
Sudah dua hari putri terbaring tak sadarkan diri.Bin semakin panik.akhirnya dengan keberaniannya dia pun menghubungi pangeran Yuan.dia sudah tau apa resikonya jika pangeran sampai tau keadaan adiknya yang seperti ini.Bin mengambil ponselnya disaku celananya.mencoba menghubungi pangeran.
Pukul 09.00 pagi.pangeran dikamarnya sedang mrmbaca beberapa file pekerjaan.terdengar bunyi dering dari ponselnya yang berada di meja.dia mekihat siapa yang menghubunginya pagi ini.
"ada apa pengawal Bin...tumben kau menghubungiku?dimana Ling?"
Ckup lama bin menjawab pertanyaan pangeran.
"maafkan saya pangeran,ada kabar yang kurang baik,putri sakit...sudah dua hari ini dia tak sadarkan diri...."
Mendengar kabar dari Bin,pangeran terasa lemas,dia sangat teekejut.
"Apa kau bilang...kenapa adikku bisa sepertu itu pengawak Bin?
" maaf pangeran saya akan menjelaskan nanti.tapi saya mohon pangeran berkenan kesini dengan membawa dokter dan obat'tan yang lengkap untuk putri.karena disini askes ke rumah sakit ckup jauh." ujar Bin dengan nada rendah pada pangeran.
"baik aku akan langsung kesana...."
pangeran menutup telpon dari Bin.dan segera menghubungi tuan Ji.asisten pribadi ayahnya.dia menyuruhnya menemuinya dikamar.dia tak ingin dulu ayahnya tahu kabar buruk ini.
Tak lama tuan Ji datang kekamar pangeran.
"ada masalah apa pangeran menyuruh saya kesini?" *tanya tuan Ji.
"Ling sudah dua hari tak sadarkan diri paman ji.aku harus kesana menjemputnya dan aku harus membawa dokter chen kesana.dia juga dokter yang handal.akan kusuruh dia membawa obat" tan yang lengkap untuk ling."
__ADS_1
"apa??putri sedang sakit.....baik kalau begitu aku akan segera menghubungi dokter chen."
"tapi paman Ji,kumohon hanya kita yang tau soal ini.aku tak mau ayah dan bibi Han dengar kabar buruk ini.ini pasti akan berpengaruh pada kesehatan ayah.oh ya selama aku pergi tlong jaga ayah dan tolong urus smua pekerjaanku paman Ji.aku akan membawa beberapa pengawal dan juga Byul dia adalah pelayan ling*."
"baik pangeran,saya akan melaksanakannya semoga putri cepat pulih.saya pastiks Yang Mulia tidak mendengar kabar ini.
dengan sigap tuan Ji menghubungi dr,chen sahabat putri dirumah sakit.dr chen pun dengan cepat menyiapkan semua peralatan dan obat" tan untuk putri.begitu pula dengan Byul yang terlihat bersiap untuk ikut pangeran setelah mendengar kabar yang mengejutkannya itu.
Pukul 11.00 siang.semua sudah siap untuk berangkat.kali ini Tuan Ji menyiapkan satu helycopter pribadi untuk pangeran dan rombongan menuju kedesa Bin.agar lebih cepat menuju kesana.
Disisi lain dirumah Bin.sudah terlihat soojin yang datang untuk melihat kondisi putri.ia sangat terkejut dengan keadaan putri.ia tak menyangka bisa jadi seperti itu.ia sungguh merasa takut jika terjadi apa apa pada putri.Soojin hanya bisa melihat wajah putri yang sangat pucat.dikamar itu juga sudah ada nenek dan bibi san juga.mereka merasa prihati dengan keadaan putri.diluar rumah juga terlihat banyak warga yang berkumpul menunggu kesadaran putri.mereka merasa iba karena selama putri didesa itu,putri sudah banyak membantu warga yang sakit karena dia dokter yang ramah pada rakyat kecil.
Dua jam sudah berlalu.rombongan pangeran Yuan sudah tiba didesa Bin.semua warga terkejut melihat kedatangan pangeran dan rombongannya.
Bin dan semua orang terkejut pangeran sudah datang secepat ini.termasuk soojin yang terlihat terpukau dengan ketampanan pangeran Yuan sampai tak bisa mengedipkan matanya.
Bin memberi hormat pada pangeran Yuan.tapi pangeran tak menghiraukannya.Yuan membuka kacamatanya.menatap penuh kesedihan.merasa terkejut dengan keadaan adiknya tersayang itu.dimata pangeran sudah tampak kemarahan yang tertuju pada Bin.dia mengepalkan tangannya.
Tanps basa basi pangeran menghantam muka bin dengan tangannya,membuat sudut bibir bin berdarah.
Semua orang dikamar itu sangat terkejut dengan apa yang barusan mereka lihat.semua merasa takut dengan kemarahan pangeran yang selama ini tak pernah memperlihatkan emosinya.tapi kali ini dia sudah merasa kecewa pada Bin.
"kenapa kau tak becus menjaga adikku pengawal Bin....kenapa bisa seperti ini?"
dokter Chen berusaha menarik bahu lengan pangeran agar tidak memukul Bin lagi.
__ADS_1
"maafkan saya pangeran..ini memang salah saya...saya seharusnya tidak meninggalkan putri saat saya pergibkepasar..harusnya saya mengajaknya....." ujar bin sambil meratapi penyesalannya sambil menunduk tak berani melihat kearah pangeran Yuan.
"jika sesuatu terjadi pada adik kesayanganku kau akan menerima akibatnya pengawal Bin..." Ucap pangeran dengan nada mengancam.
"Dokter chen cepat tangani adiku" Suruh pangeran pada dokter chen sambil duduk disamping putri dan mencium tangan adiknya kesayangannya itu.
"bangunlah Ling...kakak sudah datang....kau bilang kau ingin menikah bukan...kumohon bangunlah...."
Bin merasa sangat bersalah.dia semakin sedih mendengar perkataan pangeran.dia hanya berani berdiri dibelakang pangeran.
semua orang keluar dari kamar hanya menyisakkan pangeran,dokter chen dan Bin didalam.
Dokter Chen selesai mengecek keadaan putri.
"pangeran sepertinya putri terluka dibagian kepala belakang atau otak kecilnya yang membuat dia tak sadarkan diri.saya sudah menyuntikan obat dengan dosis yang tinggi yang akan memacu memulihkan luka di otak kecil putri.jika dalam waktu 24 jam putri blum sadar juga.kita harus membawanya ke internasional hospital.itu rumah sakit terdekat dari sini.meskipun jaraknya juga bermil mil dari sini."
Pangeran hanya terdiam mendengar penjelasan dokter Chen.dokter spesialis penyakit dalam yang sudah sangat berpengalaman dan juga sudah lama mengabdi diistana.
Bin duduk bersandar di sudut kamar itu sambil menatao kearah putri.
pangeran Yuan pun terus menggenggam tangan adiknya..menunggu adiknya denga penuh perhatian.Bin juga sesekali mengelap wajah putri yang terlihat berkeringat karena efek reaksi obat.
Hari sudah sangat larut.menyisakan pangeran dan Bin dikamar itu.
kedua pria itu sama sama keras kepala tak mau makan atau bahkan mengganti pakaian mereka.menunggu dengan sabar kesadaran putri Ling.
__ADS_1