Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
baik lagi


__ADS_3

Jisoo langsung pergi menuju kamar sahabatnya putri Ling meskipun hari sudah mulai malam tapi ia tak bisa menundanya lagi....


kedatangan jisoo dikamar putri mengejutkan Byul.yang berusaha menyuruh jisoo pergi.tapi dengan penjelasan jisoo,byul pun mengizinkannya masuk.


Terlihat putri yang duduk bersandar diranjangnya,memejamkan matanya.terlihat wajahnya pucat pasi.


Jisoo pun mendekati sahabatnya itu dan duduk dihadapannya.jisoo mengelus tangan putri ling pelan.


"Ling....maafkan aku...kumohon jangan menyiksa dirimu lagi...."


Putri ling membuka matanya.menatap dengan wajah datar kearah jisoo.


"jisoo kau disini....??"


"dengarkan penjelasanku dulu Ling...kau tau bukan ling kalau sifatku dari dulu memang agresif...akulah yang berusaha menggoda calon suamimu itu..aku memang terpana dengan ketampanannya..aku yang merencanakan semua itu...pengawal Bin hanya berniat melatihku..juga saat aku tenggelam dia dengan cepat menolongku...semua orang pasti akan melakukan itukan ling saat merasa cemas dan gugup....dia tidak bersalah ling...aku yang sudah keterlaluan.....kalau saja dari awal aku tahu dia adalah calon suamimu pasti aku tidak akan melakukan hal itu..percayalah padaku ling..."


"benarkah itu yang sebenarnya terjadi jisoo..apa kau benar" jujur padaku....?"


"benar ling....justru aku merasa calon suamimu itu pria yang setia,dia sama sekali tidak tergoda denganku meskipun aku sudah memakai pakaian sexi tapi dia selalu menghindariku...."


"semoga kau tidak berbohong padaku jisoo..."


"tentu ling..yang kukatakan ini adalah kebenaran....sekali lagi maafkan aku....aku benar" menyesal dengan tingkah lakuku...aku tak ingin menjadi perusak hubungan kalian..kumohon berbaikkanlah dengannya ling...dia sangat mencintaimu....,kalau begitu aku pamit kembali ke kamarku dulu....sampai jumpa ling..."


''aku sudah memaafkanmu jisoo..aku harap kau benar"menyesal dan mau merubah sikapmu itu"


Jisoo hanya mengannguk dan terseyum kearah putri dan melangkah keluar kamar putri.dia nampak sangat menyesali perbuatannya.


Setelah kepergian jisoo dari kamarnya putri tersadar atas sikapnya yang tidak percaya pada Bin.Dia pun mencoba merebahkan diri diranjangnya...tapi baru beberapa menit memejamkan mata ternyata Bin sudah duduk disampingnya.melihatnya penuh kasih sayang....Bin pun mencium kening putri secara perlahan dan bergegas pergi dari kamar putri karena mengira putri masih marah padanya.belum sempat Bin berdiri tangan putri sudah menarik tangan kekarnya.membuat bin terduduk kembali.

__ADS_1


''*bin kau mau kemana??"


"aku akan pergi jika kau masih marah padaku sayang*."


Dengan cepat putri memeluk erat tubuh bin.membuat Bin merasa terkejut dengan reaksi putri yang sudah berubah baik lagi.


"tlong jangan tinggalkan aku....aku ingin meminta maaf padamu...karena sudah tidak percaya padamu"


putri semakin membenamkan wajahnya kedada bin yang kekar.putri mencium aroma tubuh bin yang ia rindukan.


"heyyy sayang...kau ini kenapa....aku sudah memaafkanmu dari kemarin....aku hanya menunggu kemarahanmu reda...aku tidak akan meninggalkanmu...sekarang lihatlah aku...."


putri pun mengangkat wajahnya,menatap mata bin dengan sangat dalam..


"tapi aku senang dengan kemarahanmu..itu tandanya kau benar" mencintaiku...iyakan?"


