
Sesaat setelah putri meninggalkan Bin berjalan cepat kembali kekamarnya karena sedikit merasa sebal terhadap suaminya itu,Bin tidak langsung kembali kekamarnya.dia ingin membiarkan istrinya itu sendiri dikamar dulu agar rasa sebal terhadapnya menghilang.
Bin berjalan menuju ruang CcTv tempat dulu dia bekerja,meskipun sekarang dia bukan kepala pengawal istana lagi tapi dia hanya ingin memastikan semua keamanan istana.ckup lama bin diruangan itu sambil menghilangkan rasa sebalnya tadi.
hari sudah sore,saat bin berbincang dengan beberapa pengawal diruangan itu,ada satu pengawal yang menghampirinya.
"tuan Bin,,Yang Mulia menyuruh anda menemuinya diruang kerja ..!"
"baik aku segera kesana...."
Bin langsung berjalan menuju ruang kerja mertuanya yang berada tidak terlalu jauh dari ruang Cctv.bin langsung masuk menemui raja Kim.
"permisi ayah,apa anda *memanggilku?"
"iya nak....duduklah*..." ujar Raja sambil menyuruh Bin duduk denganya disofa.
"langsung saja Bin ,,karena nenekmu sudah pulang,,,sekarang aku ingin memberimu tugas!"
"tugas ayah??" tanya Bin dengan wajah penasarannya.
"pasti kau sedikit terkejut bukan,aku memberimu tugas padahal belum ada seminggu kau baru menikah....begini ada tugas untukmu ke Jeju Bin,disana aku sedang membangun sebuah fasilitas kesehatan untuk rakyat kecil,,pembangunannya hampir selesai.aku ingin kau mengajak Ling kesana,,aku juga ingin kalian yang meresmikan medical center itu sebagai wakilku....disana pemandangannya juga begitu indah bin,jadi anggap saja ini sebagai honeymoon kalian... kau mengerti.maksudku kan nak?"
"*tentu ayah,,aku akan melaksanakan tugas itu sebaik mungkin...trima kasih ayah sudah memberi tugas ini..."
"*bagus kalau kau paham nak...berangkatkah besok pagi dengan hely agar lebih cepat, kalian bisa disana agak lama nikmati waktu kebersamaan kalian.tuan ji akan mempersiapkan semuanya.dan satu hal bin,kau harus selalu waspada dan berhati hati dlam menjaga Ling,,disana mungkin ada keberadaan musuh ayah..."
"baik ayah,,aku akan selalu ingat pesan ayah.."
"oh iya d*isana kau akan ditemani beberapa pengawal...sekarang kembalilah kekamarmu dan bersiaplah untuk keberangkatanmu bsok"
"kalau begitu aku pamit dulu ayah***..."
Bin keluar dari ruang kerja mertuanya kembali menuju kamarnya.
Bin membuka pintu kamarnya pelan.saat didalam kamar dia tak melihat istrinya.
Bin pun mengetahui kalau istrinya itu sedang mandi.bin menunggu putri Ling hingga selesai mandi.Bin berdiri disamping jendela kamar itu.
tak lama Ling keluar dengan memakai piyama mandinya.dia langsung duduk di meja riasnya.tak menyadari kalau Bin sudah berdiri disamping jendela.
"kau sudah selesai mandi sayang...?"
Putri terkejut dan menoleh kearah Bin dengan muka yang masih terlihat sebal.
"sejak kapan kau kembali?"
Bin mendekati istrinya yang sedang duduk didepan meja rias,memeluknya dari belakang.
"sejak tadi...apa kau masih marah sayang....?"
"sudah lepaskan aku...mandilah sana....!!"
__ADS_1
Ling mencoba melepaskan pelukan Bin.
"hemmmm sudah jangan marah lagi ya istriku yang cantik...kau tau aku baru saja dipanggil ayah untuk menghadapnya...."
Ling terdiam sambil memandang wajah bin dari pantulan kaca didepannya.ling masih memasang wajah datarnya.
"memangnya ada apa?"
"ayah besok mengutusku untuk pergi kejeju....."
Ling terkejut dan membalikkan badannya menghadap bin yang sudah menatapnya dengan jarak dekat.
"apa ke jeju...kenapa ayah memberimu tugas secepat ini...??baguss sekarang kau senang bukan ingin meninggalkanku..." raut kesal mulai tampak diwajahnya putri ling.
Bin memang sengaja ingin mengerjai istrinya itu.Bin mencubit pipi lembut istrinya.
"siapa yang akan meninggalkanmu sayang....?
" apa maksudmu ?"
"iya...ayah menyuruh kita berdua kesana sekalian itu untuk honeymoon kita....bagaimana kau mau kan kesana?"
Putri masih terdiam menatap suaminya itu.
Dalam hatinya ia merasa sangat gembira bisa pergi bersama suaminya.tapi dia masih merasa malas bersikap seperti biasanya.
"sudah mandi dulu sana....ini sudah hampir gelap....!"
''hemmm kenapa kau terlihat tidak senang...ayolah sayang harusnya kau senang bukan....baiklah aku mandi dulu...tapi nanti malam jangan menyiksaku ya...."ujar Bin sambil menaikkan kedua alisnya dan berjalan kekamar mandi.sementara itu putri hanya menatap tajam kearah Bin tanpa membalas ucapan Bin.
Tak lama Bin sudah keluar dari kamar mandi,bin langsung memakai pakaian santainya.mendekati istrinya yang sedang membaca buku duduk disofa kamar itu.
Bin menyandarkan kepalanya dibahu Ling.
Ling masih tetap mengabaikannya dan terus membaca bukunya.Bin yang kesal lalu menarik buku dari tangan istrinya.
