
Pagi sudah tiba.Bin bangun lebih awal.menyiapkan air hangat untuk putri mandi.dia juga membuat bubur untuk neneknya yang masih lemas.Walapun bin hanya menggunakan kaos hitam tanpa lengan.tapi ketampanananya masih begitu terlihat.
Putri membuka matanya.dia bangun dan mengingat kejadian semalam..dia kemudian mengecek membuka selimutnya.ternyata dia masih telanjang dada.dia langsung mengambil dan memakai bra serta bajunya yang ada dibawah lantai.dia berkaca didepan cermin.dia hanya bisa tertegun melihat ada banyak tanda cinta disekitar leher dan dadanya.dia bergegas keluar kamar.
dia mencari keberadaan bin.yang ternyata sedang ada di dapur.
"kau sedang apa?"
suara putri mengejutkan bin yang sedang memasak.
"*kau sudah bangun sayang,,aku sedang membuat bubur untuk nenek dan kita.sekarang mandilah,aku sudah menyiapkan air hangat di kamar mandi."
"trima kasih....aku mandi dulu*.."
putri bergegas masuk kekamar mandi.
setelah selesai putri berganti pakaian dikamar bin.sedangkan Bin yang sudah selesai memasak pun segera mandi.
Putri keluar kamar dengan mengenakan setelan rok coklat selutut dan atasan blus mocca yang sederhana,tapi tidak mengurangi pancaran kecantikannya.putri bergegas mengecek keadaan nenek yang masih terbaring.putri memeriksa denyut nadi nenek dan mengukur tensi darah nenek.
"*bagaimana keadaan nenek,,apa nenek ingin makan,,aku akan menyuapi nenek...."
"aku sudah merasa baikan nak,,boleh kalau kau ingin menyuapiku*...."
Putri terseyum melihat nenek dan bergegas ke meja makan mengambil semangkok bubur yang sudah disiapkan Bin.
putri dengan sabar menyuapi nenek.
Bin terseyum melihat putri menyuapi nenek.dia yang sudah selesai mandi dan memakai celana pendek serta kaos hitam.
Bin mendekati nenek dan putri.
"bagaimana putri keadaan nenek?"
bin menggenggam tangan neneknya.
__ADS_1
"nenek sudah baikan mungkin karena faktor usia jadi nenek perlu waktuu lebih untuk pulih.detak jantung dan tensi darahnya normal,nanti aku akan memberikan nenek suntikan vitamin agar tubuh nenek bisa cepat pulih.''
putri sudah sekesai menyuapi nenek.dia dan bin pun segera ke meja makan untuk sarapan.keduanya hanya diam saat makan.Bin yang masih merasa bersalah dengan kejadian semalam dan putri yang merasa malu.
Tiba tiba terdengar suara wanita memanggilnya.wanita muda itu sudah masuk kerumah dan langsung memeluk Bin didepan putri.terlihat sosok wanita muda yang ckup manis dan berbadan ramping berumur sama seperti putri Ling.
Sontak Bin merasa sangat terkejut apalagi putri.expresi diwajahnya begitu buruk.
"Soojin......Ucap bin dengan badan yang terasa kaku.
"aku sangat merindukan mu Bin,,sudah lama aku menunggumu pulang.....kenapa kau begitu betah diistana??
bin semakin pucat mendengar ucapan wanita itu.dia melihat kearah putri yang masih terduduk memandanginya dengan cemburu....
Wanita itu tak sadar kalau ada orang kain diruangan itu....
" sojin kumohon lepaskan aku,,,jangan seperti ini "...bin membuka tangan wanita yang mendekapnya.wanita itu baru sadar kalau ada seorang gadis cantik yang sedak duduk memandanginya...
"Bin siapa wanita ini?kenapa dia ada dirumahmu?" tanya wanita itu dengan rasa penasaran.
"sojin kenalkan ini putri raja Kim,putri Ling...dia disini karena ingin menjenguk nenek.,,,dan putri ini sojin dia tetangga sekaligus teman masa kecillku."
