
Hari sudah sore,Bin dan putri yang beristirahat disebuah Resort mewah sudah selesai mandi dan bersiap ke lokasi proyek.
Tok tok tok..terdengar suara ketukan dari luar pintu kamar mereka.
Bin membuuka pintu dan melihat ada tuan Hae dengan sekretarisnya sudah berdiri didepan pintu kamarnya.
"selamat sore tuan Bin apakah anda dan putri sudah siap??" tanya tuanHae sedangkan min ha hanya terdiam karena terpesona dengan ketampanan Bin yang terlihat cool sehabis habis.
"tentu tuan Hae,,aku dan istriku sudah siap brangkat..."
"mari tuan dibawah saya sudah menyediakan dua mobil untuk mengantar anda berdua bersama para pengawal."
"baik tunggu aku panggil istriku dulu."
tak lama Bin keluar bersama putrii.membuat Min ha merasa iri dengan kemesraan mereka.mereka pun berjalan menuju lantai bawah dan langsung disambut beberapa pengawal yang sudah menunggu diparkiran didepan resort itu.Bin dan putri langsung masuk bersama tuan hae dimobil depan.sementara Miin ha ada dimobil belakkang bersama para pengawal.
Dua puluh menit perjalanan akhiirnya mereka sampai disebuah tempat yang ckup jauh dari keramaian kota.terlihat bangunan dengan dua lantai yang ckup luas.bangunan itu sudah hampir selesai pengerjaannya.tinggal vinishing akhir dan memasukkan segala furniture dan peralatan medis didalam bangunan itu.Bin dan putri keluar dari mobil dan mendekati bangunan itu.
Putri terseyum melihat bangunan itu.dia tak menyangka ayahnya punya ide untuk membangun tempat pelayanan kesehatan gratis untuk warga sekitar yang kurang mampu.
"tuan Bin dan putri bangunan ini sebenarnya sudah hampir 100% jadi,,bangunan ini terdiri dari dua lantai dan ada puluhan kamar.mari kita kedalam untuk melihatnya...!ucap tuan Hae pada bin dan putri.mereka lalu berkeliling tiap sudut bangunan itu.putri begitu antusias mengamati bagian dalam bangunan itu.dengan teliti tuan Hae menjelaskan satu persatu fungsi dari tiap ruangan dibangunan itu.teryata sejak tadi pandangan Sekretaris Min ha tak beralih dari Bin yang berjalan didepannya bersama atasannya dan putri.Min ha sepertinya benar" terbius oleh ketampanan Bin yang nyaris sempurna.saat putri meminta tuan Hae untuk masuk kedalam sebuah ruangan yang besar bersama dirinya dan tuan Hae mencoba untuk menjelaskan fungsi dari ruangan itu,Min ha menemukan celah untuk mendekati Bin yang berjalan agak dibelakang bersama dirinya.Min ha dengan seyum menggodanya coba memberikan beberapa pertanyaan pada Bin.
"bagaimana tuan Bin,apa anda senang bisa keJeju...?"
"tentu nona MinHa...disini begitu indah..." jawab bin tanpa menoleh ke arah Min ha.
''saya dengar anda baru menikah...wah selamat ya tuan...putri beruntung mendapatkan pria yang begitu tangguh dan perhatian seperti anda"ucap Minha dengan nada sedikit menggoda.tapi Bin tak bergeming dan memberi jawaban yang membuat Minha sedikit sebal.
"bukannya putri yang beruntung mendapatkan aku,tapi aku yang beruntung mendapatkan cinta putri,dia wanita yang baik,begitu rendah diri dan sederhana."
"sepertinya anda sangat mencintai istri anda*"
Bin hanya terseyum melihat sekilas kearah Minha.dari dalam ruang yang berbeda ternyata putri mengamati keduanya.putri mulai merasa aneh dengan kelakuan sekretaris tuan Hae itu.dia juga merasa sedikit cemburu.putri dan Tuan hae pun kembali bergabung dengan Bin dan Minha.
"menurut anda berdua bagaimana kalau peresmian bangunan ini dilakukan besok siang?apakah anda berdua berkenan?",ujar tuan Hae pada Bin dan Ling.
" itu tidak masalah Tuan Hae....lebih cepat lebih baik,,biar nanti istriku yang memberi kata sambutan,karena dia seorang dokter juga....bagaimana sayang menurutmu?tanya Bin pada putri yang terlihat sepertinya sedang kesal.
