
Putri berjalan menuju dapur istana...disana ternyata sudah ada bibi han yang menunggunya.putripun memberi hormat pada bibinya itu.
"*selamat pagi bibi...bibi ternyata sudah disini....?"
''pagi nak....wahhhh sepertinya pengantin baru ini sedang sangat bahagia...sampai bangun kesianngan.......bibi sudah dari tadi menunggumu.....!!"
"bibi maafkan aku.....dan tlong jngan menggodaku seperti itu...."
"bibi tidak menggodamu sayang ,,bibi merasa bahagia kau sekarang sudah menikah,,bibi harap kalian selalu rukun dan bahagia selalu..oh ya secepatnya bibi ingin mempunyai cucu...kau paham kan ling..."
Mendengar ucapan bibinya,putri merasa sangat malu..
"hemm trima kasih ya bik untuk doanya...untuk soal yang satu itu.....sejujurnya aku dan bin juga tak ingin menundanya bik...sedapatnya saja.....kalau begitu ayo kita mulai bik..kita mau masak apa bik?
"suamimu ingin kau masakkan apa ling?"
"dia menurut saja bik..apapun itu akan dia makan...''
" baiklah kita masak beberapa sayur dan lauk,juga kesukaan ayah dan kakakmu.kita masak dalam porsi besar ling.karena nenek dan kluarga suamimu yang lain juga akan sarapan bersama.."
"iya bik..
__ADS_1
Merekapun memulai kegitan memasak itu sementara Bin sudah menghadap Raja Kim diaula istana.
" Selamat pagi Yang mulia...apa ada yang ingin anda sampaikan...?"
raja berdiri dan menghampiri Bin.
"Pagi juga nak....pasti semalam begitu indah untuk kalian kan... dan kenapa kau tidak memanggilku ayah,,,akukan sudah menjadi ayah mertuamu...."
bin menunduk kearah raja kim sambil masih terus berdiri.
"baik ayah...saya hanya masih merasa canggung saja....."
''aku mengerti nak...tapi lama kelamaan kau akan nyaman....oh ya aku ingin menyampaikan padamu Bin,,,mulai sekarang tunjuk satu orang untuk menggantikan posisimu menjadi kepala pengawal istana dan melaksanakan semua tugasmu.dan orang itu harus mempunyai kemampuan sama sepertimu...."
"apa maksud anda ayah...."
"tapi ayah ini tugas dan tanggumg jawab yang besar...apa saya mampu...?"
"aku yakin kau bisa bin melaksanakan tanggung jawab ini....aku sudah tua Bin,,aku ingin istirahat menikmati masa tuaku...aku berharap kalian bisa mengurus semuanya dengan baik...nanti saat pangeran sudah menikah,,langsung akan kuserahkan kursi kepemimpinanku padanya....harapanku adalah kau selalu menemani,mendampinginya dan menjadi kaki tangannya Bin...aku akan selalu mendukung kalian....kurasa kau ckup mengerti bukan tentang hal ini....semua harapan dan cita citaku ada pada kalian berdua nak...."
"baik...saya akan melakukannya dengan baik ayah....mohon doa dan bimbingannya..."
"aku ckup lega sekarang bin....pasti aku akan selalu mendoakan kalian...sebisa mungkin aku akan memantau keadaan istana....oh ya ada satu lagi bin yang ingin kukatakan...."
"satu lagi...apa itu ayah....."
__ADS_1
"sekarang kau sudah menjadi suami Ling,jadi jaga dan lingdungi dia seumur hidupmu....dan yang pling pnting adalah secepatnya ayah ingin mendengar kabar baik dari kalian berdua....jangan membuat ayah lama menunggu ...."
Bin langsung menyadari ucapan ayah mertuanya itu...sedikit malu tapi dia merasa lebih bersemangat bersama istrinya...
"*baik ayah...secepatnya akan ada kabar baik untukmu....kalau begitu saya permisi dulu,,saya harus menyeleksi beberapa calon untuk menggantikanku ayah...."
"baik pergilah nak*..." sambil memeluk ayah mertuanya Bin langsung beranjak menuju ruang kerjanya..disana Bin langsung memberi instruksi pada seluruh ank buahnya untuk berkumpul dihalaman istana.
Saat smua sudah berkumpul,bin pun menjelaskan kepada mereka bahwa ia akan memilih satu orang untuk menggantikan posisinya.bin menjelaskan beberapa persyaratan yang harus dimiliki untuk bisa menggantikan posisinya.Bin meminta kepada semua pengawal istana untuk lbih teliti dan bersemangat dalam melaksanakan tugas mereka. dan bin akan memberi tau keputusan siapa yang akan mengantikannya setelah dua hari kedepan.setelah ckup mlakukan apel pagi bersama seluruh pengawal diistana bin berjalan menuju ke ruang makan istana.disana semua anggotan keluarga istana sudah terlihat berkumpul ditambah dengan nenek dan keluarganya yang lain,yang masih berada diistana.
Bin duduk disebelah istrinya putri Ling yang sudah dari tadi menunggu kehadirannya.putri pun berbisik pada Bin.
"sayang,kenapa kau lama sekali...."
"apa kau sudah merindukanku..istriku yang cantik....."Mendengar jawaban suaminya yang nakal,putri mencubit perut Bin.membbuat Bin kesakitan.
pangeran yang melihat tingkah laku kedua pengantin baru itu pun menggelengkan kepalanya sambil terseyum dan secara spontan dia melayangkan gurauannya.
" sudah sudah...jangan pamer kemesraaan disini...dasar pengantin baru.....''ucap pangeran Yuan dengan muka datarnya.
''kenapa pangeran....apa kau iri dengan adikmu...makanya kau.juga harus cepat"menyusul adikmu...biar kau tau bagaimana merasakan kebahagiaan setelah menikah....."jawab Bibi han yang langsung membuat pangeran diam seribu bahasa.dia hanya melirik yurin yang duduk berseberang dengan dirinya.yurin yang mendengar sindiran bibi han itu merasa sangat malu.Yurin hanya bisa menundukkan mukanya dihadapan banyak orang.
"kalau begitu mari kiita langsung menyantap hidangan yang sudah ada dimeja ini....ini adalah tradisi terakhir yang harus dilakukan mempelai wanita.dia yang memasak semua ini untuk kita....ini sebagai simbol ucapan terima kasih kedua pengantin kepada seluruh anggota keluarga untuk segala bantuan dan perhatian atas kelancaran acara pernikahan mereka kemarin...." ucap Bibi han yang menjelaskan panjang lebar kepada semua orang yang sudah berada diruang tersebut.
Mereka pun menyantap makanan itu secara bersama diselingi canda gurau dan obrolan ringan yang membuat suasana dimeja makan itu menjadi sangat hangat.
__ADS_1
setelah selesai mereka kembali ketempat masing"dan melakukan aktivitasnya....