
Ling masih terlelap tertidur hingga sore hari,Bin hanya memandanginya.Bin sangat paham kalau istrinya itu sangat merasa lelah.lalu terdengar suara ketukan pintu dari luar.Bin dengan pelan segera membuka pintu kamarnya.
Yurin sudah berdiri diluar.dia ingin tau keadaan ling.
"bagaimana keadaan istrimu bin?ucap pelan yurin saat bin sudah membuka pintu.
" kita bicara diluar......"ujar bin sambil keluar kamar berjalan kearah koridor istana diikuti yurin.
"apa kau sudah tau kenapa ling bisa tertekan seperti itu bin?"
''iya,tadi dr Chen sudah menelfonku.dia bilang ling menampar gadis itu...."
"lalu apa yang sekarang akan kau lakukan??" tatapan tajam penuh penekanan yurin pada bin.
"lama" ini membuatku gerah....ternyata dia begitu nekad....dan aku sudah melarang ling beberapa hari ini dia tak perlu pergi kerumah sakit".
tangan bin meraup mukanya yang terlihat sedikit frustasi....
"kalau kau tak bisa tegas pada gadis ular itu,biar aku saja yang memperingatkannya....aku tidak ingin ling bertambah sedih...apalagi kandungan ling sudah sangat besar....ini akan berpengaruh pada spikologisnya bin....." yurin memegang bahu bin untuk menenangkannya.
"aku juga sangat mengkhawatirkan istriku yurin....secepatnya aku akan menemui gadis itu ...aku tak ingin membuat semuanya semakin rumit....."
"bagus kalau kau mengerti.....dia sudah sangat teropsesi padamu bin....itu bisa membuatnya semakin nekad.kuharap kau bisa menanganinya.....kalau begitu aku pamit dulu...kalau ada apa" kau bisa katakan padaku bin..."
"semoga gadis itu bisa sadar.....mungkin ini akan sulit tapi aku akan mencobanya....terima kasih yurin...."
Yurin mengangguk sebelum pergi dari tempat meraka berdiri.
Bin kembali kekamarnya.dilihatnya ling sudah terbangun bersandar ditepi ranjangnya.
"kau sudah bangun sayang........"mendekati ling dan duduk didepannya.
"dari mana sayang??ucap ling sedikit serak.
" aku tadi ada urusan sebentar sayang....emmm apa kau lapar,kau kan belum makan siang....?mau aku suapin?ingat buah hati kita yang ada didalam perutmu..."
"iya aku mau..." jawab ling yang masih pelan.
Bin segera mengambil sepiring makanan yang sudah disiapkan pelayan byul dimeja.menyuapi ling pelan penuh cinta.
"kau juga belum makan kan sayang....?ayo cepat makan aku tak ingin suamiku yang tampan ini sakit...." seyum sedikit mengembang dibibir ling.
"iya aku akan makan.....bagaimana kau sudah lebih rilex sayang....?
Ling mengangguk pelan.
" asal kau disampingku terus aku akan merasa tenang...."
Bin mencubil pipi ling yamg terlihat lebih berisi.
"iya istriku sayang....ayo cepat habiskan makanmu lalu kita mandi....setelah itu......"
"setelah itu apa sayang.....???ucap ling penasaran.
"bagaimana kalau kita kepantai sebentar?"
__ADS_1
Seyum mengembang diwajah cantik ling.
"iya sayang aku mau......."
mereka segera bergegas mandi dan bersiap siap....Bin menutun ling berjalan menuju parkiran istana.sudah nampak satu mobil sport merah sudah disiapkan salah seorang pengawal.Bin membukakan pintu untuk ling.lalu ia duduk dikursi kemudi.
Bin lebih senang mengendarai mobil sendiri tanpa ada pengawal atau supir pribadi.
mobil melaju dengan cepat menembus jalanan kota seoul yang ckup padat.bin menyetir dengan ckup kencang dengan keahliannya.
Hanya butuh waktu 15 menit mereka sudah sampai dibibir pantai yang indah.mereka langsung turun dan berjalan dipasir pantai yang indah.Bin mengenggam kuat tangan ling.mereka berjalan ckup lama menyusuri bibir pantai sampai mereka memutuskan untuk duduk disebuah batang pohon yang sudah roboh dipasir.
Ling duduk sambil menyenderkan kepalanya dibahu bin.
"kau senanng sayang......?bin membelai rambut ling pelan.
" trima kasih ya sayang...aku lebih nyaman sekarang...."ling memeluk erat bin.
"apapun akan aku lakukan untuk membuatmu bahagia sayang....aku ingin kau berjanji padaku...."
ling menatap kearah bin.
"apa??''
" kau harus berjanji padaku apapun masalah kita kedepannya..kau harus tetap tenang,tetap menjaga kesehatanmu dan ingat ada aku disampingmu....jangan memendam apapun sendirian okey....."
Ling mengaggukkan kepalanya.
"iya aku berjanji."
mereka pun memutuskan untuk kembali keistana sebelum hari semakin gelap.
Sampai diparkiran istana.bin membuka pintu untuk ling.Bin lalu menggendong ling ala bridel menuju kamarnya.
