Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
Permohonan Maaf


__ADS_3

Hari mulai gelap.Kedua pria tampan itu sampai juga diistana.


"Tunggulah disini lee,,aku akan memanggil Ling...."


Pinta pangeran Yuan pada sahabatnya itu.dan berjalan menuju kamar adiknya.


Sampai dikamar adiknya pangeran yuan mencoba untuk berbicara pelan pada adiknya.terlihat putri yang baru selesai mandi duduk dimeja riasnya


"*Apa aku mengganggumu ling*?"


pangeran masih berdiri disudut kamar putri ling.putri ling sedikit terkejut dengab kedatangan kakaknya.


"*Kakak,kau disini?tumben.....ada apa kak?ayo kita duduk disana kak*...."


Putri berdiri dan menggandeng tangan kakaknya duduk disofa.


"ada apa kak?katakan lah...."


Sambil mengenggam tangan adiknya,pangeran yuan mulai bicara.


"sebelumnya kakak ingin meminta maaf padamu ling,tapi kakak tidak bermaksud untuk ikut cmpur dengan urusanmu ling.kakak dengar semalam mereka berkelahi bukan??pasti kau sangat kecewa dengan sikap lee yang seperti anak kecil...tapi kau juga tau kan bagaimana perasaannya padamu,kau juga tau sifat lee yang sesungguhnya dari kecil,,mungkin semalam dia hanya merasa cemburu..


Kakak tahu sebenarnya siapa yang ada dihatimu ling.kakak merasa kau sudah ckup dewasa untuk menentukan pilihan dan bagaimana harus bersikap.kakak akan slalu mendukungmu ling.kakak ingin kau bahagia dengan pilihanmu.tapi kakak mohon jangan sampai hubungan persabahatanmu dengan Lee rusak...kau paham kan ling maksud kakak?"


"aku mengerti kak,trima kasih karena kakak sudah begitu mengertii aku....sebenarnya aku sudah memaafkan lee kak,aku juga ingin hubungan persahabatan kami pulih seperti dulu....aku tak ingin membuatnya semakin terluka.."


dari tadi pangeran yuan memeluk hangat putru ling sambil mengelus kepala putri ling layaknya seorang kakak yang sangat menyanyangi adiknya.


"*hemmm sekarang aku merasa sedikit lega ternyata adikku ini sudah tumbuh menjadi wanita yang cantik dan dewasa..baiklah kalau begitu,keluarlah ling dan temui lee.dia sudah menunggu dari tadi.kau mau kan??"


"baik kak aku mau menemuinya*..."


mereka beranjak dari sofa dan keluar kamar menuju aula istana.


Terlihat Lee yang sudah menunggu sedang memandangi langit yang mulai gelap.


"maaf ya lee agak lama..."


suara yuan memecah keheningan.lee pun menoleh kearah dua orang yang berjalan mendekatinya.


"aku mengerti teman..."


pandangan lee tertuju pada ling yang terlihat dengan tenang.

__ADS_1


"baiklah lee kutinggal dlu...aku harus kembali kekamarku ...."


pangeran yuan pergi menuju kamarnya meninggalkan adiknya dan pangeran lee.


setelah pangeran yuan pergi.suasana berubah canggung.mereka msih saling berdiri.


"apa aku menganggumu ling?"


"tidak lee.....ada apa lee kau mencariku?


Wajah gugup lee mulai terlihat,merasa takut untuk menjawab pertanyaan putri ling."


"maafkan aku ling atas perbuatanku semalam,,aku menyadari sikapku salah.aku mohon ling."


wajah lee berubah sendu nampak penyesalan dimatanya.


"*aku sudah memaafkanmu lee,aku tidak ingin hubungan persahabatan kita dari kecil hancur begitu saja.tapi kau mau kan minta maaf juga pada pengawal Bin?aku ingin hubungan kalian akur."


"trima kasih ling kau sudah mau mengerti.baik aku akan meminta maaf juga pada pengawal Bin,panggilkan dia sekarang kesini ling..ling mulai sekarang aku akan berusaha menerima semuanya,merelakanmu dengannya,semoga dengan berjalannya waktu aku bisa melupakanmu ling,doakan aku...."


"trima kasih banyak lee atas pengertianmu,maaf aku sudah sangat melukaimu,,aku tak bermaksud seperti itu.aku ingin hubungan kita sepertii dulu lagi lee."


