Hati Putri Dan Sang Pengawal

Hati Putri Dan Sang Pengawal
Diuji


__ADS_3

Pagi hari setelah Jisoo bangun dari tidurnya,dia sudah selesai mandi dan keluar kamar menikmati suasana istana yang begitu indah.


Terlihat Pangeran Yuan yang sedang berjalan menuju ruang kerjanya pun menghampiri jisoo terlebih dahulu...mereka memang sudah seperti kakak adik dari dulu.


"jisoo bagaimana kabarmu,aku dengar dari paman Ji kau baru datang kemarin...."


"kak Yuan,,apa ini kau....kenapa sekarang kau terlihat begitu tampan,,kau juga terlihat berwibawa....kau sudah sangat pantas menggantikan paman Kim...kabarku baik kak...kenapa kemarin kakak tak nampak??"


"kau jangan berlebihan jisoo.aku masih seperti yang dulu,,oh maaf kemarin aku berada diluar istana,aku harus menyelesaikan suatu urasan dan kembali keistana malam hari."


"aku paham kak,pasti kau sangat sibuk..apa sekarang kakak sudah punya kekasih...mana ada wanita yang berani menolak pria seperti kakak....kalau saja aku bukan adikmu,pasti aku sudah mengejarmu kak...."


Pangeran pun mencubit gemas hidung jisoo.setelah mendengar pernyataan jisoo yang begitu berani.


"kau ini...sekarang kau nakal ya....kalau masalah kekasih itu rahasia,,,nanti kalau sudah waktunya semua akan tahu....oh ya apa kegiatanmu hari ini jisoo?"


"*kenapa harus dirahasiakan kak..menyebalkan....hari ini aku mau berlatih renang kak...."


"baiklah kalau begitu,,aku tinggal dulu ya.aku harus bekerja dulu menyelesaikan tugas" ku.sampai jumpa lagi."


"baik kak...jangan lupa makan ya putra mahkota yang tampan* ....."


mendengar ledekan jisoo,Pangeran Yuan pun memandang tajam kearah jisoo.sementara jisoo hanya mencibirkan bibirnya pada pangeran.sebelum pergi jisoo berpesan pada pelayan jika ada yang mencarinya.bilang saja dia sedang berlatih berenang.

__ADS_1


Jisoo pun sudah sampai gedung latihan renang.disana ada beberapa kolam renang yang tersedia.dimulai dari yang kedalamannya rendah untuk pemula sampai yang dalam.Jisoo pun sudah memakai baju renang yang ketat memperlihatkan lekuk tubuhnyyang sexi.yang sengaja ia pakai untuk menggoda Bin.


Tak lama Bin sudah ada disana.bin pun hanya memakai celana pendek khusus renang.yang dengan jelas menujukkan dada bidangnya dan lengannya yang berotot.membuat jisoo tambah tergila gila pada Bin.


"akhirnya kau datang pengawal Bin...apa kita bisa mulai sekarang latihannya?"


"tentu nona jisoo...sebaiknya kita memakai kolam yang kedalamannya sedang,karena nona masih pemula."


"baik ayo kita mulai..."


Bin mulai mengajari dasar dasar teknik berenang.Jisoo pun tak mau melewatkan kesempatan ini.dia semakin mendekatkan tubuhnya pada Bin.Bin yang tak menyadari niat buruk jisoo pun tetap melanjutkan latihan itu.


Disisi lain putri Ling pergi mencari jisoo.karena dia ingin mengajak jisoo kerumah sakitnya.saat dia sampai didepan kamar jisoo ada pelayan yang memberi tahunya kalau jisoo sedang latihan berenang.putri ling bergegas pergi menuju gedung latihan itu.


Semantara Jisoo yang sudah berani masuk kedalam air,tanpa sengaja dia lupa dengan intruksi dari Bin.membuatnya pingsan didalam air.membuatnya pingsan dan hampir tenggelam.dengan cepat Bin mengangkatnya kepinggiran kolam.mencoba memberi.jisoo nafas buatan lewat bibirnya.saat itu juga putri ling masuk dan menyaksikan kejadian itu.betapa terkejutnya putri melihat calon suaminya mencium sahabatnya sendiri.Tubuhnya kaku,serasa lemas tak bisa bergerak.expresi wajahnya berubah menjadi pucat pasi.bibirnya terpaku diam hanya matanya yang sudah mengeluarkan air mata.


Bin kembali kekamarnya.sementara putri sudah mengurung diri dikamarnya.dia duduk dilantai sampil menutupi wajahnya dengan kedua lipatan tangannya sambil terus menangis sampai malam.byul yang mengetahui itu tak berani menganggu apalagi bertanya.dia ingin membiarkan putri lebih tenang dulu.dan membiarkan putri mengeluarkan semua kesedihannya.


Bin yang menunggu malam tiba,agar putri merasa sedikit tenang pun bergegas pergi kekamar putri.diluar kamar byul memberi tahu bin kalau dari tadi siang putri mengurung diri.Bin pun langsung masuk kekamar itu.dilihatnya disudut kamar terlihat putri yang sedang menangis sambil menyembunyikan mukanya.


dengan halus Bin mengusap ujung kepala calon istrinya itu.


"sayang...sudah puaskan menangisnya....sekarang giliranku menjelaskan semuanya...."

__ADS_1


Putri mengangkat kepalanya.terlihat mata sembamnya yang menatap Bin penuh amarah.


"*kau sudah puas menikmati bibir sexsi sahabatku....''


" sayang ini hanya salah paham...tadi aku hanya berusaha menyelamatkan nyawan nona jiso yang hampir tenggelam...itu saja..tidak ada niat lain....''


"*benarkah.....tapi kau menikmatinya kan...sahabatku itu memang lebih sexsi dariku....dan kenapa kalian hanya berdua disitu....?apa kau mau menyangkal lagi...."


"itu semua keinginan nona jisoo.aku kesana cuma untuk mengajarinya berenang itu saja...aku juga tidak tahu kenapa gedung itu sepi...aku kira itu hal biasa."


"apa kau begitu bodoh bin sampai mau terpancing dengannya.....lalu kenapa kau hanya mengenakan celana pendek...?aku saja calon istrimu belum pernah bersamamu saat kau mengenakan celana pendek saja...apa kau juga sengaja ingin menggoda jisoo*....?"


Tangisan putri semakin menjadi.


"ayolah sayang...aku memakai celana pendek karena aku ingin berenang itu saja.....kumohon percaya padaku...aku tidak mungkin tergoda semudah itu....tidak


sedikitpun aku tergoda dengannya..."


"dua minggu lagi kita menikah bin...tapi kau membuat kepercayaanku padamu luntur begitu saja.....kau sudah membuat ku begitu kecewa......tolong tinggalkan aku sendiri dan tolong jangan temui aku dulu...."


"*baiklah kalau itu maumu...aku akan memberimu waktu untuk berfikir tenang.tlong jangan turuti emosimu...aku mohon.aku pergi dulu sayang**....."


Sebelum pergi Bin mencium kening putri.Bin pun keluar dari dalam kamar putri dengan wajah murung.Byul yang mengetahui ini merasakan ada yang tidak beres.

__ADS_1


Pagi harinya byul pun melaporkan kejadian semalam pada Bibi han diistana belakang.


Byul tak bisa membiarkan situasi ini semakin memburuk.dia juga tak bisa melihat putri mengurung diri terus dikamarnya.


__ADS_2