"sayang kenapa kau menggendongku....?aku masih kuat berjalan..."
"aku tak ingin kau bertambah lelah..aku ingin ankku juga merasa nyaman......"
Bibir ling terseyum simpul merasakan perhatian suaminya yang begitu besar.sampai dikamar bin menyandarkan tubuh ling dipinggiran ranjang.
ling mengusap lembut pipi bin.
"aku sangat bahagia sayang memilikimu...."
"apalagi aku......sebentar lagi aku akan menjadi seorang ayah....."
"iya hot dady........"
Bin memicingkan matanya menatap ling.
"hott dady????aku.......????"
"iya sayang....karena walaupun kau sudah menjadi seorang ayah tapi penampilan dan wajahmu masih seperti anak muda.bisa bisa diluar sana bnyak wanita yang mengidamkanmu....."jelas ling.
"oh begitu....tapi aku tak akan berpaling dari istriku yang cantik ini....."
__ADS_1
keduanya mengobrol hingga larut malam.sambil diselingi dengan canda tawa yang membuat ling melupakan tekanan dibatinya.
Hari berganti pagi..Ling sudah bangun lebih awal dari bin.menyiapkan susu untuk bin.ling yang sudah mandi membangunkan bin pelan.mengusap kening bin pelan.mengamati wajah tampan suaminya.yang membuat wanita lain iri padanya.memberi kecupan hangat dibibir bin.Tak lama bin membuka matanya pelan.seyum cantik ling pertama yang ia lihat.lalu mencium pipi ling yang empuk.
"pagi sayangku,cintaku,hidupku dan ibu buat ank" ku....."sambil beranjak.duduk.
"pagi" sudah menggombal....."ayo cepat mandi ini sudah siang sayang.lalu minum susu itu.
Bin melirik tubuh ling yang semakin padat berisi.timbul keinginannya untuk memakan istrinya pagi ini.
"aku tidak mau susu itu tapi susu yang seksi itu?!!!!!!ucap bin asal.
Ling membebelalakkan matanya.dia sadar beberapa hari ini tak memberi jatah pada suaminya itu.
" sayang...jangan ngawur ah..ini masih pagi...."
Bin semakin mendekatkan wajahnya kewajah ling.
"aku tidak peduli.....aku ingin sekarang....." goda bin sambil menaikkan alisnya.
"sayang aku sudah mandi......"
"nanti.akan aku mandikan lagi sayang.....", Tanpa ancang" Bin melahap bibir tipis ling sambil menarik tubuh ling pelan keranjang.
Ciuman itu semakin panas.membuat keduanya larut kedalam birahi yang kuat.
bibir bin lalu beranjak keleher jenjang ling.memberi banyak kissmart dileher dan dada ling.keduanya sudah polos.terlihat kedua gunung kembar ling yang semakin membengkak membuat bin mabuk kepayang.bin lama menikmati gunung kembar itu membuat ling mendesah kasar.....sesekali bin mengelus perut ling.merasakan gerakan bayi didalamnya.
sampai didaerah sensitif bin bermain lembut.tak ingin membuat kandungan ling berkontraksi jika ia terlalu keras.
Hampir satu jam mereka bercinta..bin pun tersadar tak ingin lama"melakukan itu, ia tak ingin ling merasa lelah.lalu ia menggendong istrinya kekamar mandi.
Selesai mandi keduanya sudah rapi.Bin sudah memakai setelan kemeja hitamnya dengan jas dan celana pnjangnya yang senada berwarna biru tua.Ling memaksai.dres selutut berwarna biru muda yang mengembang kebawah agar bagian perutnya terasa nyaman.
"sayang kau istirahat saja ya...beberapa hari ini jangan kerumah sakit okey....."
"iya suamiku sayang......apa jadwal mu hari ini?
" Hemmm nanti aku keluar sebentar dengan kakak...ada tempat yang harus aku tinjau..maaf nanti aku tak bisa menemanimu makan siang....tidak apa"kan sayang....."
"iya..nanti aku bisa makan dengan yurin...."
Bin lega mendengar jawapan dari istrinya.bin mencium kening ling sambil mengusap perut istrinya.
"aku sudah tak sabar melihat bayi kita sayang...."
"sabar suamiku...satu bulan lagi oke...."
"yasudah aku pergi dulu...,,I love you ...." Bin melepas pelukannya.beranjak pergi.
"Love you to.....hati" sayang...."
Seyum manis diwajah tampan bin saat ia menoleh kearah ling.Ling memandang punggung bin menjauh,,,ling sedikit khawatir tapi masih besar rasa syukurnya mempunyai suami yg begitu sempurna.parasnya yang tampan,tinggi,putih,mempunyai bnyak keahlian dan sangat menyanyanginya.bahkan bin sangat bertanggung jawab.
Ling sangat sadar diluar sana banyak wanita yang iri padanya.banyak wanita yang ingin menggeser kedudukannya.tapi ling hanya berdoa dan berusaha menjadi istri yang baik untuk Bin suami kerennya.
__ADS_1