
Sudah tengah malam.terlihat pangeran Yuan tertidur di samping ranjang putri.Bin yang nampak memejamkan matanya menyandarkan kepalanya kesudut dinding kamar itu.sedang kan byul dan dkter chen tidur diruang tengah secara berjauhan.
Suasana hening malam itu.tiba tiba jari jari putri bergerak pelan.bibirnya berucap lirih memanggil nama Bin.
"Bin.....binn....
mencoba dengan pelan membuka matanya.mengumpulkan segenap kekuatannya untuk sepenuhnya bisa tersadar dari pingsannya.
Bin yang hanya memejamkan mata tapi tak tidur,mendengar suara lirih Ling memanggil namanya,dia langsung berdiri mendekati putri.dilihatnya putri sudah membuka matanya pelan.
" sayangg kau sudah sadar..apa yang kau rasakan..katakan padaku...'
bin mencium kening putri
"pusing......ujar putri lirih.
" jangan memaksakan dirimu sayang..."
mendengar suara Adiknya,pangeran Yuan terbangun.dia sangat bahagia melihat adiknya sudah sadar dari komanya.
"Linggg... ada kakak disini...." ucap pangeran sambil mengelus pipi muluz adiknya itu.
Putri dengan sadar mengenali wajah kakaknya.
"kakakkk kau disini....?"
__ADS_1
"tentu aku harus kesini.....keadaammu sudah membuat aku begitu takut ling...."
"maaf kak sudah membuatmu khawatir...ucap putri lirih memandangi kakak yang sangat menyanyanginya itu.
pangeran membangunkan dr chen untuk memeriksa putri.
" dr,Chen kau disini jg......" putri merasa terkejut melihat kehadirannya.
"hallo putri ...kau sudah sadar rupanya.aku kesini karena sangat menkhawatirkan keadaanmu."
"hemmm bagus....detak jantung putri normal,tensi darah putri juga normal.aku sangat terkejut putri sadar dengan cepat. ,
Dr chen menjelaskannya pada pangeran dan Bin.,
" *sudah berapa hari Bin aku tak sadarkan diri..?
"tiga hari putri......sudah jangan banyak berfikir dulu.istirahatlah....Ucap Bin pada putri.Pangeran hanya terdiam*.
" bin jangan memarahi soojin ya mgkin dia sedang sengaja melakukannya.
ketiga pria yang ada disamping putri saling bertatapan.tak tau apa maksud yang dikatakan oleh putri..."
"soojin....apa jangan"ini ulahnya......!?" tanya Bin pada putri yang masih terlihat lemas.
"aku sudah memaafkannya Bin....kalian jangan memarahinya..kumohon...."pinta putri Ling pada kakak dan pria yang dia cintai ini.
" sudahlah adikku sayang tidurlah lagi...kami akan menjagamu...jangan berfikir macam "dlu ya...." pinta pangeran pada adikknya itu.
Hari sudah pagi...semua sudah berkumpul mrndengar putri sudah sadar.
__ADS_1
Termasuk sojin juga datang.tanpa berfikir lagi Bin menarik tangan soojin menuju halaman bekakang.dia taj ingin mempermalukan soijin didepan banyak orang.
''lepaskan aku Bin...kenapa kau menarikku kesini....?ujar soojin yang mulai panik.
''kau sungguh keterlaluan....kenapa kau bisa nekad seperti ini..aku tak menyangka kau bisa melakukan ini.....aku sungguh kecewa padamu...."pertanyaan Bin terus mencecar Soojin yang tampak mulai gugup.
"*apa putri yang mengatakannya Bin?"'.
''*dia tidak mengatakan dengan jelas...tapi aku sudah bisa menebakknya!..." kenapa soojin....
"kau masih bertanya bin...kau tahu aku membencinya karena dia menjadi penghalangku mendekatimu...."
"apa yang kau katakan soojin....dari dulu aku hanya menganggapmu seperti adikku tidak lebih apa kau belum paham juga sikapku pada mu dari dulu sudah dingin kan....ini tidak ada hubungannya dengan putri**."
"*kenapa kau sangat membelanya Bin...apa karena dia seorang putri yang statusnya tinggi?"
.
"jaga ucapanmu soojin.....aku tidak membelanya...."
"*tapi kau sangat melindunginya Bin...."!;
" *aku mencintainya soojin,bukan karena dia seorang putri.tapi seorang wanita yang baik rendah hati dan sederhana...kami berencana akan segera menikah...kuharap kau mengerti soojin.....''
'',jadi benar dugaannku bin........"sojin terlihat menangis menatap orang yang dicintainya selama bertahun tahun ternyata mencintai wanita lain.
"aku yakin kau akan menemukan pria yang lebih baik dari aku.......smg kau bisa menerima semua ini...dan soal putri dia bahkan memintaku untuk tidak memarahimu..padahal hampir saja dia kehilangan nyawanya karena mu***...."
.
__ADS_1
Mendengar itu soojin terkulai lemas menyadari kesalahannya.ternyata cinta nya telah menutupi hatinya menjadi seorang yang jahat.