Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
Manis


__ADS_3



**hallo pembaca yang budiman maksih dah mau nunggu lanjutan novelku...sebenernya author tuh slalu ngebanyangin kalau sosok Bin ini adalah aktor korea yang super tampan Choi jin hyuk,,,ada yang tau gk?itu loh yang main diserial The Last Empress.kalau sosok putri Ling itu seperti artis cantik korea yang awet muda Yoon eun hye...ada yang tau gk??...itu loh yang main serial Princes hours 10 thn yang lalu....makanya nich author kasih fotonya biar gk pada penasaran....yaudah lanjut yukkkk......***


 


Setelah mereka menyelesaikan sarapannya.Bin dan putri menemani nenek menuju kamarnya.mereka pun mengobrol didalam kamar nenek.mreka bertiga terlihat duduk disofa kamar nenek.


"*nenek betah kan tinggal disini....anggap saja ini rumah nenek sendiri...kalau nenek mau tinggal disini terus pasti aku akan senang sekali*...." ucap putri sambil mengenggam tangan nenek.


 


"nenek juga senang selama tinggal disini putri,suatu kehormatan nenek bisa tinggal didalam istana.tapi rasanya nenek lebih nyaman tinggal dirumah nenek sendiri...maafkan nenek ..tp nenek berencana kembali ke desa besok siang putri!"


"kenapa nenek terburu buru ingin kembali...nenek kan baru tiga hari disini...?ucap Bin pada neneknya.


" ayolah nek kumohon tinggallah disini dulu..."pinta putri sambil memasang wajah melas.Tapi nenek tak bergeming melihat permintaan kedua cucunya tersebut.nenek hanya terseyum kearah mereka berdua.


"*baiklah kalau nenek bersikeras,tapi maafkan aku nek,aku tak bisa mengantar nenek tapi aku akan menyediakan mobil dan beberapa pengawal untuk mengantar nenek dan keluarga kembali kedesa."


"*kau tak usah repot Bin....nenek bisa naik kereta.nenek juga sangat paham dengan kesibukanmu disini....''


" itu tidak repot nek....nenek tak perlu sungkan**..."ucap putri menyakinkan nenek.


"*nenek berharap kalian bisa segera berkunjung lagi kesana....nenek akan sangat senang jika kalian bisa agak lama didesa..."


"tentu nek secepatnya kami akan berkunjung lagi kesana ,aku juga senang nek tinggal didesa.suasananya lebih tenang.....,,baiklah kalau begitu,kami undur diri dulu ya nek...kita bertemu nanti malam saat makan malam*.." putri berpamintan pada nenek begitu pula dengan Bin.mereka pun bergegas kembali kekamar.sesampainya dikamar putri dan Bin duduk disofa kamar mereka.

__ADS_1


putri memamdang Bin dengan dekat.


"apa ada yang kau sembunyikan dariku sayang??apa yang dikatakan ayah tadi pagi?"


Putri merasa penasaran dengan pertemuan suaminya ini dengan ayahnya tadi pagi.


"ehmmmm ayah menyuruhku mencari orang yang tepat untuk mengantikan posisiku menjadi kepala pengawal diistana...dia mengangkatku menjadi jendral pertahanan....''


" begitukah....lalu apa alasan ayah melakukan itu...?


"ayah ingin aku membantu kakak mengurus semuanya,membangun pemerintahan agar lebih maju lagi ,melengkapi segala kekurangan kakak dan menjadi tangan kanannya.ayah ingin istirahat sayang dan menikmati masa tuanya dengan tenang...."


"aku memang sudah menduganya....ayah memang sudah merasa capek....lalu kpan ayah akan mengangkat kakak sebagai penggantinya sayang?''


''setelah kakak resmi menikah dengan calon istrinya......"


Putri sudah menyandarkan kepalanya dibahu bin .Bin hanya terseyum melihat tingkah manja istrinya ini.


"tapi sayang ada satu lagi permintaan ayah....!"


"satu lagi...apa itu??"


Bin terdiam untuk beberapa saat.membuat putri menatapnya dengan rasa penasaran.


"ayah ingin secepatnya mendapat kabar baik dari kita sayang.."


putri langsung paham dengan ucapan suaminya ini...dia memalingkan mukanya karena merasa malu.Tiba tiba Bin sudah menyandarkan kepalanya dikedua paha istrinya ini,dengan posisi berbaring disofa panjang itu.membuat putri terkejut dan hanya terdiam melihat kearah mata suaminya itu.


"kenapa kau malu sayang....aku pun juga secepatnya ingin mendapat anugarah itu...kita jangan menundanya ya...." sambil menatap tajam istrinya itu dari bawah bin seakan perkataannya.membuat putri merasa bingung dan tertegun.putri hanya terdiam memandang wajah tampan suaminya.sambil mengelus pipi bin.

