Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
introgasi


__ADS_3

 


Raja Kim berjalan sendirian bersama beberapa pengawalnya menuju rumah sakit istana yang terletak tak jauh dari istana.


 


Dia langsung masuk dan menemui dr.Chen yang sudah menunggunya.semua staf dan karyawan tak lupa memberi hormat pada Raja Kim.Raja langsung duduk diruang kerja putri.


"Selamat datang di rumah sakit Yang Mulia...!


" trima kasih dr.chen...bagaimana keadaan rumah sakit ini dan cabang lainnya saat putriku tidak ada sepertini ini..apa ada masalah dr chen?


"tidak ada masalah yang berarti Yang Mulia..cabang lain juga sama.Rumah sakit ini berkembang dengan baik,banyak rakyat yang terbantu karena keberadaan rumah sakit ini.."


"bagus kalau begitu dr.chen.....hemmm sebenarnya ada hal yang ingin kutanyakan padamu,tapi kumohon kau menjawabnya dengan jujur dr.chen..."


"*baik Yang Mulia,,silahkan....!"


"kemarin kau dan pangeran pergi bersama bukan mengurus pekerjaan,lalu apa yang sebenarnya terjadi disana dr.chen*?"


"apa mksud anda saya tak mengerti Yang Mulia?"


Dr.Chen masih menutupi keadaan putri kemarin.karena dia sudah berjanji pada pangeran dan putri.lebih baik kalau Raja tidak mengetahuinya.

__ADS_1


"kenapa aku merasa putraku terlihat murung setelah kembali kemarin....seperti ada yang ia sembunyikan.sikapnya tidak seperti biasa...apa disana ada yang melukainya atau membuat masalah dengannya dr.chen?"


dr chen merasa kebingungan harus menjawab apa.dia sendiri juga tak tahu kenapa dengan pangeran.memang dr.chen sudah merasa kalau pangeran sudah terlihat murung saat berada dihely diperjalanan pulang mereka kemarin.lalu tiba"dr.chen ingat dengan nona yurin.dr.chen merasa tatapan dan sikap pangeran ke gadis itu aneh.tapi dia sndiri belum bisa memastikan apa karena itu sikap pangeran menjadi murung.


"hemmmm saya hanya menebak Yang Mulia,kalau saya salah mohon ampuni saya....saya rasa pangeran sedang memikirkan seseorang....karena kemarin mereka harus berpisah..."


raja terkejut mendengar jawaban dr.chen.tapi dia juga merasa penasaran siapa yang membuat putranya seperti itu.


"*seseorang.......wanita yang kau maksud?siapa?"


"seorang gadis Yang Mulia.tapi mohon maaf saya tidak bisa memberi tahu siapa dia,itu bukan hak saya Yang Mulia.menurut saya biarkan pangeran sendiri yang memberi tahu anda..,maaf kalau saya lancang..."


"hemmmm baiklah ,,setidaknya aku sudah tau alasan dari sikap putraku berubah murung karena apa..!kalau benarr itu karena seorang gadis..aku sangat bahagia,,karena selama ini Yuan sudah sangat sibuk dengan tugas negara sampai tak ada waktu untuk memikirkan dirinya sendiri.putra ku sudah ckup matang untuk memiliki pendamping.semoga dia bahagia dan secepatnya bisa menemukan gadis yang ia cintai....baiklah aku pamit dulu..lanjutkan pekerjaanmu dan trima kasih dr.chen."


dr.chen memberi hormat saat Raja keluar dari ruang kerja putri dengan seyum simpul diwajahnya.


 


Dirumah Bin putri terlihat sedang berbincang dengan yurin dibalkon.mereka berdua berdiri sambil menikmati pemandangan yang indah didepan mata mereka.


 


"yurin...aku sangat senang bisa tinggal disini,,tapi aku harus kembali besok,,ada banyak tugas menantiku dirumah sakit..."

__ADS_1


"kau akan kembali putri.....aku pasti akan sangat merasa kehilangan...tapi aku bisa mengerti putri."


"iya aku sudah lama disini,,kasihan ayahku yang sudah sangat merindukanku,aku juga tak ingin membuat kakakku merasa khawatir lagi..aku sudah bilang pada nenek tentang kepulangan ku besok...apa kau ingin ikut yurin?"


Pertanyaan putri membuat yurin terkejut.sebenarnya dia ingin sekali keistana bisa bertemu dengan pangeran lagi.tapi dia ingat kalau masa liburnya tinggal dua hari.


"*maaf Putri sebenarnya aku ingin bisa pergi keistana tapi aku ingat kalau libur kuliahku tinggal dua hari,aku harus kembali ke Daegu melanjutkan pendidikanku yang tinggal sebentar lagi...."


"begitu...ehmmm sayang sekali.....kalau begitu kalau kau ada waktu senggang disela sela kuliahmu kau bisa berkunjung keistana menemuiku...."


"tentu* *putri...dengan senang hati..lagi pula jarak kota Daegu dengan istana tidak terlalu jauh,hanya dengan satu jam naik kereta sudah sampai...aku hanya bisa mendoakan hubunganmu dengan Bin berjalan lancar putri.semoga kalian cepat meresmikan hubungan kalian..."


"trima kasih atas doamu yurin...dan aku akan menunggu kedatanganmu diistana,karena selain aku yang merasa senang,ada orang lain pasti yang merasa senang dengan kedatanganmu*...."


Yurin merasa bingung dengan kata kata putri barusan.dengan wajah yang terlihat penasaran yurin melihat kearah putri.


''orang lain...apa mksudmu putri...aku tidak mengerti...."


Sambil mengangkat kedua alisnya putri berbisik pada Yurin dan beranjak pergi dari balkon.


"pikirkan dengan baik,dan tanyakan pada hatimu sendiri yurin...."


yurin yang mendengar ucapan putri ditelinganya langsung tertegun dan terdiam.dia merasa terkejut.

__ADS_1


"apa maksud putri tadi......aku benar" bingung......apa jangan"......ya tuhan bagaimana kalau dia sudah tau...aku begitu malu..."Yurin berceloteh sendiri saat putri sudah pergi dan yurin masih berdiri sendiri dibalkon.menatap jauh kedepan...menyadari perasaannya yang semakin dalam pada pangeran.ingin sekali dia ikut putri keistana tapi baginya ini belum waktu yang tepat baginya bertemu pangeran.biarkan waktu yang menjawab semuanya.dan biarkan waktu juga yang menyakinkan perasaannya pada pangeran.dia hanya percaya kalau jodoh pasti dia akan bertemu lagi dengan pangeran.


__ADS_2