"terserah....aku siap kapanpun....dan aku ingin tugas ini bisa cepat selesai" jawab putri dengan wajah datarnya.sesekali putri menatap Min ha dengan raut wajah kesal.
"baik kalau begitu,saya akan menyiapkan segala sesuatu untuk peresmian besok.mengenai jam nya nanti saya kabari tuan...."
"baik aku tunggu kbar darimu tuan Hae,,kalau begitu ini sudah selesai aku kembali ke Resort dulu,karena hari juga sudah malam.trima kasih tuan Hae sudah menjelaskan semuanya...sampai jumpa besok..."
__ADS_1
"tidak perlu sungkan tuan ini sudah menjadi tugas saya...baik tuan Bin silahkan beristirahat dulu...besok saya akan menjemput anda berdua di Resort..selamat malam..."
Bin pun menggenggam tangan Ling dan berjalan keluar gedung itu dan langsung masuk kedalam mobil yang sudah ditunggu oleh beberapa pengawal.
tak lama mereka sudah sampai di Resort.
putri berjalan cepat meninggalkan Bin,membuat Bin sadar dengan kelakuan aneh istrinya itu.
Didalam kamar putri sudah berganti pakaian,memakai piyama tidurnya.putri berdiri dibalkon kamar itu menikmati pemandangan laut didepannya.Bin dengan cepat mengganti pakaiannya dan mendekati istrinya.Bin memeluk putri dari belakang.mencium tengkuk leher indah istrinya itu.
"kenapa sejak dari mobil tadi kau hanya diam sayang....apa ada yang salah?"
Putri masih terdiam tanpa menghiraukan Bin.
"heyyyy, ayolah sayang...apa kau marah....cepat katakan apa salah ku...?"
putri berbalik menatap lekat kedua bola mata Bin yang juga menatapnya.
"salahnya kau terlalu tampan sayang....jadi banyak wanita yang ingin mendekatimu... apa kau tak sadar ??''
" apa maksutmu sayang....memangnya siapa yang ingin menddekatiku...?"bin masih belum menyadari maksud putri.
"aku tak suka kalau sekretaris Tuan Hae itu mendekatimu....tatapannya berbedaa...sepertinya dia menyukaimu sayang...apa kau tak sadar?"
"teryata istriku ini sedang cemburu....dengarkan aku sayang....aku tak pernah melirik sedikitpun pada wanita lain...aku hanya bersikap biasa untuk menjaga citra istana didepan orang banyak.percayalah...hatiku sudah terikat denganmu....jika kau tak suka q dekat" dengan nya,maka besok aku akan menjaga jarak darinya ..oke sayang....ayolah sayang jangan rusak suasana indah ini...."putri hanya terdiam dan membalikkan badannya lagi menikmati pemandangan laut yang begitu indah.suara gemuruh ombak semakin membuat suasana menjadi begitu romantis..
Bin pun tak menyiakan kesempatan ini,untuk bermesraan dengan istrinya ini.
Bin memeluk erat tubuh putri,dan sesekali tangannya mulaii meraba tubuh indah istrinya itu.
"bin jangan nakal....." ucap putri ketika menyadari sentuhan sentuhan bin yang membuatnya mulai terpancing.
''memangnya kenapa kalau aku nakal dengan istriku sendiri...."bin dengan cepatt membalikkan tubuh Ling,bin langsung mendaratkan ciuman panasnya ke bibir mungil Ling.ciuman itu membuat keduanya larut semakin dalam.Bin langsung mengendong putri menuju ranjang besarnya.Bin sudah menindih tubuh seksi istrinya itu.Ling hanya bisa pasrah dengan kemauan suaminya itu.Bin membuuka semua bajunya dan dengan pelan melepas baju istrinya dengan pelan.kedua pun kini polos tanpa sehelai benang pun.Bin mulai memberi sentuhan"nakal didaerah"sensitif ditubuh istrinya.Bin sangat senang memainkan bagian atas istrinya itu yang begitu kenyal dan padat berisi.Tak terasa suara desahan keluar dari bibir putri.keduanya larut dalam adegan"panas diranjang itu.keringat mulai membasahi tubuh kedua insan yang sedang dimabuk asmara itu.Sampai saat Putri sedikit menjerit mendesah menandakan puncak kenikmatan yang sudah mereka capai.Bin menjatuhkan tubuhnya diatas tubuh istrinya.wajah nya bersandar didada indah Putri Ling.merasa sedikit capek dan mengatuur nafasnya dulu.
dengan sedikit malu putri bertanya pada suaminya itu.
