
Sudah lima jam putri tertidur karena obat penenang yang diberikan dr.chen tadi.Pangeran masih disamping putri bersama yurin istrinya.pangeran merasa sangat sedih melihat kondisi adiknya seperti ini sampai matanya berkaca kaca.Yurin yang melihat rasa kesedihan dimata suaminya itupun memeluk cepat pangeran.
"pangeran,aku tahu kau sangat menyanyangi Ling,tapi kau juga tidak boleh menyalahkan dirimu sendirinya... ini semua sudah takdir...aku yakin semua akan pulih kembali...kita berdoa saja ya biar paman Ji cepat menemukan sepupuku itu..."
Ckup lama mereka berpelukan,sampai melihat ling membuka matanya pangeran mendekati ling dan menggenggam tangannya.Ling berusaha bangun dan memeluk tubuh kakaknya.Yurin yang melihat itu ikut menangis.
"kakak aku tak bisa kehilangan Bin...." ling menangis hingga dadanya sesak.
"kakak tau ini sangat berat untukmu...tapi kau harus kuat demi calon anak yang sedang kau kandung ling....dia adalah buah cintamu dengan Bin.kau harus menjjaganya dengan baik...."
"tapi aku takut kak...." menyembunyikan mukanya didada kakaknya.
"tenanglah Ling.....kakak berjanji akan membawa Bin pulang bagaimanapun caranya....sekarang kau harus lebih tenang ok...." pangeran mengusap lembut kepala Ling.mencoba memberi rasa aman dan nyaman untuk ling.karena sudah sangat larut pangeran dan yurin kembali kekamar.didalam kamar ling hanya terdiam dan menangis.
"*dimana kau bin.....kumohon jangan tinggalkan aku dan anak kita ini...." gumam Ling sendiri..
Hari berlalu dengan cepat,sudah tiga hari Bin koma.dengan sabar gadis itu membantu ayahnya merawat bin,terpana dengan bin itu sudah pasti...wanita mana yang tak tergoda dengan ketampanan bin dan kesempurnaan tubuh atletisnya.sementara tuan Ji dan ank buahnya menyusuri setiap tempat dikota kecil itu....
Akhirnya Bin sadar,,dia bingung dengan keberadaannya.dia mencoba membangunkan tubuh kekarnya tapi tak bisa.
"tuan anda jangan bangun dulu...luka anda masih belum pulih,sebaiknya anda berbaring saja*." Bin melihat pria paruh baya sedang berbicara dengan seorang gadis didekatnya...
"kenapa saya bisa disini...anda siapa??" tanya bin dengan wajah yang masih pucat.
"Tiga hari yang lalu anda pinsan ditepi sungai dan putri saya menemukan anda.saya seorang tabib tuan nama saya Tangmin dan ini putri saya bay min."
"apa sudah tiga hari saya tidak bangun...bagaimana ini....siall dimana ponsel saya?bin mencari cari keberadaan ponselnya tapi tidak ada,,
''sepertinya ponsel anda terjatuh tuan....." jawan tuan tang.
"trima kasih sudah merawat saya...saya Park moon Bin .....dari istana....saya diserang oleh para perusuh itu hingga seperti ini..."
__ADS_1
"saya sudah mengiranya anda bukan seperti orang biasa.....disinilah dulu sampai luka anda benar" sembuh tuan...."
"baik terima kasih tuan*...."
Bin masih dirumah tuan Tang,bae min selalu memberi perhatian lebih pada Bin,bin yang tak menyadari perasaan bae min hanya bersikap biasa.disisi lain tuan Ji terus mencari Bin,menyebar semua ank buahnya.
Diistana ling terlihat begiru murung dan hanya berdiam dikamar.nafsu makannya hilang.bibi han dan yurin terus membujuknya tapi percuma,ling terus menangis membuat matanya sangat sembab.dia juga tak bisa tidur.pangeran benar"frustasi melihat keadaan adiknya.dia berbicara pada ayahnya diaula istana juga ada yurin dan bibi han.
"ayah aku tak bisa hanya berdiam disini saja aku harus menyusul paman ji....aku tak ingin membuat adikku memiliki harapan kosong....kalau dia tidak bahagia aku juga tak bisa bahagia ayah...ling adalah separuh jiwaku, setelah ibu meninggal aku berjanji untuk terus melindungi dan membahagiakannya.. ."
"tapi nak disana sangat berbahaya untukmu....kau adalah putra mahkota.mereka akan mengincarmu...."
"ayah tenang saja aku akan menyamar menjadi orang biasa.ini sudah menjadi keputusanku ayah ,,doakan aku....,"
"baik nak kalau itu keputusanmu...ayah dukung tetap selalu hati" disana*."
Raja kim memeluk erat putranya.pangeran lalu berpamitan pada Ling dikamarnya.
''Ling adikku sayang...aku akan kesana....aku janji akan menemukan Bin mu itu....doakan aku ya....",pangeran memeluk tubuh ling,
"kakak hati" ya......"ucap lirih Ling pada kakak yang sangat menyanyanginya.
