
Dua hari berlalu
Bin kembali disibukkan dengan pekerjaannya.dia juga harus menemani raja Kim hadir dibeberapa acara diluar istana.sampai dia jarang bertemu dengan putri Ling.memang Raja Kim belum memberi keputusan apa apa pada hubungan mereka.Raja Kim hanya ingin lebih menguji mereka berdua.seberapa kuat perasaan antara Bin dan putrinya.Bin juga tidak banyak bicara didepan raja Kim tentang hubungannya.karena dia juga menyadari saat ini ia dan putri Ling sedang dalam proses pengenalan,saling memahami satu sama lain,saling mengerti sifat masing".
Raja dan Bin sudah selesai dengan kegiatan hari ini,mereka kembali menuju istana.Bin berada satu mobil dengan Raja Kim.dalam perjalanan tiba"Raja Kim bertanya pada Bin.
"pengawal Bin bagaimana hubunganmu dengan putri??"
Bin terkejut saat mendengar pertanyaan raja Kim yang duduk dikursi belakang.sedangkan dirinya yang duduk disamping pengemudi hanya bisa menyembunyikan rasa gugupnya.
"*kami baik baik saja Yang Mulia,kami sedang menjalani proses saling memahami dan menerima sifat serta karakter kami masing" Yang Mulia."
"hemmmm,,,kuharap kalian bisa saling lebihh dalam mengenal satu sama lain sebelum kalian ke jenjang yang lebih serius lagi*.."
Raja membalas perkataan bin sambil melihat kearah luar kaca jendela mobil.diwajahnya tersirat seyum simpul,,
Perkataan Raja Kim ini seakan memberi sinyal kalau raja mendukung hubungannya dengan putri ling.
Terdengar bunyi dering dari ponsel Bin.membuat raut wajah bin berubah sedih setelah menutup panggilan diponselnya.raja yang mengetahui hal itu bertanya pada Bin.
"*ada apa pengawal Bin?kenapa kau terlihat sanggat khawatir."
"barusan saya mendapat kabar dari keluarga di kampung halaman saya,kalau nenek saya sedang sakit Yang Mulia,,maaf Yang mulia saya harus pergi kesana sore ini,mohon anda mengijinkan saya"
"ternyata ada kabar buruk,aku ikut prihatin pengawal Bin.baik pergilah sore ini....sementara selama kau pergi biarkan tuan Ji yang menggantikan tugasmu."
"trima kasih Yang Mulia atas pengertian anda,setelah nenek sembuh saya akan segera kembali keistana*."
Mobil melaju dengan cepat.sesampainya di istana pengawal Bin langsung menuju kamarnya untuk berkemas.
Ternyata saat putri berjalan dihalaman istana dia mendengar percakapan antara para pengawal disana.mengetahui dari pengawal lain kalau pengawal bin akan pulang kekampung halamannya.putri pun ingin memastikannya.dia pergi keruang kerja ayahnya.saat masuk keruangan itu dia langsung bertanya pada ayahnya.
__ADS_1
"Ayah apa benar kalau pengawal Bin akan kembali kekampung halamannya??"
Raja sudah menebak kalau putrinya akan datang menemuinya.dengan wajah yang datar raja menjawab pertanyaan putrinya.
"benar nak...neneknya sedang sakit,,,dia harus segera menemuinya....."
Dengan perasaan takut dan ragu,putri memberanikan diri bertanya pada ayahnya.
"*ayah...apa boleh aku ikut dengan pengawal Bin?
" hemmm ......apa kau yakin ingin ikut dengan pengawal Bin??kau tau bukan kampungg halamannya cukup jauh dari pusat kota.disana juga tidak ada fasilitas modern seperti disini nak*...."
"aku sudah tau ayah,aku juga tidak perduli bagaimana keadaan disana.aku hanya ingin lebih dalam mengetahui kehidupan pengawal Bin.aku ingin menemaninya disaat susah ayahh....''
Melihat kegigihan putrinya,raja pun mengijinkan putrinya pergi bersama pengawal Bin.
"'*ayah tau kau sangat mencintainya bukan...ayah ingin hubunganmu dengan nya bisa berjalan dengan baik,,tapii sebelumnya kalian memang harus saling mengenal lebih dalam satu sama lain,, baiklah ayah mengizin kan kau pergi ikut pengawal Bin.semoga kau bisa menyesuaikan diri disana nak..."
"terima kasih ayah.......ayah jangan khawatir aku akan berusaha keras menyesuaikan diri disana.,,aku pergi dulu ayah,aku harus berkemas dlu*."
Pukul Tiga sore Bin sudah bersiap untuk segera berangkat.sebelumnya dia pergi menemui raja diaula untuk berpamitan.
"*Saya pamit Yang Mulia...secepatnya saya akan kembali keistana.."
"baik pengawal Bin,,hati hati...dan semoga nenekmu cepat sembuh...."
__ADS_1
"trima kasih Yang Mulia*.."
saat bin hendak pergi dari aula istana,tiba''putri ling muncul dari arah belakang Bin.
"aku ikut denganmu pengawal Bin!!!"
Suara putri sangat mengejutkan Bin,bin pun menoleh kearah putri.
"*apa yang barusan putri bilang.....putri ingin ikut saya???
" iya ,,memang kau tak melihat aku sudah membawa beberapa pakaianku...aku sudah siap*."
Bin semakin membelalakan kedua matanya.merasa tak yakin dengan ucapan putri.
"tapi putri disana keadaanya tidak seperti disini....
belum sempat selesai bicara putri sudah memotong pembicaraan bin.
" aku sudah mengetahuinya pengawal Bin...apa kau tak yakin denganku??"
Bin tak bisa menolak permintaan putri lagi..tapi dalam hatinya dia sangat senang putri ingin ikut dengannya.
''kalian berdua pergilah....jaga putriku baik baik pengawal Bin...."
"trima kasih ayah,,kami pergi dulu,,jaga keseehatan ayah selama aku tidak ada diistana.aku akan sering mengabari ayah...''
Putripun memeluk ayahnya dulu sebelum berangkat.begitu juga dengan Bin yang memberi tanda hormat pada raja Kim.
Perkataan Raja Kim tadi membuat Bin semakin yakin dan mantap untuk pergi dengan putri.
__ADS_1
Mereka berdua pun pergi menuju stasiun.
Raja Kim melihat kepergian keduanya dengan seyuman....