Kedua wanita itu pun bersalaman.lalu sojin menarik tangan Bin ke halaman belakang untuk mengajak Bin mengobrol,karena memang dari dulu dia menyukai Bin.
Hal itu membuat putri merasa sebal dan beranjak dari kursinya.dia menemani nenek yang sedang tertidur setelah ia beri obat tadi.
Bin pun berbincang dengan soo jin dipekarangan belakang rumah.soo jin nampak sangat ingin berdekatan dengan Bin.sebaliknya Bin merasa canggung dan ingin menjauhi nya karena ia tak ingin putri salah paham.
"sudah lama kita tak berjumpa Bin....sepertinya kau betah mengapdi diistana?"
"hemmm....benar...suatu kehormatan bisa melayani dan menjadi orang kepercayaan YangMulia ..kau tau sendiri bukan dari kecil aku ingin keistana."
"aku ikut bangga Bin....tadi pagi aku mendengar dari bibi san kau sudah pulang,ali bergegas kesini ingin menemuimu....tapi justru aku yang terkejut,melihat seorang putri ada dirumahmu...sungguh mengherankan...kenapa dia repot" mau datang ke desa kecil seperti ini...??"
Bin hanya terdiam memandang soo jin.dia tak bisa menjawab rasa penasaran soo jin.
__ADS_1
"Bin.....apa dihatimu sudah ada seseorang...??mengingat umurmu sudah ckup matang untuk menjalani sebuah hubungan yang lebih serius.."
Bin sungguh tak mengira soo jin berani bertanya hal itu padanya.sebenarnya dia tau kalau sudah lama soo jin menyukainya.
Dia juga tak ingin bilang dulu pada orang lain tentang hubungannya dengan putri.ini bukan waktu yang tepat mengatakan itu.Bin ingin orang yang pertama tau adalah neneknya.
Soo jin yang melihat Bin hanya terdiam tak menjawab pertanyaannya semakin membuatnya merasa penasaran.
soo jin pun berpamitan untuk pulang.melanjutkan aktivitasnya.
Setelah soojin pulang,Bin kembali kedalam rumah.dilihatnya putri duduk melamun disamping neneknya yang sedang tidur.
Dia mencoba mendekati putri.
"kau disini putri....istirahatlah dikamar jika kau masih merasa lelah..biar aku yang menjaga nenek.
Tanpa sedikitpun menoleh kearah Bin.putri berjalan begitu saja melewatinya dengan raut wajah datar.Bin merasa ada yang aneh dengan putri.bin pun mengikuti putri yang berjalan menuju kamarnya.
Sampai didepan pintu kamar,Bin menghentikan langkah putri dengan panggilannya.
" Tunggu putri......kenapa kau seperti terlihat aneh....!!apa karena soo jin tadi.....?
putri hanya terdiam.membuat Bin semakin bingung dengan sikapnya.Bin pun menarik lengan putri dipelukannya.
"*dengarkan aku baik'',...tadi itu soo jin teman masa kecilku,kami sudah lama tak berjumpa,, itu saja. jangan berfikiran macam."
"*terserah....aku tak peduli**....." putri memalingkan wajahnya dari tatapan Bin.
Bin hanya terseyum melihat sikap putri yang terlihat sangat cemburu.
"*aku senang kau bertingkah seperti ini putri...itu artinya kau sangat mencitaiku bukan,,?"
"*sudah sudah pergilah aku ingin merebahkan diriku,,sepertinya kepala ku agak pusing karena tingkahmu semalam**."
Bin pun membiarkan putri masuk kekamarnya.Dia kembali mengingat kejadian semalam yang membuatnya hampir hilang kendali.dan putri merasa sangat malu.
__ADS_1
Bin kembali ke samping neneknya.sedangkan putri dikamarnya masih merasa sebal dengan kedatangan soo jin tadi....