
Terlelap beberapa jam disamping Bin,akhirnya Ling bangun dan beranjak dari ranjang itu.melihat suaminya msih tertidur pulas karena obat penenang yang ia berikan tadi siang.Ling bergegas untuk segera mandi.menyegarkan badannya setelah suasana tegang tadi.setelah beberapa saat ia sudah keluar dari kamar mandi dan segera mengenakan bajunya.Liing juga menghubungi pelayan untuk membawakan beberapa makanan dan teh hangat untuk Bin.
Setelah pelayan datang mengantarkan semua pesanannya,Ling berdiri termenung disudut balkon kamarnya.menikmati suasana senja dipinggir pantai yang begitu indah.deburan ombak semakin kuat.udara juga bertambah dingin.Ling memutuskan untuk masuk kekamar.duduk disamping Bin.
Ling membelai halus rambut Bin.menatap wajah suaminya yang terlihat begitu tenang saat tidur.pria yang selalu menjaganya.
Tak lama Bin membuka matanya secara perlahan.seyuman manis dari Ling terukir jelas terlihat olehnya saat Bin benar"susah sadar.
"kau sudah bangun sayang?bagaimana keadaanmu?" ucap Ling sambil mendekatkan tubuhnya pada bin yang masih terbaring,ling juga menggenggam kuat tangan Bin.
"aku sudah merasa baikkan sayang....berapa jam aku sudah tertidur...?kenapa bisa sampai malam begini..?tanya bin dengan wajah yang begitu penasaran.seakan tak sadar kalau istrinya sudah memberinya obat tidur.
" sudah hampir lima jam kau tertidur sayang....aku sengaja memberimu obat penenang tadi...agar kau bisa beristirahat sepenuhnya....sekarang kau pasti merasa laparkan...?ayo aku bantu bersandar...,!Ling mencoba membantu Bin bangun dan menyandarkan tubuh bin ditepian ranjang besar itu.Ling kemudian mengambil sepiring makanan dimeja tadi.
"*tapi aku belum ingin makan sayang..."
"jangan keras kepala.......kau kan juga harus meminum obatmu sayang...apa kau tak ingin cepat sembuh*....?" Ucap ling sambil menyodorkan sesendok suapan nasi kemulut Bin.meskipun awalnya Bin menolak.tp akhirnya bin mau membuka mulutnya.
Bin hanya pasrah dan menuruti permintaan istri cantiknya itu.Ling dengan lembut terus menyuapi Bin.
Seyum terukir dibibir Ling melihat suaminya dengan pelan mau makan hingga tersisa sidikit dipiring.
"aku sudah kenyang sayangg...."
''hemmm bagus....suamiku sudah mau makan ckup banyak,,sekarang minum obat ya!!!"ling menyodorkan dua pil obat pada suaminya itu.Bin dengan terpaksa meminumnya.
__ADS_1
''sayang...ini hanya luka kecil,,jangan terlalu berlebihan...aku sudah terbiasa dengan luka seperti ini...paling besok aku sudah sembuh..."bin berkata sambil memandang lekat wajah Ling yang terlihat begitu perhatian.
"memang bagimu itu hanya luka kecil...tapi bagiku tidak....kau harus merawat lukamu itu dengan hati" agar tak terjadi infeksi.aku ingin luka itu benar"kering baru kau boleh keluar dari kamar ini sayang...''Tegas putri pada bin.
"*baiklah lah terserah kau saja sayang...aku akan patuh pada ucapan bu dokter..."
"nahhh itu baru ank pintar hehehe*" dengan cepat ling mencium pipi bin.membuat bin merasa sangat dicintai oleh istrinya ini.
Selama dua hari mereka tidak keluar kamar,Ling dengan sabar merawat Bin.Bin yang punya daya tahan tubuh yang bagus itu sangat cepat pulih.tubuhnya sudah bugar seperti biasa.tinggal luka dilengannya yang belum kering sempurna.
Pukul 4 sore...saat Ling sudah selesai mengganti baju suaminya dan dia juga sudah mandi.Bin berniat mengajak isrinya ini jalan"disekitar pantai jeju.
"sayang....apa kau tidak bosan dikamar trus...ayo kita berjalan jalan sebentar...aku kan sudah sehat...!ucap bin dengan penuh semangat pada Ling yang duduk disebelahnya.