"ayolah sayang...jangan diam saja....jangan marah lagi oke...!kau mau kan ke Jeju besok,?jangan buat ayah kecewa...." bin yang sudah menyandarkan kepalanya dipaha ling dan merebahkan tubuhnya disofa panjang itu.
"siapa juga yang marah...aku hanya kesal....jangan membuat aku merasa bersalah...."
"lalu...kau mau kan besok pergi denganku ke Jeju....?"
"iya...tapi ini karena aku tak ingin ayah kecewa..."
Bin dengan cepat bangun dan mencium pipi putri Ling.
"trima kasih sayang kau mau ikut denganku besok...kalau begitu kita makan dulu."
bin menyuruh seorang pelayan untuk mengantarkan makanan kekamarnya karena dia ingin makan malam hanya berdua dengan istrinya dikamar.stelah makanan sudah tersedia dimeja kamar.Bin mengajak Ling untuk makan.awalnya ling tak mau.tapi karena sikap lembut bin yang mau membujuknya akhirnya putri mau makan.
"ayolah sayang makanlah....katanya kau sudah tak marah padaku..?"
"aku sedang tak nafsu Bin....."
''sedikit saja oke..kalau kau tak makan aku juga tidak akan makan..."
__ADS_1
"baik tp sedikit saja...aku memang sedang tidak berselera..."
Bin dengan lembut menyuapi istrinya.sesekali bin mengusap sisa makanan disudut bibir Ling.membuat Ling begitu merasa terharu dengan sikap suaminya ini.setelah mereka selesai makan mereka duduk berdua disofa untuk menonton acara di Tv.putri masih diam.tapi lama kelamaan putri menyandarkan kepalanya dibahu Bin.Bin terseyum melihat sikap istrinya itu.bin merangkul erat ling memberi kehangatan untuk istrinya.
"kenapa kau masih diam.sayang....?"
"aku akan bicara asal kau mau berjanji padaku satu hal...!"
"oke apa itu....?"
"jangan pernah bicara ngawur lagi..kalau kau ingin pergi lama...aku tidak suka..."
"oww karena itu kau marah.....iya aku berjanji....sekarang terseyumlah..."
putri terseyum sambil masih menyandarkan tubuhnya pada Bin.
"sebenarnya ada tugas apa dari ayah sayang??" tanya putri yang sudah memanggil bin dengan sebutan sayang.
"ayah sedang membuat medical center dijeju untuk pelayanan kesehatan rakyat yang kurang mampu.pembangunannya hampir selesai...kita harus mengawasinya dan kita juga yang akan meresmikannya mewakili ayah..kau mengerti sayang.?"
"iya aku mengerti...nnti disana aku ingin sekalian berjalan jalan...aku bosan diistana."
"tentu sayang...aku akan mengajakmu berkeliling pulau jeju..."
Putri dengan cepat mencium pipi bin.membuat bin sedikit tergoda.
"Sayang jangan menggodaku...kalau kau tak mau semalam ini kelelahan diranjang..."
"siapa yang menggodamu...aku hanya memberimu ciuman dipipikan...kau saja yang mudah tergoda..sudah ah aku mau tidur."
putri semakin memeluk tubuh bin dengan erat masih dengan posisi duduk.mata putri mulai terpejam sambil menyembunyikan wajahnya didada kekar bin.Bin yang mengerti hal itu hanya mengelus lembut kepala istrinya itu yang sudah terlelap tidur dipelukannya..tak lama bin menggendong Ling menuju ranjang besar mereka,dan merebahkan tubuh putri disana.Bin pun juga ikut membaringkan tubuhnya disamping istrinya.menarik selimut untuk mereka berdua.Bin memeluk istrinya.menatap dalam wajah cantik istrinya yang sedang terlelap.
tiba tiba putri membuka matanya dan memiringkan tubuhnya menghadap Bin.
"makasih sayang ,,I love You..." sambil terseyum putri berkata itu.
"hemmm I LoVe You to istriku yang cantik...kenapa bangun..?" sambil bin mencium kilat bibir isrinya itu.
Putrii menyentuh lembut wajah suaminya yang begitu tampan itu.sambil terus memandangnya lekat.
"sayang,,sudah ah...jangan menatapku seperti itu terus...ayo cepat tidur lagi.."
"aku hanya sedang ingin memandang wajah suamiku ini yang begitu tampan..."
"hemmmm tumben istriku ini memujiku...apa kau ingin menggodaku sayang...kalau kau sedang tidak mau melakukan itu aku tak akan memaksamu..."
putri semakin mendekatkan tubuhnya di pelukan Bin.seakan tak ingin terpisah dari dada kekar suaminya itu.aroma tubuh Bin selalu membuat putri mabuk kepayang.
"besok saja ya sayang saat kita dihotel Jeju.saat ini aku hanya menikmati kehangatan pelukanmu,,aroma tubuhmu membuat aku begitu nyaman,aku tak bissa tidur kalau tidak kau peluk...entah kenapa aku selalu ingin kau peluk.jadi setiap malam kau harus mendekapku...kau mengerti sayang...?"putri menciumi dada bidang Bin.
bin terseyum merasakan sentuhan lembut putri sambil semakin menguatkan dekapannya pada Ling.suasana romantis ini sangat disukai mereka berdua.dan putri Ling semakin terhayut dan lama kelamaan sudah terlelap tidur.
"baaik sayang besok saja. ....kau ternyata begitu manja....tapi aku suka....selamat tidur sayang..."
Bin pun memejamkan matanya sambil tubuhnya masih memekuk tubuh ramping istrinya.keduanya terlelap diudara malam yang semakin dingin.
__ADS_1