Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
aku kamu kita


__ADS_3

 


Sore hari setelah yurin selesai mandi tiba''ada yang mengetuk pintu kamarnya.yurinpun langsung membukanya.


 


Dilihatnya pangeran yang terlihat sangat tampan terseyum padanya.Yurin hanya bisa terdiam.meskipun selama satu minggu belakangan ini hubungan mereka semakin dekat,,tapi saat yurin berada didekat pangeran seperti ini sangatlah membuat yurin begitu gugup.


"sore Yurin...kau sudah mandi?"


Pertanyaan pangeran membuyarkan lamunannya.


"*sudah pangeran.....ada perlu apa pangeran kesini....?


" apa aku bisa bicara didalam*?jawab pangeran dengan pandangan yang lembut.membuat yurin tak bisa menolak.


"*tentu saja pangeran....tapi memangnya kenapa kalau diluar...?


" disini sedang banyak pelayan yang menyelesaikan persiapan buat acara besok..aku tak ingin mereka melihat kita berdua..."


"ow....kalau begitu masuklah*...."


Perasaan yurin semakin tak karuan,semakin gugup bercampur panik saat pangeran duduk didekatnya.


"kenapa kau terlihat begitu gugup...bukankah kita sudah dekat..kita juga sudah saling mengenal,,saat berbicara lewat telpon kau sangat cerewet tp sekarang kau hanya diam...."


"aku tidak gugup....aku hanya merasa sedikit aneh...."


"aneh???ayolah yurin,,,jangan seperti ini...atau aku pergi saja....."


Sebelum pangeran berdiri yurin sudah menarik lengan bajunya.


"tunggu pangeran...jangan pergi....kau ini.kenapa sich....tadi katanya mau bicara didalam...sekarang katakan...."


Pangeran terseyum memandang kearah yurin yang sengaja mengalihkan mukanya.


Dengan cepat pangeran mencium pipi mulus Yurin.sontak yurin langsung menatapnya dengan rasa tak percaya.

__ADS_1


"*kenapa harus terkejut...kita kan sudah menjalin hubungan yang serius...aku cuma ingin berdua dengan mu saja....apa tidak boleh??"


"pangeran...jangan membuatku merasa malu seperti ini...ku mohon....!!"


"apa kau tidak suka aku seperti ini?"


"tidak,,bukan seperti itu.....aku hanya masih belum terbiasa....''


" mulai sekarang kau haruus terbiasa dengan sikapku yang seperti ini*...."


pangeran pun meletakkan kepalanya di pangkuan Yurin dan meluruskan kakinya disofa itu....


Yurin semakin gugup,rasanya jantungnya ingin lepas.


"aku ingin selalu bersamamu seperti ini yurin....aku sudah lama mununggu kedatanganmu diistana ini.aku ingin memberitahumu,kalau aku sudah bilang pada ayahku untuk mengenalkanmu padanya...dan aku akan segera melamarmu!!"


Pangeran memandang wajah manis yurin dari bawah.sangat dekat dengan dada yurin.membuat yurin terasa canggung.


"apa pangeran...melamar???apa tidak terlalu cepat...."


Yurin langsung merasa sesak didadanya.seakan tak percaya ucapan kekasihnya ini.


Pangeran langsung bangun dari pangkuan yurin dan langsung menarik tangannya menuju kamar ayahnya.


Yurin semakin gugup dan begitu takut bertemu Raja.


" *aku takut pangeran...."


"tenangkan hatimu ya...semua akan mudah...oke*....!


sesampainya dikamar ayahnya,pangeran langsung menyapa ayahnya yang terlihat sedang duduk bersila didepan perapian besar disudut kamarnya.


" Ayah...maaf kalau aku mengganggumu...aku sudah membawanya untuk bisa berkenalan langsung dengan ayah..."


Raja kim pun terseyum dan menoleh kearah Yurin yang terlihat sangat gugup.lalu mendekati yurin dan mengelus bahunya.


"jangan gugup nak....anggaplah aku seperti ayahmu sendiri..." sambutan hangat dari raja ini membuat yurin sedikit merasa lega.

__ADS_1


Yurin pun membungkukkan badannya,memberi hormat pada sang Raja.


"*saya park Yurin Yang Mulia ,maaf menganggu waktu anda"


"putraku sudah menceritakan semua hal tentangmu...bagaimana dengan sekolah kedokteranmu ?


" semua nya berjalan lancar YangMulia,,,dalam waktu dekat saya sudah menyelesaikan sekolah saya"


"aku bangga padamu nak...kau seorang anak yang berasal dari desa kecil bisa bersekolah dan menjadi seorang dokter...apa yang menjadi motivasimu nak?"


"saya hanya merasa warga yang tinggal didesa desa kecil sangatlah susah untuk berobat dan menerima informasi tentang kesehatan..saya hanya ingin memberi perhatian kepada mereka Yang mulia..agar kesehatan mereka bisa lebih terjaga.karena kesehatan mereka berpengaruh pada kesejahteraan mereka sendiri*."


Mendengar penjelasan yurin,raja begitu senang.dia merasa gadis ini sangat cerdas dan punya hati yang baik.dan pantas untuk melengkapi kebijaksanaan dan kepintaran putranya saat menjadi raja kelak.


"hemmm kau benar nak..pemikiranmu ini begitu bagus....aku senang mendengarnya.


Hanya sebentar mereka mengobrol.


Yurin pun bersama pangeran sudah keluar dari kamar Raja Kim.


" aku senang mau tak gugup menjwab pertanyaan ayahku....kau hebat...oh ya setelah ini kau mau kemana...?"


"saya harus menemani putri melakukan ritual dikamarnya pangeran serta menemani putri sampai malam agar putri tak merasa kesepian saat nanti kalian melakukan pesta lajang..."


"kau sudah tau ya nnti malam ada pesta lajang...baiklah temani adikku ya..tlong hibur dia...pasti sekarang dia sangat merindukan bin nya.....ayo sekalian kuantar kekamar ling''


mereka berjalan bersama menuju kamar putri Ling sambil berbincang.


"tentu pangeran....pangeran juga ingat saat pesta nanti jangan minum terlalu banyak Wine....aku tak ingin melihat pangeran mabuk...."


pandangan yurin tajam kearah pangeran.


"baiklah kekasihku,,"goda pangeran.membuat pipi yurin memerah karena malu.


Tak lama mereka sudah sampai didepan kamar putri ling.


"sudah sampai...kalau begitu aku pergi dulu ya....kalau lama" disini aku bisa dimarahin bibi han....ling kan tidak boleh bertemu dengan seorang priapun...sampai jumpa nnati malam ya,aku akan mampir kekamarmu dulu setelah pesta berakhir..."

__ADS_1


Sebelum pangeran beranjak dia sempat mencubit pipi cuby Yurin.membuat beberapa pelayan yang melihatnya terseyum singkat.Yurin merasa malu dan langsung masuk kekamar putri.tanpa permisi dulu


__ADS_2