandi.
Putri hanya menggelengkan kepalanya melihat tinggah lucu Bin.yang sama sekali tak terlihat diluar.
Putri berdiri disamping jendela kamarnya seperti biasa memandang kolam yang indah dan mamandang ke langit malam yang cerah dihiasi banyak bintang.menikmati udaea malam yang dingin.hatinya merasa sangar bahagia sekarang dia sudah resmi menjadi istri Bin.tapi tiba"dia merasa gugup karena ini malam pertama buatnya...dia takut tak bisa melayani suaminya dengan baik.meskipun putri pernah lama tinggal di paris tapi baginya hal itu masih menjadi hal yang sensitif.putri memandang menerawang jauh keatas langit.
Hingga akhirnya ada dua tangan kekar yang sudah memeluk pinggangnya dengan erat.memberinya sedikit kehangatan dari belakang.siapa lagi kalau bukan Bin suaminya.Dia sudah selesai mandi dan keluar hanya menggunakan handuk besar putih yang melilit dipingangnya.Bin menyandarkan dagunya ke bahu putri.
"apa yang sedang kau pikirkan sayang,,,,?"
"*aku hanya sedang melihat indah nya langit malam ini...?"
"*benarkah???apa sekarang kau bahagia??"
"tentu Bin....aku sangat bahagia...!"
"bagaimana kalau aku masih menunggumu mengucapkan tiga kata itu......"
5
"Haruskah aku bilang itu bin?"
"tentu......tp sudahlah kalau kau tak mau mengatakannya aku tak ingin memaksamu....
sayang ...apa kau capek**??"
Pertanyaan Bin ini seakan mengisyaratkan sesuatu.membuat putri semakin gugup.
__ADS_1
"tidak Bin...."
Bin semakin mengeratkan pelukannya,Bin mencium tengkuk leher putri.semakin membuat putri merasa tak karuan.dadanya berdetak dengan cepat.
Bin langsung membalikkan tubuh putri menghadap padanya.pandangan putri langsung tertuju pada dada bidang Bin yang sexi.terlihat jelas belas luka tembak saat bin terluka dulu.Putri memegang bekas luka itu dengan pelan dan menatap tenang kedua bola mata Bin yang indah.seakan mengisyaratkan hasrat yang sudah tak bisa Bin pendam lagi.Bin pun langsung bertanya pada putri.
"apa kau sudah siap sayang...jika belum kits bisa melakukannya besok....aku tak akan memaksamu ....''
Mendengar pertanyaan Bin.putri terdiam ckup lama.membuat Bin merasa penasaran.
Akhirnya putri terseyum sambil menganggukkan kepalanya.Bin pun terlihat senang.Bin langsung merengkuh tengkuk leher putri,mendekatkan bibir putri padanya.Bin mencium bibir mungil putri.saling berpautan,saling membalas dalam ciuman ini.putri merasakan sensasi yang luar biasa dalam ciuman ini.hasratnya mulai naik,hingga tangannya mulai meraba tengkuk dan kepala Bin.memberi sentuhan", nakal membuat Bin semakin berhasrat memainkan lidahnya dimulut putri.
Begitu lama mereka berciuman.hingga bin melepas bibir manis putri.nafas mereka terengah engah.
Bin langsung menggendong putri ala bridle menuju ranjang besarnya,,dengan pelan meletakkan tubuh istrinya itu disana.putri hanya bisa terdiam menatap dalam mata Bin.
Bin sudah berada diatas Putri mencoba mengurung tubuh sexy istrinya itu.
" ini pertama buatmu kan ....jadi aku akan melakukannya dengan pelan,,,kau mengijinkannya kan sayang?"