"kau tau sayang beberapa hari ini aku tak bisa tidur memikirkan kau yang terus menangis...aku takut kau akan sakit...sekarang aku sudah lega karena kau sudah percaya lagi padaku...dengarkan aku baik baik..perasaanku tak akan pernah berubah,atau tergoda meskipun ada banyak wanita sexy seperti jisoo..aku tetap mencintaimu..kau ingat itu...dan setiap kau marah...kau juga harus mengingat bagaimana perjuangan kita dulu sampai seperti ini.....oke!"


Dengan cepat Bin menyambar bibir putri.menciumnya dengan penuh perasaan,lumatan demi lumatan bin berikan pada bibir putri membuat putri larut dalam ciuman hangat itu.mereka menyalurkan kerinduan mereka selama beberapa hari lewat ciuman itu.ckup lama mereka berciuman...hingga bin melepaskan pagutannya.putri hanya memandang lekat kedua bola mata bin yang indah.saat ini dia hanya ingin didekat pria yang dicintainya itu.


"*heyyy sayang jangan menatapku seperti itu...masih ada hukuman untukmu karena sudah mengabaikanku beberapa hari..."


"hukuman.....apa bin*?"


putri bingung dengan ucapan Bin.


"hukumannya adalah...aku harus tidur disini malam ini....kau tidak boleh menolaknya sayang..."


putri terseyum mendengar permintaan Bin.

__ADS_1


"tentu...malam ini.aku juga ingin bersamamu calon suamiku...."


Bin pun terseyum mendengar jawaban putri.


Bin pun melepas jas panjangnya dan mengantungkannya di tempatnya.bin pun melepas dasinya.dan membuka beberapa kancing kemejanya.


hal itu membuat putri merasa malu dan menutup matanya.


"ayolah sayang jangan malu seperti itu...bukankah kau cemburu melihatku hanya memakai celana pendek saat berenang bersama jisoo,bahkan kau belum pernah bersamaku saat aku telanjang dada...sekarang waktunya..."


Bin berusaha menggoda putri.bin pun melepas kemejanya,dia dengan cepat berbaring disamping putri dengan hanya memakai celana panjang saja.


sementara putri masih menutup matanya dengan kedua tangannya.sikap imut putri ini membuat Bin tambah gemas.Bin pun menarik kedua tangan putri dan meletakkannya didada kekarnya.


''ayolah sayang bukalah matamu....kenapa kau masih malu...."


Putri perlahan membuka matanya.dia merasakan tangannya menyentuh sesuatu yang membuatnya semakin gugup.Bin menatapnya dengan sangat dekat.mulai mendekap,mendekatkan wajah putri kedada bidang bin tanpa penghalang sehelai benangpun...


"apa sekarang kau sudah merasa begitu nyaman sayang....?"


putri hanya mengangguk menjawab pertanyaan bin.tak lama keluar kata kata dari mulur putri yang membuat bin senang.


"*pantas jisoo tergila gila padamu...dada bidangmu ini benar" sexi..."


"apa kau menyukainya sayang?bersabarlah sebentar lagi semua ini akan menjadi milikmu...dan tentu ada byak lagi yang lebih sexi dari dadaku yang bidang ini".


" hentikan ucapanmu bin...jangan membuatku merasa malu*...."


Putri menyembunyikan wajahnya kedalam dada bin karena merasa malu.sementara bin senang merasakan tingkah laku calon istrinya ini yang seperti bayi terus menggeliat didadanya.Bin semakin memeluk erat tubuh wanita yang ia cintai itu.menciumi setiap jengkal kepala,leher hingga tengkuk putri.sampai putri tertidur.Bin semakin mendekap tubuh sexi putri.memberi kehangatan dan kenyamanan pada calon istrinya yang sudah tertidur.bin pun terseyum bahagia.mulai memejamkan matanya.melewati malam yang begitu indah ini...

__ADS_1


__ADS_2