"apa kau sudah puas sayang....?
Bin yang masih menyandarkan wajahnya didada istrinya itu sedikit mengangkat wajahnya.
" kalau aku bilang aku belum puas apa kau masih mau melayaniku sayang....dengar ,,aku tak pernah bosan untuk hal ini...."
"kenapa kau begitu nakal sayang....aku benar" kewalahan melayanimu....kadang kauu seperti anak bayi yang suka menyusu..."
__ADS_1
"hahaha kau mengejekku ya....apa kau tak suka aku begini....memang aku seperti bayi..."'
" dasar.....pasti besok itu akan terasa perih karena terlalu lama kau mainkan...sudah ah cepat beranjak dari situ ...besok lagi oke....!!
sebenarnya Bin masih ingin lanjut tapi dia tak ingin membuat istrinya lelah karena ulahnya.
Bin mengangkat wajahnya dari kedua bagian sintal itu.dia merengkuh dan memeluk tubuh Ling dari samping.menarik selimut memutupi tubuh mereka berdua yang masih polosan.
"sayang apa menurutmu aku begitu tampan?sampai kau begitu takut kalau ada banyak wanita menggodaku...?
sementara Ling dari tadi memainkan wajah tampan bin dengan jari jemarinya.memandang dengan jarak dekat ketampanan suaminya ini.sampai jarinya menyentuh bibir Bin.
Putri terseyum sambil menjawab pertanyaan Bin." apa kau tak sadar suamiku tercinta ,,ketampananmu ini bisa mengalahkan artis korea lain....jadi kau tidak boleh memberi seyum manismu ini pada wanita lain...pokoknya hanya untukku...kau mengerti....."
Bin juga semakin mendekap tubuh indah istrinya itu sampai kedua tubuh mereka semakin lekat seakan tak ada jarak dan saling menghangatkan.
"kau juga begitu cantik sayang....sampai kau tak menyadari banyak mata pria memperhatikanmu....dan ingat aku juga tak mau kau dengan mudah memberi seyum manismu ini untuk pria diluar sana..."
"benarkah...." dengan cepat putri menciumi setiap jengkal wajah tampan bin.dari mulai mata hingga bibir.
"pokoknya ini adalah milikku...jangan pernah ada wanita lain yang menyentuhnya...."
Bin hanya terseyum merasakan ciuman"ringan diwajahnya.merasa kalau istrinya ini sangat posesif....
"sudah sayang hentikan....kau mau menggodaku lagi...haaa...jika nanti Dia bangun lagi kau wajib menidurkannya...."
"jangan nakal sayang....aku sudah capek..."
"kalau begitu hentikan tingkah imutmu ini..."
"sebentar lagi karena aku ingin menikmati wajah tampan suamiku ini...."
"kau ini ya juuga nakal...." dengan cepat Bin ******* lagi biibir mungil Ling yang semakin menggoda menurutnya.Tubuh putri mulai bergetar seakan tak bisa menahan hasratnya lagi meskipun tubuhnya sudah lelah.Bin benar"pintar membuatnya terangsang lagi.
Hanya sebentar Bin melakukan ronde kedua itu,dia sangat paham kalau istrinya itu sudah kelelahan karena ulahnya.
"ayo kita tidur sayang.....aku tak ingin kau kecapek'an karenaku..."
"awas kalau besok badanku sakit semua....kau harus memijatku...."
"dengan senang hati istriku sayang....ayo cepat tidur....kita mandinya besok pagi saja*..."
putri seperti biasa menyandarkan kepalanya didada kekar Bin.menyembunyikan wajahnya didekapan Bin yang selalu memberinya kehangatan..Rasa cemburunya sudah hilang karena bin mampumenyakinkannya.
__ADS_1
sementara Bin merasa sangat bahagia karena istrinya begitu mencintainya.seorang putri kerajaan yang begitu cantik dan pintar juga memiliki hati yang baik serta sederhana bisa sangat menyanyanginya......Bin mengelus kepala wanitanya itu yang sudah terlelap tiidur.semakin mengeratkan pelukannya sebelum ia benar"terlelap tidur bersama sang istri...