Putri terseyum lembut.Dengan cepat Bin sudah mencumbui setiap jengkal tubuh mulus putri dari mulai tengkuk leher putri.Bin mencium bibir putri lagi dengan begitu bergairah,tangan bin mulai menarik tali gaun mlam putri hingga terlepas.terlihat putri masih memakai bra dan celana dalam dengan warna senada hitam.tangan Bin mulai meraba dan meremas dada putri.dilihatnya begitu indah,berisi dan padat sesuatu yang tertutup bra itu.Tangan Bin melepas kaitan Bra putri.sambil masih terus mencumbui putri.Bin juga dengan cepat melepas bawahan putri.Tak tupa Bin juga melepas handuk yang melilit bagian sensitif tubuhnya.mereka sekarang benar''sudah polos tanpa ada sehelai benang pun.Bin menatap putri dengan seyumnya membuat putri merasa malu.Bin melanjutkan aksinya.memberi sentuhan demi sentuhan pada bagian"sensitif ditubuh putri.Bin mencumbui leher dan dada putri.memberikan tanda cinta yang cukup banyak disitu.sampai akhirnya bibir bin sampai di**ting dada putri.mulai mengulumnya secara bergantian.lalu menghisapnya dengan kuat,hingga putri mendesah dengan kuat merasakan gairah yang mulai memanas.Bin terus menerus menghisapnya hingga **ting itu mengeras.tangan bin satu meremas remas dada putri dan tangan yang satu mulai merangsak masuk kecelah celah daerah kewanitaan putri.merasakan bagian yang terlihat becek.bin mulai memainkannya dan mulai mencari jalan untuk senjatanya masuk.
Putri semakin tak bisa menahan desahannya,membuat Bin merasa senang.
"tahan sedikit ya sayang...ini.akan sedikit susah dan sakit...."
Tanpa pikir panjang Bin mengangkat kedua paha putri mulai memasukkan senjatanya hingga menembus dinding selaput dara putri,merobeknya dengan kuat.Putri merasa sedikit kesakitan hinga ia meremas punggung Bin.hingga sudah sepenuhnya masuk bin baru memberi gerakan"yang menggoda.memberikan hentakan "yang kuat hingga putri sangat menikmati gerakan" Bin didaerah sensitifnya.Hasrat mereka pun tak bisa ditutupi lagi.putri yang mulai ketagihan dengan gerakan"yg dibuat Bin,tiba tiba mendorong bin untuk berpindah posisi.Putri sekarang berada diatas tubuh Bin.dengan sangat jelas bin bisa melihat dua benda sensitif putri bergelayutan.bin langsung melahapnya secara bergantian seperti anak kecil yang sedang menyusu ,,putri merasakan sensasi yang luar biasa.ternyata bin sangat suka melahap *ting payu**nya yang masih ranum dan manis.Putri terus mendesah menikmati hisapan"Bin.tanpa sengaja mulut putri meminta bin untuk semakin kuat menghisapnya.bin pun semakin terpacu melakukannya.sangat kuat menghisap **ting itu hingga putri menggigit bibir bawahnya dan berteriak keenakkan.. tubuhnya bergetar hebat. setelah itu putri mulai mencumbui leher Bin,mencium bekas luka tembak didada bin.terus memberi sentuhan"nakal ditubuh Bin.membuat Bin semakin bernafsu,keringat mereka sudah mengalir deras.nafas kedua insan yang sedang bergairah ini semakin memburu.desahan demi desahan terus keluar dari mulut mereka.kegiatan itu terus berlangsung sampai pukul 03.00 pagi.hingga akhirnya Bin menjatuhkan wajahnya kedada putri.mulai merasa lelah lelah.putri pun juga merasakan hal yang sama.mereka pun merebahkan diri.mereka menghentikan kegitan itu setelah puncak kenikmatan sudah mereka lalui.Bin memeluk erat tubuh istrinya itu.memberi kehangatan seutuhnya.putri dengan cepat mendekatkan wajahnya pada dada kekar Bin yang bagiya sangat sexi.putri pun mengucapkan kata"yang sudah Bin tunggu.
"Aku mencintaimu Bin...sangat....."
Mendengar itu bin sangat senang dan mencium kilat bibir putri.
"terima kasih sayang...sekarang kau sudah menjadi istriku seutuhnya...aku akan selalu menjagamu....kita lewati segalanya berdua....semoga malam ini kau merasa bahagia,dan trima kasih aku begitu puas malam ini...sekarang kita tidur ..aku tak ingin kau bertambah lelah..."
Putri hanya mengangguk dan terseyum dengan pernyataan Bin.
Bin lalu menarik selimut menutupi tubuh mereka berdua.melingkarkan tangannya dipinggang Putri,memeluk istrinya dengan erat,hingga mata mereka sudah terpejam.
mereka tertidur pulas setelah melakukan sesuatu hal yang begitu indah.malam ini memang begitu cerah dan indah seakan menambah kebahagian mereka berdua.
__ADS_1
Hari ini hari yang begitu melelahkan tapi akhirnya berujung momen yang begitu indah untuk mereka berdua.