Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
Bantuan


__ADS_3

***Maaf ya agak telat,,soalnya author lg sibuk sm kerjaan nich....mksih ya yg udah nungu kelanjutannya...yuk lanjut lagi....**


 


Keesokan harinya.


 


pagi ini pangeran yuan sudah bersiap menghadiri sebuah acara diluar istana.saat dia berjalan dikoridor istana,dia berpapasan dengan pengawal Bin.Nampak Bin menyembunyikan luka lebam di samping bibirnya dengan menunduk didepan pangeran Yuan.Bin berusaha menghindari pangeran Yuan,tapi tiba tiba pangeran menghentikan langkahnya dan berbalik kearah bin.


"pengawal Bin,ada apa dengan wajahmu?apa kau habis berkelahi?''


bin merasa gugup dan tak bisa menceritakan yang sebenarnya pada pangeran Yuan.


''ini hanya luka kecil pangeran,saya habis terjatuh dari kuda....trima kasih atas perhatian pangeran,tapi saya harus segera pergi ada hal penting yang harus saya tangani.permisi pangeran.''


Bin terpaksa berbohong dan segera pergi meninggalkan pangeran yang masih menerka-nerka.


Pangeran Yuan pun tersadar ketika ada bunyi nada pesan dari ponselnya.

__ADS_1


Ternyata dari pangeran Lee.


" Lee....tumben dia mengajakku makan diluar....."gumam pangeran.


Beberapa jam berlalu.Pangeran pun sudah menyelesaikan tugasnya.dia bergegas menuju sebuah restoran tempat dia dan lee janjian.


Sampai disebuah restoran mewah dengan aksen barat yang kental.terlihat Lee sudah menunggunya disudut restoran.Lee duduk termenung sendiri.Pangeran Yuan pun langsung duduk berhadapan dengan pangeran Lee.


"Lee...kau sudah lama menungguku?"


Lee tersadar dari lamunannya.menoleh kearah Yuan.


"maaf tadi aku harus menghadiri dua acara jadi lama.oh ya ada apa lee kau mengajakku bertemu disini,kenapa tak langsung datang keistana?"


"aku blum bisa keistana apalagi bertemu adikmu,,dia sedang marah pada ku."


Pangeran Yuan menyerngitkan dahinya tanda dia merasa penasaran dengan ucapan sahabatnya itu.


"*Marah.......sebenarnya apa yang terjadi?"

__ADS_1


"Yuan....sebenarnya semalam aku berkelahi dengan pengawal Bin.aku memukul wajahnya*..."


Pangeran Yuan sangat terkejut dengan pengakuan sahabatnya.raut wajahnya berubah tegang.


"berkelahi kau bilang.......kenapa kau seperti anak kecil lee,harusnya kau bisa menahan emosimu,,pantas tadi pagi q berpapasan dengan Pengawal Bin,dia berusaha menutupi luka diwajahnya saat kutanya dia mengaku jatuh dari kuda.sebenarnya aku tidak percaya karena mengingat pengawal Bin sangat lihai dalam menunggangi kuda.mana mungkin dia bisa jatuh.


lalu sekarang apa yang akan kau lakukan?"


"maaf Yuan saat itu aku sangat cemburu,,


aku sangat menyesalinya.sekarang hubunganku dengan Ling semakin jauh,sepertinya sudah tidak ada harapan untukku.tatapan mata ling semalam saat menolong pengawal Bin membuat ku semakin yakin kalau ling memang mencintainya.sekarang aku benar benar sudah menyerah teman.aku akan berusaha melepaskan Ling,memang ini cukup berat untukku tapi aku akan berusaha.dan sekarang aku hanya ingin hubungan ku dengan ling membaik seperti dulu.tolong sampaikan ucapan permohonan maafku pada adikmu...aku tak berani bertemu dengannya."


"hemmm kau ini,,,kalau sudah seperti ini bagaimana...tapi aku akan membantumu meminta maaf pada Ling,aku yakin dia akan memaafkanmu.tapi apa kau yakin dengan keputusanmu lee..semoga kau bisa berfikir jernih dan bisa mengambil keputusan secara bijakk.apapapun keputusanmu aku akan slalu mendukungmu.begini saja kau ikut aku keistana,aku akan mencoba membujuk Ling untuk mau bertemu denganmu.lalu kau bisa secara langsung meminta maaf padanya.bagaimana??"


"tapi bagaimana jika Ling tak mau menemuiku?"


"jangan berfikiran macam" dlu.serahkan padaku lee.aku sangat mengenal Ling.hatinya sangat lembut,pasti dia mau menemuimu.ayo kita keistana...!!ini sudah sore pasti ling sudah kembali dari rumah sakit."


Mereka berdua pun bergegas menuju istana.

__ADS_1


__ADS_2