" jalan"...??tanganmu kan masih belum sembuh benar...aku juga takut diluaar ada orang jhat lagi..."
sambil sedikit memaksa bin menyentuh lembut pipi Ling.
"baiklah...aku juga ingin membeli beberapa cindera mata dari sini...kalau begitu kita brangkat sekarang.aku ambil topi dan kacamata untuk kita berdua dulu ya..."
keduanya pun sepakat keluar berjalan jalan dengan menggunakan pakaian yang sederhana agar tidak terlalu mencolok.tak lupa Bin memakaii topi dan kaca mata hitam,membuat dirinya terlihat keren.sama halnya Bin putri juga memakai topi besar khas pantai dan kaca mata hitam.
Keduanya berjalan menyusuri jalanan disekitar pantai jeju.sampai mereka sampai diarea yang penuh dengan pedagang yang menjual berbagai cindera mata khas pulau jeju,seperti berbagai acesoris,baju,furniture dan lain lain.Putri berhenti disebuah toko pernak pernik acesoris.dia memilih milih beberapa barang untuk dijadikan kenang kenangan.seperti kalung,gelang dan sebagainya.sampai bin memilihkan sebuah bros cantik untuknya.Ling sangat senang dengan pilihan Bin.keduanya pun sangat menikmati kebersamaan mereka.setelah puas berjalan jalan.Bin mengandeng istrinya untuk berjalan jalan ditepi pantai,menyusuri bibir pantai sambil menikmati suasana pantai yang begitu indah karena sebentar lagi matahati akan terbenam.setelah ckup lelah,mereka duduk beristirahat disebuah Gazebo kecil dipinggir pantai itu.
"kau senang sayang??" ucap bin yang sedari tadi melihat expresi bahagia diwajah cantik istrinya.
''tentu....apalagi bersama suami yang sangat aku cintai...."ling mencium kilat bibir Bin.
Bin hanya terseyum melihat sikap istrinya yang imut itu.
__ADS_1
"jangan menggodaku,,,atau kau ingin aku hukum nnti malam..." goda bin dengan kedua alisnya yang sudah naik.
"ihhh siapa yang menggodamu....aku hanya ingin mencium suamiku apa tidak boleh....kenapa sekarang kau begitu nakal sayang....kau seakan terus menginginkannya,sampai " aku kelelehan sayang karena ulahmu..."Ujar Ling sambil mencubit pinggang bin.
"kenapa kalau aku nakal..apa kau tidak suka...aku hanya ingin memenuhi kebutuhan biologismu sayang....katakan jika kau keberatan.....apalagi kau ingat pesan ayahkan...dia ingin cepat mempunyai cucu dari kita....jadi aku lebih bersemangat..."
bin berkata dengan penuh percaya diri sambil melihat ling yang sudah lerlihat malu dan mengalihkan pandangannya kearah pantai.
"aku sama sekali tak keberatan sayang...aku begituu bahagia bisa melayanimu itukan juga kewajibanku...tapi...." ling merasa malu mengungkapkan kekurangannya.
"tapi kau merasa tak bisa mengimbangiku kan...sayang sudah jangan berpikiran macam", aku kan suamimu jadi aku akan menerima semua kekuranganmu ....oh ya ada sesuatu untukmu...." Bin mengeluarkan sebuah benda yang berbentuk kotak kecil penuh dengan ukiran berwarna merah,seperti tempat perhiasan tapi terlihat lebih unik.memberikannya pada ling.seakan merasa begitu penasaran ling menerima pemberian pertama bin ini setelah mereka menikah.Ling begitu terpukau dengan isi kotak itu setelah ia membukanya.Sebuah kalung Emas putih yang begitu cantik dengan liontin berbentuk angsa kecil.diambilnya kalung itu dilihatnya ckup lama.
"apa kau suka sayang.....maaf aku hanya bisa memberimu kalung itu sebagai hadiah pertama setelah kita menikah....kalung itu aku beli dengan uang hasil keringatku saat masih menjadi kepala pengawal istana dulu...sedikit demi sedikit aku mengumpulkan uang agar suatu saat nnti aku bisa memberi hadiah untuk wanita yang aku sayangi..." Bin menatap lekat wajah Ling.sementara ling merasa sangat terharu dengan perjuangan suaminya untuk bisa membelii kalung emas ini.