"*pasti ling,dan ingat kapanpun kau butuh aku,aku selalu ada untukmu**...."


Tak lama pengawal Bin datang menghampiri,karena tadi putri mengirim pesan lewat ponselnya,menyuruh bin datang ke aula istana."


"selamat malam putri dan pangeran lee..ada perlu apa putri meminta saya datang kesini?"


dengan wajah yang datar lee menemui putri dan pangeran Lee.


"pangeran lee ingin mengatakan sesuatu padamu pengawal Bin."


Putri melirik ke arah lee.


"aku hanya ingin meminta maaf padamu pengawal Bin atas sikapku semalam,,kuharap kau mau memaafkan aku."


bin sedikit tertegun dengan ucapan pangeran lee barusan.


"*anda tidak perlu meminta maaf pada saya pangeran,saya sudah memaafkan anda."


"ling apa kau bisa meninggalkan kami berdua!!aku ingin bicara empat mata dengan pengawal bin*,,"


putri pun mengerti dan pergi kembali kekamarnya,meninggalkan kedua pria itu.

__ADS_1


"kini aku sudah mengakui kekalahanku pengawal Bin,sepertinya ling sangat mencintaimu.kau ingat kesepakatan kita dulu.siapa yang kalah harus bisa berlapang dada melepaskan ling dan itu akan aku coba lakukan ,,tapi ingat pengawal bin jika suatu saat ling terluka aku akan memberimu pelajaran,kau mengerti pengawal Bin.baik kalau begitu aku pamit dulu.tlong jaga baik baik ling...."


"saya mengerti pangeran,itu sudah menjadi tugas saya menjaga putri dengan baik.trima kasih untuk kebijaksanaan pangeran."


lee pun berlalu meninggalkan bin yang masing berdiri mematung.langkahnya berat dan hatinya sangat terluka tapi dia sadar bahwa ia tak bisa memaksakan cintanya.


Setelah Lee berlalu,Bin pergi menuju kamar putri.dia masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu.terlihat putri sedang melamun berdiri disamping jendeka kamarnya memandangi langit malam yang indah.tanpa pikir panjang Bin memeluknya dari belakang.


"apa yang sedang kau pikirkan sayang?"


dekapan bin membuat ling tersadar,dia sudah terbiasa dengan sikap bin ini.wajah bin tepat disamping wajah putri,sangat dekat.membuat hangat badan putri.


"*pengawal bin...kau disini....lalu lee?


" dia sudah pulang....apa kau memikirkannya??"


"aku hanya merasa bersalah padanya,,aku tak ingin membuat hatinya sakit,tapi dengan berjalannya waktu kuharap lee menemukan wanita baik yang bisa mengisi hatinya*"


bin hanya terseyum mendengar ucapan wanita yang ia cintai sambil menguatkan pelukannya.sesekali dia mencium tengkuk leher putri yang putih.membuat putri merasa nyaman dan tak bisa menolak.


"*ini sudah malam pengawal Bin kembalilah kekamarmu!!"


"tunggu aku ingin memelukmu dulu.apa kau tak ingin tau apa yang dikatakan pangeran lee padaku tadi?"


"tidak,itukan urusanmu....!


", hemmm benarkah,,,,yang jelas tadi dia berkata kalau dia akan belajar merelakanmu untukku.dia sudah siap melepasmu.apa kau sudah lega sekarang*?


putri hanya terdiam,sementara itu bin membalikkan tubuh putri menghadap padanya.memeluknya dengab erat hingga dada putri yang sintal itu terhimpit dada kekar bin.


" *aku akan slalu menjagamu putri...aku sangat mencintaimu...."


"lepaskan aku Bin,aku merasa sesak tak bisa bernafas*."


bin hanya terseyum melihat kedua bola mata putri yang indah.dengan cepat bin menciun bibir putri yang ranum itu.dan berbalik pergi meninggalkan kamar putri sambil berpamitan.


"*selamat malam sayang,cepatlah tidur,aku pergi dulu*..."


putri merasa sangat bahagia.


**kenapa aku sangat senang saat bin memelukku,padahal dia sudah berani mendekap dadaku,tapi kenapa aku tak bisa marah padanya.cinta ini sungguh membuatku gila**


sambil berkata dalam hatinya putri bergegas membaringkan tubuhnya diranjang.mencoba untuk tidur karena dia sudah merasa ckup lelah hari ini...

__ADS_1


__ADS_2