Sudah seminggu Bin dirumah tabib Tang.luka Bin ckup serius,luka dikepala ckup dalam membuat Bin kadang masih merasa pusing.Bae min selalu merawat Bin,dengan lembut bae min menyuapi bin.tatapan mereka beradu,tapi bin dengan cepat tersadar dan ingat dengan istrinya,pasti saat ini Ling sedang mengkhawatirkannya.Bin menyadari sikap bae min sudah berlebihan.dia tak ingin memberi harapan palsu pada gadis baik itu.bin mulai menjaga jarak dengan gadis manis itu.
Pangeran juga sudah tiga hari menyamar dan terus mencari bin.semua ank buahnya menyebar dan menyusuri setiap jengkal kota itu sambil membawa foto Bin.sampai akhirnya ada satu pengawal yang mengetahui keberadaan Bin setelah mendengar penjelasan seorang warga,bahwa dirumah seorang tabib ada seorang pria asing yang sedang terluka.meskipun tabib tan merahasiakan keberadaan bin untuk melindunginya,tapi ada beberapa warganya yang mengetahui keberadaan bin.
Pengawal itu langsung menemui pangeran dimotel tempat pangeran dan tuan Ji menginap.
"ayo cepat tunjukkan aku dimana tempatnya..." ucap pangeran dengan tegas.
"baik pangeran...mari saya antar..."
Dengan segera pangeran bersama paman Ji dan beberapa pengawal Khusus menuju rumah tabib Tang.
melihat kedatangan pangeran semua warga menjadi riuh dan terkejut mereka penasara dengan kedatangan pria muda berwibawa ini.mereka tak mengira pangeran sampai kedesa terpencil ini.
__ADS_1
Sesampainya di rumah tabib Tang,tuan Ji langsung mengetuk pintu....Bae min membuka pintu dan betapa terkejutnya dia melihat ada banyak orang didepan rumahnya.pandangannya mengarah kesosok pria muda dan tampan berdiri dibelakang seorang pria baruh baya didepannya.
"apa ini kediaman tabib tang...."tanya paman ji pada bae min.
" benar saya putri nya....sebentar saya panggilkan ayah dulu..."dengan cepat baemin masuk memanggil ayahnya.Tak lama tabib Tang muncul.dengan rasa penasarannya tabib tang belum mengetahui kalau ada pangeran disitu.
"apa anda merawat pria yang sedang terluka tabib Tang?tanya paman ji dengan tenang.
" benar tuan...tapi siapa kalian?
"apa kami boleh masuk melihatnya..?"
"tentu tuan silahkan....."
pangeran pun masuk bersama tuan Ji.pandangannya melihat seorang pria sedang terbaring lemah diatas ranjang kayu.ada banyak luka ditubuhnya.Pangeran mendekati Bin yang masih tertidur dengan raut kesedihan sekaligus senang karena dia sudah berhasil kenemukan adik iparnya ini.
"tabib tang terima kasih sudah merawat Tuan Bin dengan baik,,,dia adalah menantu Raja Kim.suami dari putri Ling....dan pria muda dihadapan anda ini adalah pangeran Yuan...." penjelasan paman ji membuat tabib tang sangat tekejut ia tak menyangka bisa menolong menatu raja.dia juga terkejut dengan kedatangan pangeran yuan .
"jadi anda adalah putra mahkota yang baru saja menikah....dan dia adalah adik ipar anda...?
" iya tabib Tang saya pangeran Yuan,senang bisa bertenu dengan orang sebaik anda.ayah akan senang bisa mengenal tabib hebat seperti anda..."
Bin pun terbangun.melihat sudah ada kakak iparnya dan tuan ji dihadapannya.membuat dia sangat bahagia.
"kakak kau sudah disini....?mencoba bangun dengan pelan.
pangeran langsung memeluk Bin.
" maafkan aku bin karena aku nyawamu hampir hilang.. tapi aku sungguh lega bisa menemukanmu.....ayo kita segera kembali keistana....''
"bagaimana keadaan Ling kak....selama seminggu ini aku menghilang..."
"Dia sangat terpukul....dia selalu menunggumu....ayo cepat kita pulang....,"
Mendengar itu hati Bae min menjadi sangat sakit ternyata pria yang sangat ia kagumi ini sudah beristri dan ternyata istrinya adalah seorang putri.benar"dia tak sebanding dengannya.beraninya dia menyukai menantu Raja Kim.
__ADS_1
Pangeran dan Tuan ji memapah tubuh Bin yang masih lemah.pangeran mengucapkan banyak terima kasih pada tabib Tang.pangeran berjanji kapan"akan mengundang tabib Tang ke istana.ia pun berpamitan dan segera meninggalkan kediaman tabib tang.
Rombongan pangeran pun berlalu dan segera menuju landasan Hely didekat lokasi itu untuk segera kembali keistana.