"ini begitu cantik bin....terima kasih ya sayang aku begitu bahagia...aku tak pernah melihat dari sisi harganya ,yang kulihat adalah ketulusan suamiku....aku akan menjaga kalung ini dengan baik.karena suamiku membeli ini dengan perjuangan yang tidak mudah...sekarang kau mau kan sayang memasangkannya untukku...!"putri membalikkan badannya dan mengangkat rambutnya agar Bin lebih mudah memasangkan kalung itu dilehernya.
" terima kasihya suami sayang...aku semakin mencintaimu.."putri membalikkan badannya setelah bin selesai memasangkan kalung itu dilehernya.Ling menyandarkan kepalanya dibahu lengan kiri suaminya.dengan cepat bin merengkuh tubuh Ling dan memelukknya kuat.
"aku juga sangat mencintaimu sayang....hemm bagaimana kalau aku meminta imbalan tiga ronde untuk nanti malam...kau sanggup kan sayang...." dengan cepat Ling melepas pelukan bin dan mencubit pinggangnya.dengan wajah kesal dan sedikit malu ling membalas permintaan bin itu.
"apa kau ingin menyiksaku sayang....haaa...sekarang kau benar" nakal....awasya kau..."ling mengejar Bin yang sudah berlari lebih awal menghindari cubitan nya.mereka berlarian dipinggir pantai.mereka terlihat begitu bahagia sambil menikmati suasana pantai jeju yang begitu indah.pasir putih yang terhampar luas menambah keindahan pantai ituu.hingga hari mulai gelap mereka baru kembali keResort tempat mereka menginap dan mereka berencana kembali keistana besok pagi karena semua urusan sudah beres.Ling langsung masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.bergantian dengan bin yang mandi dengan ckup hati hati agar tak membasahi luka dilengan kanannya.Ling sudah memakai piyama tidurnya.dan memesan makanan untuk keduanya.Bin yang sudah selesai berganti baju langsung menyantap makanan itu bersama istrinya.stelah selesai makan ling merebahkan tubuhnya diranjang karena merasa kelelahan.bin yang meliihat hal itu langsung memijat lembut kaki istrinya itu.
"jangan sayang...harusnya aku yang memijat kakimu..." ling merasa tak enak pada bin dan berusaha menarik kakinya tapi tak bisa.
"biarkan sayang aku melakukannya...aku tak keberatan.." ckup lama bin memijat kaki ling,,membuat ling merasa begitu nyaman.sampai ling menarik krah kemeja tidur bin mendekat padanya.sekarang posisi ling sudah dibawah kungkungan Bin.pandangan mereka saling beradu.
"sekarang lakukan apa yang kau inginkan sayang...kau bilang tadi ingin meminta imbalan tiga ronde kan...aku sudah siap...!"
ujar ling dengan mantap sambil menggoda bin yang sudah mulai terpancing.tanpa basa basi bin mendaratkan ciuman panas dibibir ling,semakin dalam hingga keduanya larut.bin mulai menggerakkan tangannya menyusuri setiap lekuk tubuh ling yang indah.Ciuman itu pun sudah beralih turun dan terus turun kesetiap inci daerah sensitif istrinya.seakan tak bisa menahan gairahnya lagi,Bin semakin nakal.membuat ling menikmati setiap sentuhan nakal suaminya itu.desahan demi desaham keluar dari mulut ling semakin tak bisa tertahan lagi.berbagai posisi mereka lakukan.ling benar"ingin memuaskan gairah suaminya malam ini.dia berusaha membalas setiap perlakuan Bin.semakin keras,cepat dan kuat hentakan"yang bin berikan...desahan demi desahan dari mulut mereka berdua...kegiatan itu mereka lakukan hingga menjelang pagi...kedua nya benar"larut dalam candu asmara diranjang mereka.sampai keduanya terlelap tidur karena merasa sangat kelelahan.malam ini seperti malam pertama mereka yang kedua...begitu indah dan sulit dilupakan.menambah keharmonisan hubungan pernikahan mereka yang belum genap dua minggu lamanya.
__ADS_1