__ADS_1


"*jangan menatapku seperti itu sayang.....aku juga tak ingin menundanya...."


"kalau begitu ayo kita mulai lagi*....." bin bangun dengan semangat.


''sayang ini kan masih siang ahhh kau jangan nakal.....''ujar putri sambil beranjak dari samping Bin yang terus mengintimidasinya dengan tatapan yang menggoda.tapi dengan cepat tangan bin menarik pinggang istrinya itu.hingga mereka berbaring saling bertumpu diatas sofa itu.Bin dengan cepat melayangkan ciumannya ke bibir mungil istrinya itu...ciuman yang semakin lama semakin bergairah,kancing kemeja Bin mulai terlepas satu demi satu.sedangkan itu Bin mulai membuka baju istrinya dengan lembut.tapi sebelum itu tiba tiba putri melepaskan ciuman mesra itu...


"sayang....ini masih siang..kenapa kau begitu nakal.....??''


" memangnya kenapa kalau siang...bagiku sama saja...jangan mencoba menghindar sayang...!''dengan cepat Bin menarik tengkuk leher putri mulai memcumbuinya dari leher hingga dada putri.nampak sudah terlihat belahan dada istrinya yang sexi itu.bin semakin besemangat melepas baju istrinya.sampai putri sudah tak mengenakan sehelai benang pun ditubuh mulusnya.Bin pun mengendong tubuh istrinya itu keranjang besar mereka.lalu terus mencumbui setiap inci tubuh mulus istrinya itu,memberi kan begitu banyak tanda cinta di tubuh putri.permainannya begitu lembut membuat putri tenggelam dalam gairah bercinta itu.Putri dengan pelan membuka kancing kemeja bin hingga terlepas.mencium bekas luka tembak didada Bin.Bin pun terus memberi sentuhan" nakal pada tubuh indah istrinya itu,sampai pada kedua gundukan kembar itu,yang selalu bisa membuat Bin mabuk kepayang.Bin selalu saja ingin lama lama bermain diarea sensitif itu.Putri semakin menikmatinya,semakin kuat hisapan Bin di ****ya itu semakin keras suara desahan putri keluar dari mulutnya.begitu senangnya bin secara bergantian.bahkan saat sebelum tidur pun bin selalu ingin memainkan milik istrinya itu.tak lama Bin sudah memasukkan senjatanya.maju mundur secara berulang,hentakan hentakan kuat membuat putri kadang merasa kesakitan.beberapa kali mereka berpindah posisi.ekpresi wajah putri menandakan kenikmatan yang luar biasa.Bin benar benar membuatnya mabuk kepayang.berulang kali putri mendesah berulang kali pula Bin memberinya hentakan kuat...putri merasa pasrah dengan apapapun yang dilakukan suaminya pada tubuhnya.Bin benar "perkasa,diluar dia begitu gagah dan hebat dalam bela diri.diranjang pun Bin benar'' kuat,seakan tak ada habisnya.benar"kegiatan yang ckup menguras tenaga.sampai akhirnya bin sudah melihat wajah istrinya yang mulai kelelahan.dia pun mengakhiri kegiatan itu.


Sambil mengelus pipi istri tercintanya itu.


'',kelihatannya kau sudah lelah sayang....kita sudahi saja....''


''kau ini ya benar " nakal......kenapa kau begitu kuat diranjang sayang...seperti itu juga kau terlihat kuat diluar....aku benar"kewalahan....lihatlah karena kau tubuhku terasa remuk lagi...


'maaf kan aku sayang....entah kenapa aku begitu berhasrat ingin terus memainkannya...kalau kau ijinkan tiap malam sebelum tidur aku ingin ****...!


"apa???kau ini....kenapa begitu nakal...?terserahlah...."


"yesss berarti kau mengijinkannya kan sayang..mulai sekarang saat ingin tidur jangan memakai Bra ya sayang....itu lebih seksi...."


"sayangggggg....sudah ah jangan nakal terus.........aku mau tidur sebentar, ngantuk..."


"oke kita tidur dulu sebentar... lalu nanti kita bisa mandi bersama...''Bin pun mendekap tubuh sexi istrinya kedalam pelukan hangatnya.sedangkan putri terus bergeliat menyembunyikan wajahnya didada kekar bin suaminya.


" kau ini memang suka ya bersembunyi didadaku....tapi aku senang kau begini sayang...."


Putri sudah tertidur didada suaminya itu.dia merasa kelelahan karena ulah Bin.tak lama. bin juga ikut tertidur......

__ADS_1


__ADS_2