Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
Dugaan


__ADS_3

 


Dirumah sakit,Bin masih berada disisi Ling yang koma dengan selang oksigen terpasang diwajahnya.menatap lekat wajah cantik istrinya dengan sorot mata sendu.


 


Diluar kamar Dr.Chen sudah datang bersama seorang perawat wanita.


Yurin ,Pangeran Yuan dan Raja Kim melihat kehadiran mereka.


"putri Yurin dia adalah perawat yang anda cari." ucap Dr.Chen mendekati Yurin diikuti seorang perawat dibelakangnya.


Perawat itu memberi hormat pada putri Yurin,pangeran Yuan dan raja Kim.


"apa kau bisa menceritakan saat kau menemukan putri Ling tak sadarkan diri nona?" tanya Yurin sambil berdiri menatap kuat perawat tersebut.


"baik putri.tadi saat jam makan siang saya bersama beberapa perawat yang lain sedang menikmati makan siang dipost jaga dilantai satu,sementara yang lain makan diluar.saat saya hendak menuju toilet saya sudah melihat putri tergeletak dibawah tangga dengan banyak darah.saya langsung memanggil orang orang untuk menolong dan saat itu bersamaan dengan dr.Chen yang baru kembali dari luar." jelas panjang lebar perawat itu.


"apa setiap jam makan siang semua perawat dan karyawan dirumah sakit makan siang bersamaan dr.Chen?" tanya yurin melihat kearah dr.chen.


"tidak putri peraturan rumah sakit adalah setiap jam makan siang sebagian boleh makan siang diluar dan sebagian harus menunggu dipost jaga dilantai satu dan lantai dua.itu untuk berjaga jaga jikalau ada pasien yang membutuhkan bantuan perawat." ujar Dr Chen yang membuat Yurin semakin merasa curiga.


"Lalu kenapa saat kejadian itu semua perawat bisa makan siang secara bersamaan?ucap yurin yang mulai tegas.


" Harusnya perawat tidak berkumpul semua dipost lantai satu putri dan juga tidak boleh makan sebelum datang para perawat yang sedang makan diluar."ucap Dr.Chen yang membuat perawat itu terlihat begitu gugup dan takut.


"apa itu artinya kau bersama teman temanmu sudah melanggar aturan Rumah sakit,,?katakan yang sejujurnya kenapa kalian malah makan disaat kalian harus fokus berjaga...?ucap Yurin mengintimidasi perawat tersebutt.


" maaf Putri saya mengakui sudah melanggar peraturan Rumah sakit bersama teman teman.Tapi karena saat itu kami sudah sama sama merasa lapar dan kebetulan saat itu Baemin membawa begitu banyak makanan hingga mengajak kami semua makan bersama."ucap perawat itu.

__ADS_1


Sontak kedua mata Yurin melebar,melihat expresi wajah istrinya yang terlihat tegang pangeran Yurin pun mendekatinya.


"ada apa sayang...sepertinya kau menemukan sesuatu.?" ucap Pangeran Yuan yang sudah betdiri disamping yurin.


"tunggu pangeran,aku akan menjelaskannya nanti." ucap yurin pada suaminya.


Lalu mengarahkan pandangannya lagi pada perawat itu.


"katakan padaku berapa lama kalian makan siang bersama dipost lantai satu?apa semua perawat yang harusnya berjaga dilantai dua juga kalian ajak makan bersama?" tanya yurin lagi pada perawat itu.


"iya putri semua perawat dilantai dua turun..kami makan sekitar lima belas menit putri"ucap perawat itu.


Yurin terdiam beberapa saat.


" sekarang cepat panggil semua teman temanmu yang saat kejadian itu harusnya ada dilantai dua untuk berjaga,!"perintah Yurin pada perawat itu dengan tegas.


"baik putri.." jawab perawat itu lalu dengan tergesa gesa segera memanggil teman temannya.


Tak lama perawat tadi datang dengan membawa dua orang temannya.mereka memberi hormat pada semua orang yang ada disitu.


Tanpa basa basi Yurin langsung bertanya dengan tatapan mengintimidasinya.


"apa kalian yang harusnya berjaga dilantai dua?"


"iya putri," ucap salah satu diantara mereka.


"lalu katakan padaku kenapa kalian bisa turun bersama ke lantai satu untuk makan siang padahal jelas jelas itu melanggar aturan?''tanya Yurin.


Kedua perawat itu seketika merasa takut dan gugup.keluar keringat dingin didahi mereka dan tak berani memandang kearah yurin yang menatap mereka dengan tajam.

__ADS_1


" maaf kan kami putri sudah melanggar aturan,karena saat itu kami sudah merasa lapar dan kami tergoda saat Baemin menawari kami makanan."ucap satu perawat.


"jadi Baemin menawari kalian makanan?"tanya Yurin penuh penekanan.


" iya putri dan kami otomatis ikut turun untuk makan bersama dipost jaga lantai satu.dan kami tidak merasa takut pada Dr.Chen karena baemin memberi tahu kalau dokter sedang keluar."ucap perawat itu dengan penuh kejujuran.


Dr Chen mengerutkan kedua alisnya.mendengar pengakuan anak buahnya itu.


"apa????jadi kalian ikut turun kebawah karena ajakan Baemin untuk makan bersamanya begitu?"


"iya putri" jawab kedua perawat itu kompak.


"baik kalian boleh pergi," perintah yurin.


Lalu yurin menatap kearah suaminya dan Dr.Chen.


"Sepertinya ada yang ingin mencoba mencelakai putri Ling dan mensabotase keadaan dilantai satu dan dua." ucap Yurin yang membuat kedua pria didepannya merasa terkejut.


"apa kau serius sayang?" tanya Yuan yang belum paham dengan jalan pikiran istrinya.


"ini baru dugaan,dan belum ada bukti karena alibinya begitu kuat....Dr chen apa kau bisa memperlihatkan padaku rekaman CCTv di rumah sakit saat kejadian itu?" tanya yurin kepada Dr.Chen.


"Bisa putri.''jawab singkat Dr.Chen.


"Pangeran aku pergi dulu mengecek rekaman CCTv Itu,kau disinilah temani ayah,aku akan segera kembali..dan satu hal jangan lengah menjaga putri.perketatlah penjagaan disekitar kamar putri." ujar Yurin pada suaminya.


"baik,pergilah.tapi kau harus menjelaskan semuanya saat kau kembali nanti." ucap pangeran.


Yurin pun segera pergi bersama bersama Dr.Chen keruang CCTv rumah sakit yang ada dilantai satu.meninggalkann pangeran Yuan dan Raja Kim.sementara Bibi han lebih memilih berdoa diistinanya.

__ADS_1


Benar saja di balik pintu sudut ruangan itu ada dua mata yang memandang tajam kearah ruang rawat putri.memastikan keadaan sekeliling dan mencari tau bagaimana keadaan putri dan bayinya.


Pangeran menuruti permintaan istrinya, dengan cepat memanggil kepala pengawal istana untuk menempatkan beberapa pengawal lagi disekitar ruang rawat putri Ling.


__ADS_2