Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
maaf dan sedih


__ADS_3

 


Hari berganti..setelah beberapa hari yang lalu pangeran kembali keistana dengan dr.chen.kini putri Ling sudah sehat.karena Bin dengan sabar mengurus dan merawatnya.


Terlihat putri sedang bersama diruang tengah bersama Bin dan byul.sedangkan yurin dihalaman belakang bersama nenek menyirami bunga kesayangan nenek.


Muncul soojin didalam rumah,membuat bin dan byul tertegun.sedangkan putri terseyum dengan kedatangannya.


 


"*maaf kalau aku menganggu kalian,,,apa aku bisa berbicara empat mata dengan putri?"


''untuk apa kau kemari soojin...?jangan membuat masalah lagi...kumohon*"pinta Bin dengan tegas.


sebelum soojin menjawab,putri sudah menghampirinya sambil terseyum simpul.


'tentu soojin,,ayo kita ke teras depan...!ajak putri.


mereka pun berbicara empat mata diteras depan.


''*baik sekarang kau ingin bilang apa soojin?katakanlah...''


 


"beberapa hari ini aku memberanikan diri ku untuk bertemu denganmu putri....aku kesini untuk meminta maaf padamu putri atas perbuatanku kemarin sudah membahayakan dirimu....aku tak bermaksud mencelakaimu*....''


 


Mendengar ucapan soojin putri terseyum simpul.


" *aku sudah memaafkanmu soojin,aku sangat mengerti kenapa kau bisa melakukan itu,,,aku juga minta maaf padamu karena aku kau menjadi sakit hati...."

__ADS_1


"trima kasih kau mau memaafkan aku.dan untuk masalah bin,kau tak perlu meminta maaf putri,,setelah bertahun tahun aku mengejar Bin tapi ternyata Bin tak bisa mencintaiku,,aku sadar sekarang bahwa perasaan tak bisa dipaksakan..memang sangat sulit bagiku menerima semua ini tapi semoga waktu bisa menyembuhkan lukaku ini...."


"terima kasih soojin kau mau mengerti...aku minta doanya saja agar smuanya lancar...dan aku berdoa semoga kau menemukan pria yang lebih baik dari Bin....."


"trima kasih putri,,,,tentu aku juga akan mendoakanmu....kalau begitu aku pamit dulu...sampai jumpa lagi*...."


soojin memeluk putri sebelum beranjak pergi....setelahh kepergian soojin.putri termenung sebentar,dia merasa bersalah dengan dirinya sendiri.karena sudah membuat soojin sakit hati.


Di halaman belakang Yurin masih menyiram bunga ditemani Byul.nenek sudah masuk kedalam.meskipun Yurin sedang menyiram bunga bunga itu tapi raut kesedihan diwajahnya tak bisa ia tutupi.


sesekali dia melamun sambil melihat bunga yang indah didepannya.Byul yang mengetahui itu mencoba mendekati Yurin.


Dengan sangat hati"Byul mencoba mengajak yurin berbicara.


"apa ada sesuatu nona yurin?kenapa kau melamun,,,bunga bunga didepanmu kan begitu indah harusnya kau senang melihatnya!"


yurin yang sedari tadi melamun,langsung tersadar mendengar perkataan byul.


"tidak ada apa apa pelayan Byul,aku hanya merasa sedikit ......."


"kenapa kau menatapku seperti itu pelayan Byul....apa ada yang aneh??"


Byul hanya terseyum melihat yurin yang sudag merasa bingung didepannya.


"kau merasa kehilangan kan.......mungkin kau bisa menutupinya dari orang lain tapi tidak denganku nona Yurin...."


Yurin sangat terkejut mendengar pernyataan pelayan byul.dan mencoba mengelakknya dengan sedikit gugup.


"apa maksudmu pelayan Byul??tidak ada yang aku tutupi....."


"benarkah nona....tapi kenapa kau begitu gugup....sejujurnya aku sudah tau dengan melihat tatapanmu kemarin padanya,sungguh terlihat berbeda....kau jangan mengelakknya nona...biarkan perasaanmu tumbuh...percayalah jika dia jodohmu pasti kau akan berjumpa lagi dengannya..."

__ADS_1


Dengan wajah yang murung Yurinn masih terdiam seribu bahasa.dia tak bisa menolak atau menutupinya lagi.


"*tapi pelayan byul...aku....."


"tapi apa nona yurin...apa kau ragu??begini aku beritahu padamu...Pangeran adalah pria yang baik .dia pendiam, pintar,tegas baik dan bertanggung jawab.pangeran juga tidak pernah melihat orang dari status sosialnya.selama sepuluh tahun ini aku berada diistana,aku belum pernah mendengarnya dekat dengan satu wanitapun..walaupun diluar sana banyak wanita cantik,pintar dan kaya yang mau menjadi kekasihnya...tapi seakan pangeran tidak menginginkannya.tapi saat kemarin aku lihat tatapannya sungguh berbeda padamu nona.....sekarang kau jangan bersedih lagi...cepat atau lambat kau akan bertemu dengannya lagi..percayalah*...''


tanpa sadar Yurin sudah memeluk erat pelayan Byul,bulir air matanya megalir deras dipipinya.


" terima kasih pelayan Byul...kau sudah membuat aku merasa tenang.....meskipun aku masih belum yakin dengan perasaanku,aku juga merasa diriku hanya wanita desa,wanita biasa yang tak sepadan dengannya..tapi entah kenapa saat dia pergi hatiku begitu sakit.....meskipun kami baru beberapa hari bertemu."


"cinta tak tahu kpn datangnya nona....sekarang tenanglah percaya


dengan jalan takdirmu...tanya pada hati kecilmu..smg kau bisa menemukan jawabannya.aku hanya bisa berdoa semoga kalian berjodoh....."


"sekali lagi terima kasih pelayan Byul..."


ternyata sejak kepulangan Soojin tadi,putri menuju ke halaman belakang.tak sengaja dia mendengar pembicaraan byul dan yurin.


Memang putri merasa terkejut dengan peryataan yurin meskipun dia sebenarnya sudah tau kemarin saat sikap kakaknya dan yurin terlihat aneh didepannya.tapi putri juga merasa senang jika kakaknya menemukan tambatan hatinya.dia ingin melihat kakaknya bahagia juga.putri juga yakin kalau Yurin wanita yang baik.


Putri pun bergegas kembali kekamarnya agar mereka tak tahu kalau dari tadi putri sudah mendengar semuanya.


 


Diistana.pangeran sedang berada diruang kerjanya menyelesaikan tugas tugasnya yang menumpuk karena ia tinggal tiga hari kemarin.dia juga sampai lupa makan siang.


 


Tiba tiba saat melihat laptopnya,ia teringat Yurin dengan seyumnya yang maniz.seketika pangeran merasa ada yang aneh dalam hatinya.


"kenapa aku tiba" mengingat dia.....aneh baru kali ini aku merasa seperti ini....kenapa aku tak bisa konsen mengerjakan tugasku...semakin aku ingin melupakannya semakin menyiksa ku....kenapa aku ingin tau kabarnya.dia sedang apa ...apa aku sudah tidak waras...."gumam pangeran sendiri.

__ADS_1


Pangeran memijat keningnya karena merasa pusing.dan bergegas keluar menuju kolam.ia ingin mencari udara segar.dia berdiri memandangi kolam sambil melamun.


Raja yang melihat sikap aneh putranya itu hanya berdiam.tak ingin mengganggunya.dia lebih baik bertanya pada Ling atau dr.chen yang kemarin baru bersama putranya.


__ADS_2